Bergabung untuk menulis & berinteraksi

Tampilan

Berkunjung ke Museum Manusia Purba Sangiran Klaster Dayu

Noer Ima Kaltsum
19 Okt 2017 · 2" baca
WhatsApp Facebook Twitter

Berkunjung ke Museum Manusia Purba Sangiran Klaster Dayu

Mendampingi suami bertugas untuk mengontrol siswa-siswinya yang mengikuti lomba pramuka adalah hal yang menyenangkan. Hari Minggu, 15 Oktober 2017 pagi, suami sudah menyiapkan siswa-siswinya berangkat mengikuti lomba pramuka. Lomba tersebut dilaksanakan di SMA N Gondangrejo. Pendamping utama adalah Ibu-Ibu guru yang biasa mendampingi anak-anak melaksanakan kegiatan di luar sekolah.

Sekitar pukul 10.00 WIB, saya, suami dan si kecil berangkat menuju SMA N Gondangrejo. Cukup lama, kami berada di sekolah tersebut. Suami tidak mengikuti agenda kegiatan lomba sampai selesai. Akhirnya, kami melanjutkan perjalanan menuju museum yang berada tidak jauh dari Gondangrejo. Sambil menyelam minum air. Tibalah kami di Museum Manusia Purba Sangiran Dengan membayar tiket Rp. 5.000,00 per orang, kami bisa belajar sejarah.

Museum purbakala Dayu menempati lahan seluas kurang lebih 10.500 m2 yang terletak di desa Dayu, Kecamatan Gondangrejo Kabupaten Karanganyar, Museum purbakala Dayu beserta situs arkeologinya merupakan bagian dari situs manusia purba Sangiran yang dikelola oleh Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran yang berpusat di Desa Krikilan Kec. Kalijambe Kab. Sragen. Di Desa Dayu selain menjadi lokasi temuan Fosil-fosil yang merupakan jejak kehidupan manusia purba juga menjadi pusat penelitian ilmu pengetahuan tentang kehidupan Pra sejarah, museum ini dapat menjadi Destinasi Wisata yang memiliki daya tarik tersendiri bagi pendidikan generasi selanjutnya.

Di museum ini kita dapat melihat dan mempelajari jejak kehidupan manusia purba dari struktur dan lapisan tanah yang telah ada berjuta-juta tahun silam. Di museum ini dapat diperoleh informasi lengkap tentang kehidupan manusia purba di pulau Jawa yang dapat menyumbang perkembangan ilmu pengetahuan seperti antropologi, arkeologi, geologi, paleoantropologi, magantropus, erektus, dll.

Sebenarnya saya ingin mencari informasi lebih banyak di museum ini tetapi tidak bisa. Alasannya adalah si kecil rewel, takut masuk ruang diorama, dan menurutnya tidak asyik. Memang untuk anak usia 7 tahun, museum bukan tempat yang menyenangkan. Saya hanya akan menampilkan beberapa gambar, tanpa saya beri keterangan detail.

Semoga bermanfaat.
Sumber:
http://www.noerimakaltsum.com/2017/10/berkunjung-ke-museum-manusia-purba.html

Komentar ()

Urutkan:

Silakan masuk ke akun Anda untuk ikut berdiskusi dan menulis komentar.

Masuk ke Akun

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Artikel Terkait

Lihat Semua
4 bulan lalu • 2" baca

Magang di BPK DIY, Mahasiswa Ilmu Sejarah UNS Belajar Tari dan Gamelan

JOGJA — Mahasiswa Program Studi Ilmu Sejarah, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, yang tergabung dalam kegiatan magang sekaligus rekognisi KKN di Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), berpartisipasi aktif dalam penyelenggaraan pelatihan kesenian tradisional di kawasan Dalem Jayadipuran.   Pelatihan yang berlangsung selama empat minggu ini meliputi seni tari, karawitan […]

0 0
Candra Bi
6 tahun lalu • 3" baca

Cara Membeli Kaki Palsu Untuk Anda Yang Tinggal Di Daerah

Seorang yang kehilangan kaki berawal dari bermacam wilayah di Indonesia terhitung pasien kaki palsu di daerah terpencil atau pun pinggir kota. Penjual kaki palsu di mempunyai tujuan untuk mempermudah pasien di wilayah itu untuk memperoleh kaki palsu yang terbaik. Sebagai penjual kaki palsu di indinesia,  Kurnia Putra Ortopedi layani pemesanan pasien di semua teritori di […]

0 0
Denis Listiadi
6 tahun lalu • 3" baca

Cara Download Video TikTok Tanpa Watermark

Langsung saja, TikTok adalah aplikasi berbagi video yang sedang trending di era saat ini. Itulah sebabnya banyak orang membagikan video TikTok yang lucu dan informatif melalui WhatsApp atau platform lainnya. Namun, sebagian besar TikTok menerapkan watermark setiap kali video pengguna dibagikan. Jika Anda mencoba untuk membagikan atau memposting ulang video dari TikTok, Anda akan melihat […]

0 0
Bunga Dessyta Prameswari
6 tahun lalu • 4" baca

HUT Ke-75 RI Saat Covid 19 Terkait Teori Etika dan Islam

Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-75 pada 17 Agustus 2020 akan sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Kini Indonesia tengah berjuang untuk melawan pandemi Covid 19 yang sampai saat ini masih mewabah. Upacara kemerdekaan yang biasanya dilakukan di Istana Merdeka dengan penuh kemeriahan, namun sekarang dilakukan secara terbatas dan online.             Perbedaan yang akan terjadi pada […]

0 0
fernando
6 tahun lalu • 3" baca

6 Tips Agar Belajar Online Semakin Lebih Optimal Bagi Anda

Merangkum dari halaman resmi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI Berbagi, 6 tips ini adalah:  1. Motivasi diri  Buat motivasi untuk belajar dengan cara-cara berikut: Buat perjanjian dengan diri sendiri jika Anda hanya dapat melakukan kegiatan favorit Anda (seperti menonton atau bermain game) setelah semua target pembelajaran telah tercapai. Tulis dan tampilkan ungkapan motivasi favorit Anda […]

0 0

Aksesibilitas

Ukuran Teks

Warna & Kontras

Teks & Tipografi

Navigasi & Fokus

Bantuan Baca & Suara

Komentar

Buat Story Baru

Laporkan