Bergabung untuk menulis & berinteraksi

Tampilan

Recap Lintas Demonstrasi Mei di UNS Solo pada 8 Mei 1998

verdiansyah hernyana
13 Jul 2026 · 2" baca
WhatsApp Facebook Twitter

8 MEI 1998: Aksi demonstrasi di UNS Solo

dok. Solopos Institute

Munculnya aksi demonstrasi di sepanjang jalan gerbang depan Universitas Sebelas Maret pada 8 Mei 1998 menunjukkan semakin meluasnya gerakan mahasiswa di Kota Surakarta. Aksi ini tidak

lagi terbatas di dalam lingkungan kampus, tetapi mulai mengambil ruang publik sebagai sarana penyampaian aspirasi.

Mahasiswa dan warga sekitar berkumpul di gerbang depan UNS untuk melakukan orasi, konsolidasi, serta menarik perhatian masyarakat terhadap tuntutan reformasi yang semakin menguat.

Keberadaan demonstrasi di jalan utama tersebut juga mencerminkan peningkatan intensitas gerakan.

“Aksi pembakaran Ban yang dilakukan di sepanjang gerbang depan UNS Surakarta pada 8 Mei 1998”

dok. Solopos Institute

Aksi pembakaran di gerbang depan Universitas Sebelas Maret pada 8 Mei 1998 menandai meningkatnya eskalasi (situasi yang semakin tidak kondusif) demonstrasi mahasiswa. Pembakaran benda seperti kardus dan ban dilakukan sebagai simbol perlawanan sekaligus untuk menarik perhatian publik terhadap tuntutan yang disampaikan.

Selain itu, tindakan ini juga berfungsi sebagai blokade untuk memperlambat aktivitas di sekitar lokasi aksi dan menciptakan ruang bagi massa demonstran. Munculnya aksi pembakaran menunjukkan bahwa situasi mulai tidak kondusif, di mana demonstrasi yang awalnya berlangsung tertib perlahan berubah menjadi lebih tegang.

Aksi demonstrasi yang semakin memperparah keadaan di lingkungan UNS Surakarta.

”Kondisi yang Semakin Memuncak”

dok. Solopos Institute

Aksi demonstrasi di lingkungan Universitas Sebelas Maret pada 8 Mei 1998 menunjukkan kondisi

yang semakin memburuk seiring meningkatnya jumlah massa dan intensitas aksi. Kegiatan yang

semula berupa orasi dan konsolidasi mulai berkembang menjadi aksi yang lebih tegang, ditandai

dengan mobilisasi massa ke ruang publik dan terganggunya aktivitas di sekitar kampus.

”Peserta Mengalami Kelelahan Berujung Pingsan Akibat Demonstrasi UNS Mei 1998”

dok. Solopos Institute

Dalam situasi yang padat dan penuh tekanan tersebut, adapun peserta/warga aksi yang pingsan, diduga

akibat kelelahan atau kondisi fisik yang tidak stabil.

Perkembangan ini memperlihatkan bahwa situasi di lapangan semakin sulit dikendalikan, di mana

emosi mulai mempengaruhi jalannya demonstrasi. Aksi yang terus meningkat tersebut menjadi bagian dari rangkaian peristiwa yang memperparah keadaan di Surakarta menjelang puncak kerusuhan pada pertengahan Mei 1998.

Artikel Terkait

Lihat Semua
Mashudi Ali
1 bulan lalu • 3" baca

Perizinan Bangunan yang Sering Dianggap Remeh, Padahal Bisa Bikin Repot di Kemudian Hari

Selama puluhan tahun berkecimpung di dunia konsultasi teknik dan perizinan bangunan, saya cukup sering menemui pemilik gedung, pabrik, atau ruko yang baru “kelabakan” mengurus izin justru setelah bangunannya jadi, bahkan setelah beroperasi bertahun-tahun. Alasannya macam-macam: dulu dikira cukup asal ada IMB, dikira SLF itu opsional, atau memang sejak awal tidak ada yang mengingatkan. Padahal, di […]

0 0
Mashudi Ali
2 bulan lalu • 5" baca

Buka Usaha Dulu, Urus Izin Belakangan itu Kebiasaan yang Bikin Nyesek di Tahun Ketiga

  Setiap kali muncul berita bangunan ambruk — plafon ruang kelas yang jatuh di jam pelajaran, ruko yang miring setelah hujan berhari-hari, atau balkon gedung yang tiba-tiba lepas — percakapan publik biasanya berhenti di dua pertanyaan: siapa yang salah dan berapa korbannya. Jarang sekali kita sampai pada pertanyaan yang sebenarnya paling mendasar: apakah bangunan itu […]

0 0
Muhammad Akbar
4 bulan lalu • 3" baca

Menolak Lupa: Jejak Solidaritas di Balik Banjir Besar Solo 1966

Kota Solo secara geografis memang dikelilingi oleh aliran sungai besar seperti Bengawan Solo dan anak sungainya, yakni Kali Pepe. Letak wilayah yang berada di dataran rendah membuat kota ini memiliki kerentanan alami terhadap luapan air sejak masa lampau. Jika melihat perbandingan pada kondisi banjir yang sering terjadi hingga siklus banjir besar, ini bukan merupakan hal […]

0 0
Daffa Fauzan
4 bulan lalu • 3" baca

Transformasi Kali Pepe di Kota Solo

Tahukah Anda mengenai sejarah panjang Kota Solo sebagai pusat kebudayaan Jawa tradisional? Kota Solo dikenal sebagai kota yang menjunjung tinggi nilai budaya yang tetap eksis hingga kini. Nilai-nilai tradisi tersebut terus diwariskan melalui kehidupan masyarakat dan praktik kebudayaan sehari-hari. Banyak situs bersejarah terus ada dengan cara beradaptasi mengikuti perubahan zaman agar tetap memiliki makna. Bangunan […]

0 0
Vania Khoirunnisa
4 bulan lalu • 3" baca

Kilas Balik Demonstrasi Mahasiswa di Solo

Demonstrasi mahasiswa yang berlangsung beberapa bulan hingga Mei 2026 berawal dari ketidakpuasan terhadap situasi ekonomi politik di masa pemerintahan Prabowo-Gibran. Mahasiswa dari berbagai kota turun ke jalan. Tak hanya di jantung kota, di daerah juga terjadi hal sama. Sejak 1966, mahasiswa selalu jadi motor untuk menyuarakan perubahan. Di Solo, demontrasi juga terjadi pada tahun ini. […]

0 0

Aksesibilitas

Ukuran Teks

Warna & Kontras

Teks & Tipografi

Navigasi & Fokus

Bantuan Baca & Suara

Komentar

Buat Story Baru

Laporkan