Bergabung untuk menulis & berinteraksi

Tampilan

Kerusakan Ekosistem Sumber Daya Hayati

Vivi Chairani
21 Des 2019 · 4" baca
WhatsApp Facebook Twitter

Daerah pesisir merupakan salah satu daerah yang memiliki banyak masalah khususnya masalah di bidang kesehatan masyarakat. Penelitian ini di laksanakan di Bagan Deli Sumatera Utara yang termasuk sebagai salah satu daerah pesisir di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian eksploratif yang dilakukan melalui observasi lapangan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwan masalah kesehatan  masyarakat yang terjadi di Bagan Deli Ujung Tanjung 1 ialah masalah lingkungan, gangguan kesehatan dan perilaku sosial.

Banyak masyarakat berfikir bahwa laut merupakan tempat yang ideal untuk membuang sampah. Laut yang diperkirakan mampu menghancurkan atau melarutkan setiap bahan-bahan  yang dibuang kepermukaan laut dapat terlarut. Faktanya, laut merupakan suatu sistem ekologis yang mempunyai kemampuan daya urai yang terbatas. Sehingga laut nan biru dan indah berubah menjadi hitam dan terlihat banyaknya sampah dipinggiran laut.

Data terbaru Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengenai sampah plastik yang mencemari lautan Indonesia mencapai 1,29 juta metrik per ton (M/T). plastik yang ditemukan dipinggiran laut seperti kantong belanja, botol minuman, kemasan produk dan lain-lain. Seperti yang sudah kita ketahui bersama bahwa sampah berbahan dasar plastik sulit untuk diuraikan. Bumi membutuhkan waktu puluhan hingga ratusan tahun untuk mengurai satu produk sampah.

Dikutip dari Kompas.Com (BBC.Com) sampah plastik khususnya dalam bentuk kantong, membutuhkan waktu 20 hingga 1000 tahun untuk akhirnya dapat terurai. Sampah plastik yang terjebak dilapisan dan perairan banyak menimbulkan kekacauan. Kekacauan itu mulai dari kemampuan daya resap tanah dan aliran air terganggu. Hal ini sangat membahayakan linkungan. Dan hal ini sangat berkaitan dengan semakin meningkatnya kegiatan manusia dalam usaha memenuhi kebutuhan hidupnya dan menghasilkan produk sisa (limbah) yang dapat menjadi bahan pencemar (polutan). Serta dapat menyebabkan masalah pada lingkungan dan masalah kesehatan masyarakat khususnya masyarakat pesisir dan laut (Supriharyono, 2002 : Misran, 2002). 

Masalah kesehatan merupakan suatu masalah yang sangat kompleks dan berkaitan dengan masalah-masalah lain diluar kesehatan. Masalah kesehatan yang terjadi pada beberapa bulan terakhir 2019 yang terjadi di daerah Bagan Deli Ujung Tanjung 1 ialah masalah gangguan kesehatan seperti batuk, pilek, dan demam. Demikian pula pemecahannya masalah kesehatan masyarakat tidak hanya dilihat dari segi kesehatannya sendiri tetapi harus dilihat dari segi yang ada pengaruhnya terhadap masalah “sehat-sakit”.

Banyak faktor yang mempengaruhi kesehatan, baik kesehatan individu maupun kesehatan masyarakat. Hendrik L. Blum seorang pakar di bidang kedokteran pencegahan mengatakan bahwa status kesehatan masyarakat dipengaruhi oleh empat hal yaitu lingkungan, perilaku, pelayanan kesehatan dan genetik (keturunan) (Nato Atmodjo, 2011). Faktor-faktor ini mempengaruhi kelangsungan kesehatan satu sama lainnya. Status kesehatan dapat tercapai secara optimal jika keempat faktor ini saling berkontribusi. Jika salah satu faktor saja dalam keadaan terganggu (tidak optimal) maka status kesehatan dapat tergeser kearah bawah keadaan optimal (Sadruji, 2006). 

Masyarakat yang tinggal didaerah pesisir mempunyai karakteristik tersendiri. Menurut Kusnadi (2006) (jurnal.usu.com) mayrakat pesisir pantai secara umum merupakan nelayan tradisonal dengan gaji pas-pasan dan tergolong keluarga miskin yang disebabkan oleh faktor ilmiah yaitu semata-mata bergantung pada hasil tangkapan yang bersifat musiman. Serta faktor non alamiah berupa keterbatasan teknologi alat pengankap ikan, sehingga berpengaruh terhadap pendapatan keluarga. 

Pendapatan yang rendah membuat sebagian anak di Bagan Deli Ujung Tanjung 1 ada yang tidak tamat Sekolah Dasar. Terkadang anak-anak tersebut ikut pergi berlayar, karena itulah yang membuat mereka putus sekolah. Ada juga sebagian anak yang tamat SMP, SMA, dan bahkan ada juga yang masuk perguruan tinggi. Rendahnya pendapatan keluarga berdampak pada ketersediaan pangan keluarga, dan ketersediaan rumah yang layak dan sehat. 

Rumah bagi nelayan merupakan tempat persinggahan, dimana hampir seluruh hidupya berada di laut. Sehingga kepedulian terhadap rumah yang sehat dinilai relatif rendah. Sama halnya seperti kebiasaan buang air besar. Sebagian besar masyarakat membuang air besar di lubang kayu yang jatuh dibawah rumah mereka dan akan hilang atau hanyut apabila hujan turun dan jika terjadi banjir.

Menurut Notoatmodjo (2006) mengatakan bahwa faktor sosial yang berpengaruh pada perilaku kesehatan, yaitu  self concept, yaitu kepuasan atau ketidak puasan yang dirasakan oleh seorang individu, dan image kelompok, yaitu presepsi kelompok dalam suatu masyarakat terhadap perilaku kesehatan akan dicontoh atau akan didikuti oleh anggota masyarakat lainnya.

Adapun mitos yang beredar didaerah tersebut. Mitosnya ialah jika wanita menaiki sampan atau kapal maka akan mengurangi hasil tangkapan ikan dan rezeki mereka. Sehingga wanita tidak boleh menaiki sampan atau kapal. 

Di daerah Bagan Deli Ujung Tanjung 1 ketika air pasang maka akan terjadi  banjir sampai memasuki rumah-rumah mereka. Masyarakat mengharapkan pemerintah untuk meninggikan jalan kerumah mereka. Karena minimnya tingkat pendidikan mereka membuat mereka kurang mempunyai pengetahuan akan pentingnya kebersihan lingkungan, mereka juga berharap pemerintah menyediakan tempat pembuangan sampah akhir di daerah pesisir Bagan Deli Ujung Tanjung 1. Masyarakat berharap pemerintah untuk menindak lanjuti pabrik-pabrik yang membuang limbah ke perairan laut yang mmenyebabkan banyak ikan bermatian dan mengurangi hasil tangkapan ikan mereka. Dan berharap pemerintah melakukan sosialisasi mengenai kesehatan masyarakat khususnya pada masyarakat pesisir.

Komentar ()

Urutkan:

Silakan masuk ke akun Anda untuk ikut berdiskusi dan menulis komentar.

Masuk ke Akun

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Artikel Terkait

Lihat Semua
5 tahun lalu • 4" baca

Bahaya Mengkonsumsi Obat Terlalu Banyak

Konsumsi obat memang diperlukan untuk menyembuhkan penyakit yang ada didalam diri kita. Namun tahukah anda bahwa konsumsi obat yang berlebihan bukan hal yang baik bagi kesehatan tubuh. Obat yang seharusnya menjadi perantara penyembuhan justru dapat berbalik menjadi racun bagi tubuh saat obat dikonsumsi secara berlebihan. Konsumsi yang berkepanjangan selama bertahun tahun dapat menghadirkan penyakit penyakit […]

0 0
Muamar Khadapi
5 tahun lalu • 3" baca

Treating Acne at Home: Save Your Money!

Is acne your problem? You do not have to consider it as a problem. There are more things to prioritize and not letting that acne bother you that much for it would not help at all.    Well, another point we have to consider is how to treat acne.    With the treatment, money matters. […]

0 0
5 tahun lalu • 4" baca

Pengobatan Ala Islam di RS Medical Hacking

Pengobatan sebetulnya adalah sebuah kebudayaan atau tradisi untuk menyelamatkan diri dari penyakit yang sedang menyerang. Pengobatan ini tidak hanya dipengaruhi oleh ilmu pengetahuan semata, namun juga dipengaruhi oleh keyakinan, kepercayaan, lingkungan, dan kebiasaan. Maka kita akan menemukan pengobatan ala China yang menggunakan berbagai metode sesuai dengan tradisi China, atau pengobatan ala Islam yang menggunakan berbagai […]

0 0
Zamhari S, Kom. I
5 tahun lalu • 3" baca

Cara Mengobati Katarak dengan Daun Sirsak

Katarak menjadi salah satu penyakit mata yang mungkin terjadi di pada setiap orang. Tidak hanya orang tua, katarak bisa juga terjadi pada anak muda, beberapa kasus bahkan terjadi pada bayi. Ada cara mengobati katarak dengan daun sirsak yang bisa Anda coba. Ada beberapa tanda seseorang mengalami katarak, misalnya mengalami penurunan dalam fungsi penglihatan, timbulnya lapisan […]

0 0
Candra Bi
5 tahun lalu • 4" baca

Karihome Susu Kambing Formula Untuk Anak Pertama di Indonesia

Karihome, produk susu kambing formula untuk anak pertama di Indonesia resmi diluncurkan pada Sabtu, 18 Desember 2021. Di tengah suasana pandemi, acara peluncuran dilakukan secara virtual dan diikuti oleh ibu-ibu dari rumah saja. Meski demikian, acara tersebut dikemas dengan menarik dan edukatif dengan menghadirkan para narasumber dari dalam dan luar negeri. Karihome adalah merek keluaran […]

0 0

Aksesibilitas

Ukuran Teks

Warna & Kontras

Teks & Tipografi

Navigasi & Fokus

Bantuan Baca & Suara

Komentar

Buat Story Baru

Laporkan