Bergabung untuk menulis & berinteraksi

Tampilan

Berbeda tetapi Berteman

02 Apr 2023 · 2" baca
WhatsApp Facebook Twitter

Waktu  kelas 1 di SDn 1 Ngargoyoso, Karanganyar,  saya adalah satu-satunya murid yang beragama Kristen. Teman saya kebanyakan beragama Islam, hanya ada satu yang beragama Hindu. Meskipun demikian, teman-teman tetap mau bergaul tanpa membeda-bedakan agama. 

Sekalipun sudah terlampau lama, namun saya masih ingat kenangan-kenangan bersama teman-teman. Kami bermain, membeli jajanan, dan bahkan belajar kelompok seusai pulang sekolah. Belajar kelompoknya berpindah-pindah sehingga kami juga jadi mengenal keluarga masing-masing.

Padahal awalnya saya tidak mau bersekolah di SD tersebut karna  takut akan dikucilkan, karna hanya saya yang Kristen dikelas tersebut, namun karna itu adalah SD yang paling dekat dari rumah, jadi orang tua membujuk agar mau menimba ilmu disana. Namun ternyata teman-teman tidak mempersoalkan perbedaan agama. Lama-kelamaan saya merasa nyaman bersekolah.

Ketika ada pelajaran agama saya dan satu teman saya yang Hindu harus keluar kelas, karna saat itu guru agama Kristen untuk kelas saya belum ada. Saat itu saya sempat merasa sedih dan kesepian karna harus keluar kelas sedangkan semua teman-teman akrab didalam kelas. Namun setelah selesai pelajaran agama, mereka langsung keluar mencari saya untuk masuk kelas, saya masih ingat teman-teman menanyakan apakah saya baik-baik saja saat harus keluar pada jam pelajaran agama, pertanyaan-pertanyaan tersebut cukup menghibur kesedihan saya, karna saya merasa mereka peduli.

Puji Tuhan akhirnya ada guru agama Kristen untuk mengajar dikelas saya, jadi waktu ada pelajaran agama saya tidak harus keluar kelas.

Pada saar Hari Raya Qurban, sekolah mengadakan  pemotongan kambing dan sapi. Sekalipun saya Kristen yang minoritas, namun mereka tetap peduli dengan membagikan qurban kepada saya juga. Saat hari raya Natal, sekolahpun juga mengadakan acara. Sekalipun jumlah keseluruhan murid Nasrani sedikit, namun pihak sekolah tetap mengizinkan untuk kami merayakan natal.

Ada cerita menarik perihal hubungan saya dengan teman muslim. Pada saat hari Minggu pagi teman saya mengajak main, namun karna saya ada ibadah teman-teman dapat menerimanya dan menundanya saat sudah selesai ibadah. Saya juga pernah mengajak teman-teman untuk bermain dimana saat itu ternyata bersamaan mereka harus ke masjid untuk TPA, saya memutuskan untuk menunggunya di luar masjid karna kami sudah janjian untuk bermain  setelah TPA selesai.

Hal-hal tersebut sangat berkesan bagi saya, terlebih saat itu kami masih sangat kecil, namun rasa saling menghargai satu sama lain sangatlah terasa. Saya berharap sikap toleransi itu akan selalu ada baik bagi kita semua dan generasi-generasi selanjutnya, agar bangsa dan negara kita Indonesia tetap damai, aman, dan sejahtera.

Komentar ()

Urutkan:

Silakan masuk ke akun Anda untuk ikut berdiskusi dan menulis komentar.

Masuk ke Akun

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Artikel Terkait

Lihat Semua
Nova Ramadhani
3 tahun lalu • 2" baca

Memahami Kedalaman Makna Melalui Analisis Wacana Tekstual dan Kontekstual

Dunia linguistik dan studi sastra, analisis wacana tekstual dan kontekstual memainkan peran penting dalam memahami pesan-pesan yang terkandung dalam sebuah teks. Kedua pendekatan ini bekerja sama untuk menggali makna yang tersembunyi di balik kata-kata dan situasi yang dihadapi penulis. Melalui penerapan teknik-teknik analisis ini, kita dapat menemukan lapisan-lapisan makna yang dalam dan kompleks dari sebuah […]

0 0
Nova Ramadhani
3 tahun lalu • 2" baca

Kritikalitas Wacana Abad ke-21: Mengurai Kuasa dan Identitas

Analisis wacana kritis, sebuah alat penting dalam kerangka pemikiran kritis, telah menjadi kunci dalam memahami dinamika kuasa dan identitas dalam era globalisasi abad ke-21. Dalam konteks ini, kajian semacam ini menjadi semakin relevan karena pergeseran struktur sosial, politik, dan budaya yang meluas.             Analisis wacana kritis memberdayakan kita untuk melihat di balik kata-kata dan teks-teks […]

0 0
3 tahun lalu • 2" baca

Analisis Tekstual dan Kontekstual

Analisis wacana tekstual dan kontekstual adalah pendekatan dalam mempelajari teks yang melibatkan pemahaman terhadap makna yang terkandung dalam teks itu sendiri (wacana tekstual) dan pemahaman terhadap konteks sosial, budaya, dan historis di mana teks tersebut dihasilkan (konteksual). Dalam analisis wacana tekstual, fokusnya adalah pada struktur, gaya, dan penggunaan bahasa dalam teks. Ini melibatkan memeriksa elemen-elemen […]

0 0
Wiwid Anggriawan
3 tahun lalu • 5" baca

Dua Hal yang Bermakna

  DUA HAL YANG BERMAKNA Aku adalah aku, aku bukan dia dan dia bukan aku. Hehehhe… perkenalkan namaku adalah Wiwid Anggriawan. Aku lahir di salah satu kota di sebuah daerah istimewa di pantai selatan yang bernama Bantul sekitar 36 tahun yang lalu. Aku sedikit ingin bercerita tentang diriku yang mungkin sedikit “unik” dari dua hal […]

0 0
3 tahun lalu • 2" baca

Harmoni Keragaman: Kisah Persahabatan yang Saling Melengkapi

     Di sebuah kelas SD yang penuh tawa, terdapat kisah mengharukan tentang persahabatan yang tak tergoyahkan antara dua siswi, Aisyah dan Kirana. Perbedaan yang mencolok terletak pada kemampuan masing-masing. Aisyah mahir dalam bahasa Inggris, sedangkan Kirana memiliki kemampuan istimewa dalam menggambar dan kreativitas.      Dalam menjalani tugas-tugas sekolah, Aisyah dan Kirana menjadi teman […]

0 0

Aksesibilitas

Ukuran Teks

Warna & Kontras

Teks & Tipografi

Navigasi & Fokus

Bantuan Baca & Suara

Komentar

Buat Story Baru

Laporkan