Bergabung untuk menulis & berinteraksi

Tampilan

Ciri Khusus Hewan dan Tumbuhan

wisnu adi
20 Mar 2020 · 4" baca
WhatsApp Facebook Twitter

Hewan dan Tumbuhan

 

Hewan serta flora yaitu makhluk hidup selain manusia yang memiliki banyak keanekaragaman.

Ada banyak genus dari satwa serta tanaman yang hidup di bumi ini.

Sebab keanekaragamannya itulah, genus satwa serta flora yang mulai langka dilindungi oleh pemerintah biar tidak musnah.

Oleh karena itu, sehingga dibuatlah kebun binatang buat satwa serta taman khusus buat flora.

Hal ini merupakan agenda dari pemerintah demi usaha untuk melestarikan makhluk hidup yang menjadi ciri-ciri suatu negara.

Ciri Khusus Hewan dan Tumbuhan

Ciri Ciri Hewan dan Tumbuhan

1. Memiliki Bulu berduri

Hewan dengan bulu tubuh yang berwujud bak duri ini digunakan untuk melindungi diri dari serangan musuh.

Contoh : Landak.

2. Memiliki warna kulit yang bergaris-garis hitam putih

Hewan dengan warna kulit yang bergaris-garis ini dapat digunakan untuk memperdayai musuh yang ingin memangsa atau memburunya.

Contoh : Zebra.

3. Memiliki tanduk

Hewan yang memiliki dua tanduk pada bagian atas kepalanya ini dapat digunakan untuk melindungi dirinya dari musuh.

Contoh : Kerbau, sapi, banteng, serta kambing.

4. Memiliki leher panjang

Hewan yang memiliki leher panjang ini digunakan untuk mencari serta memudahkan kala mencari konsumsi bak daun pada posisi yang tinggi.

Contoh : Jerapah.

5. Memiliki Punuk

Hewan yang memiliki punuk ini digunakan untuk menyimpan cadangan lemak tubuh.

Contoh : Unta.

6. Memiliki belalai

Hewan yang memiliki belalai ini digunakan untuk mengambil konsumsi serta melindungi diri dari serangan musuh.

Contoh : Gajah.

7. Memiliki lidah yang panjang

Hewan yang memiliki lidah panjang ini digunakan untuk menangkap mangsanya.

Contoh : Cicak, bunglon, serta tokek.

8. Memiliki sengat 

Hewan yang memiliki sengat ini digunakan untuk melindungi diri dari musuh.

Contoh : Lebah, tawon, serta kalajengking.

9. Memiliki kemampuan ekolokasi

Hewan yang memiliki kemampuan ekolokasi ini digunakan untuk melihat pada posisi yang gulita atau kala malam hari.

Contoh : Kelelawar

10. Memiliki tinta hitam yang disemprotkan

Hewan yang memiliki tinta hitam yang disemprotkan ini digunakan untuk memperdayai musuh atau predator.

Contoh : Gurita serta cumi-cumi.

11. Memiliki kaki berselaput

Hewan yang kakinya berselaput ini digunakan untuk berenang.

Contoh: Katak, itik, angsa, serta bebek.

12.Memiliki bantalan perekat pada kaki

Hewan yang memiliki alas perekat pada kaki ini digunakan untuk berjalan merambat di tembok atau posisi tinggi lainnya.

Contoh : Cicak, tokek.

13. Mengganti warna kulit

Hewan dengan kemampuan untuk mengganti warna kulit ini digunakan untuk memperdayai musuh atau predatornya.

Contoh : Bunglon.

14. Memiliki dapat racun

Hewan yang memiliki dapat racun ini digunakan untuk melindungi diri dari musuh dengan cara disemburkan atau menggigitnya.

Contoh : Ular king kobra.

15. Memiliki gigi taring

Hewan yang memiliki gigi taring yang tajam ini digunakan untuk mengoyak konsumsi serta menyerang predator.

Contoh : Harimau, singa, macan, serigala, serta buaya.

16. Memiliki sayap

Hewan yang memiliki sayap ini digunakan untuk terbang.

Contoh : Burung, kupu-kupu, belalang, lebah.

17. Memiliki rangka luar

Hewan yang memiliki rangka luar yang kuat ini digunakan untuk melindungi badannya yang empuk.

Contoh. Kepiting, udang, penyu, kerang, serta siput atau keong.

 

Ciri Ciri Tumbuhan

1. Memiliki bau yang menyengat

Tumbuhan yang memiliki bau menyengat ini digunakan untuk merangsang serangga biar mendukung dalam proses penyerbukan.

Contoh : Raflesia arnoldi serta bunga bangkai.

2. Memiliki daun berwujud duri

Tumbuhan yang memiliki daun berwujud duri ini digunakan untuk mengecilkan evaporasi.

Contoh : Kaktus.

3. Memiliki duri yang tajam

Tumbuhan yang memiliki duri tajam ini digunakan untuk melindungi diri dari musuh.

Contoh : Bunga mawar.

4. Memiliki bulu halus serta gatal

Tumbuhan yang memiliki bulu halus serta gatal ini digunakan untuk melindungi diri dari musuh.

Contoh : Bambu.

5. Memiliki daun tipis serta luas

Tumbuhan yang memiliki daun tipis serta luas ini digunakan untuk mempersingkat proses penyerbukan.

Contoh : Daun talas serta teratai.

6. Memiliki cairan untuk membekuk serangga

Tumbuhan yang memiliki cairan ini digunakan untuk membekuk serangga.

Contoh : Kantong semar.

7. Memiliki kemampuan menggugurkan daun

Tumbuhan yang memiliki kemampuan untuk menggugurkan daun ini bertujuan untuk mengecilkan evaporasi.

Contoh : Pohon.

8. Memiliki daun yang dapat mengerucut

Daun flora ini akan mengerucut kala dipegang sesuatu.

Contoh : Putri malu.

9. Memiliki batang serta rongga

Tumbuhan yang memiliki batang berongga ini digunakan untuk mengambang pada air.

Contoh : Teratai serta eceng gondok.

10. Memiliki akar napas

Tumbuhan yang memiliki akar napas ini digunakan untuk melindungi diri kala air laut pasang serta terdapat ombak.

Contoh : Pohon bakau.

11. Bakat merambat

Tumbuhan dengan kemampuan merambat ini bertujuan untuk memperluas perkembangan flora.

Contoh : Ketela, mentimun, anggur, serta pare.

12. Memiliki akar yang enak dimakan

Tumbuhan dengan akar yang enak dimakan ini bermanfaat sebagai cadangan konsumsi.

Contoh : Singkong, wortel, ketela, serta talas.

By : wisnuadi

Komentar ()

Urutkan:

Silakan masuk ke akun Anda untuk ikut berdiskusi dan menulis komentar.

Masuk ke Akun

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Artikel Terkait

Lihat Semua
Nova Ramadhani
3 tahun lalu • 2" baca

Memahami Kedalaman Makna Melalui Analisis Wacana Tekstual dan Kontekstual

Dunia linguistik dan studi sastra, analisis wacana tekstual dan kontekstual memainkan peran penting dalam memahami pesan-pesan yang terkandung dalam sebuah teks. Kedua pendekatan ini bekerja sama untuk menggali makna yang tersembunyi di balik kata-kata dan situasi yang dihadapi penulis. Melalui penerapan teknik-teknik analisis ini, kita dapat menemukan lapisan-lapisan makna yang dalam dan kompleks dari sebuah […]

0 0
Nova Ramadhani
3 tahun lalu • 2" baca

Kritikalitas Wacana Abad ke-21: Mengurai Kuasa dan Identitas

Analisis wacana kritis, sebuah alat penting dalam kerangka pemikiran kritis, telah menjadi kunci dalam memahami dinamika kuasa dan identitas dalam era globalisasi abad ke-21. Dalam konteks ini, kajian semacam ini menjadi semakin relevan karena pergeseran struktur sosial, politik, dan budaya yang meluas.             Analisis wacana kritis memberdayakan kita untuk melihat di balik kata-kata dan teks-teks […]

0 0
3 tahun lalu • 2" baca

Analisis Tekstual dan Kontekstual

Analisis wacana tekstual dan kontekstual adalah pendekatan dalam mempelajari teks yang melibatkan pemahaman terhadap makna yang terkandung dalam teks itu sendiri (wacana tekstual) dan pemahaman terhadap konteks sosial, budaya, dan historis di mana teks tersebut dihasilkan (konteksual). Dalam analisis wacana tekstual, fokusnya adalah pada struktur, gaya, dan penggunaan bahasa dalam teks. Ini melibatkan memeriksa elemen-elemen […]

0 0
Wiwid Anggriawan
3 tahun lalu • 5" baca

Dua Hal yang Bermakna

  DUA HAL YANG BERMAKNA Aku adalah aku, aku bukan dia dan dia bukan aku. Hehehhe… perkenalkan namaku adalah Wiwid Anggriawan. Aku lahir di salah satu kota di sebuah daerah istimewa di pantai selatan yang bernama Bantul sekitar 36 tahun yang lalu. Aku sedikit ingin bercerita tentang diriku yang mungkin sedikit “unik” dari dua hal […]

0 0
3 tahun lalu • 2" baca

Harmoni Keragaman: Kisah Persahabatan yang Saling Melengkapi

     Di sebuah kelas SD yang penuh tawa, terdapat kisah mengharukan tentang persahabatan yang tak tergoyahkan antara dua siswi, Aisyah dan Kirana. Perbedaan yang mencolok terletak pada kemampuan masing-masing. Aisyah mahir dalam bahasa Inggris, sedangkan Kirana memiliki kemampuan istimewa dalam menggambar dan kreativitas.      Dalam menjalani tugas-tugas sekolah, Aisyah dan Kirana menjadi teman […]

0 0

Aksesibilitas

Ukuran Teks

Warna & Kontras

Teks & Tipografi

Navigasi & Fokus

Bantuan Baca & Suara

Komentar

Buat Story Baru

Laporkan