Bergabung untuk menulis & berinteraksi

Tampilan

perbedaan dalam pertemanan

06 Mar 2024 · 2" baca
WhatsApp Facebook Twitter

perbedaan dalam pertemanan

Seperti yang kita tahu Indonesia memiliki beberapa agama yang diakui seperti Islam, Kristen Protestan, Kristen Katolik, Hindu, Buddha, dan Kong Hucu. Meskipun menganut agama yang berbeda-beda saya meyakini bahwa setiap agama mengajarkan arti Toleransi. Toleransi beragama sendiri juga menjadi bentuk pengamalan nilai Pancasila sila pertama. Sila pertama yang bertujuan untuk menciptakan kerukunan antar umat beragama.

 

Tolenransi antar umat beragama dapat bermakna sebagai sikap saling menghormati dan meberikan kebebasan dalam menjalankan prinsip-prinsip keagamaan tanpa adanya pertentangan. Langkah paling sederhana adalah bisa kita mulai dari bebas berteman tanpa menghiraukan agama yang dianut.

 

Seperti yang sedang saya alami saat ini, saya memiliki teman yang beragama Hindu(sebut saja Dede) sedangkan saya Bergama Islam. Siapa bilang perbedaan agama bikin ga punya topik pebicaran? Nyatanya saya dan Dede punya lebih banyak topik umtuk dibicarakan terkait agama kami masing-masing. Seperti Dede yang bersemangat menceritakan tentang Agama dan cara dia beribadah, saya pun juga Antusias menceritakan kebiasaan-kebiasaan dalam kehidupan beragama kami.

 

Contoh sikap Toleransi lainnya yaitu menghormati perayaan hari besar keagamaan masing masing. Jika Dede merayakan hari raya Gulungan, hari raya Kuningan, hari raya Siwaratri, dan hari raya Saraswati, Saya merayakan hari raya Idul Adha dan hari raya Idul Fitri. Setiap hari raya tersebut tiba kami akan saling menghargai dan mendoakan kebaikan satu sama lain.

 

  • Seperti semboyan kita Bhineka Tunggal Ika. Berbeda-Beda Tetapi Tetap Satu, meskipun Berbeda-beda agama kami mempunyai satu tujuan yang sama yaitu melakukan kebaikan untuk mencapai keberkahan.

Komentar ()

Urutkan:

Silakan masuk ke akun Anda untuk ikut berdiskusi dan menulis komentar.

Masuk ke Akun

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Artikel Terkait

Lihat Semua
Nova Ramadhani
3 tahun lalu • 2" baca

Memahami Kedalaman Makna Melalui Analisis Wacana Tekstual dan Kontekstual

Dunia linguistik dan studi sastra, analisis wacana tekstual dan kontekstual memainkan peran penting dalam memahami pesan-pesan yang terkandung dalam sebuah teks. Kedua pendekatan ini bekerja sama untuk menggali makna yang tersembunyi di balik kata-kata dan situasi yang dihadapi penulis. Melalui penerapan teknik-teknik analisis ini, kita dapat menemukan lapisan-lapisan makna yang dalam dan kompleks dari sebuah […]

0 0
Nova Ramadhani
3 tahun lalu • 2" baca

Kritikalitas Wacana Abad ke-21: Mengurai Kuasa dan Identitas

Analisis wacana kritis, sebuah alat penting dalam kerangka pemikiran kritis, telah menjadi kunci dalam memahami dinamika kuasa dan identitas dalam era globalisasi abad ke-21. Dalam konteks ini, kajian semacam ini menjadi semakin relevan karena pergeseran struktur sosial, politik, dan budaya yang meluas.             Analisis wacana kritis memberdayakan kita untuk melihat di balik kata-kata dan teks-teks […]

0 0
3 tahun lalu • 2" baca

Analisis Tekstual dan Kontekstual

Analisis wacana tekstual dan kontekstual adalah pendekatan dalam mempelajari teks yang melibatkan pemahaman terhadap makna yang terkandung dalam teks itu sendiri (wacana tekstual) dan pemahaman terhadap konteks sosial, budaya, dan historis di mana teks tersebut dihasilkan (konteksual). Dalam analisis wacana tekstual, fokusnya adalah pada struktur, gaya, dan penggunaan bahasa dalam teks. Ini melibatkan memeriksa elemen-elemen […]

0 0
Wiwid Anggriawan
3 tahun lalu • 5" baca

Dua Hal yang Bermakna

  DUA HAL YANG BERMAKNA Aku adalah aku, aku bukan dia dan dia bukan aku. Hehehhe… perkenalkan namaku adalah Wiwid Anggriawan. Aku lahir di salah satu kota di sebuah daerah istimewa di pantai selatan yang bernama Bantul sekitar 36 tahun yang lalu. Aku sedikit ingin bercerita tentang diriku yang mungkin sedikit “unik” dari dua hal […]

0 0
3 tahun lalu • 2" baca

Harmoni Keragaman: Kisah Persahabatan yang Saling Melengkapi

     Di sebuah kelas SD yang penuh tawa, terdapat kisah mengharukan tentang persahabatan yang tak tergoyahkan antara dua siswi, Aisyah dan Kirana. Perbedaan yang mencolok terletak pada kemampuan masing-masing. Aisyah mahir dalam bahasa Inggris, sedangkan Kirana memiliki kemampuan istimewa dalam menggambar dan kreativitas.      Dalam menjalani tugas-tugas sekolah, Aisyah dan Kirana menjadi teman […]

0 0

Aksesibilitas

Ukuran Teks

Warna & Kontras

Teks & Tipografi

Navigasi & Fokus

Bantuan Baca & Suara

Komentar

Buat Story Baru

Laporkan