Bergabung untuk menulis & berinteraksi

Tampilan

ACT Bali Luncurkan Tema Ramadhan 2019 “ Marhaban Ya Dermawan”

HERDIAN ARMANDHANI
24 Apr 2019 · 3" baca
WhatsApp Facebook Twitter

Normal
0

false
false
false

EN-US
X-NONE
X-NONE

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
mso-para-margin-top:0in;
mso-para-margin-right:0in;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0in;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;
mso-fareast-theme-font:minor-fareast;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}

Denpasar (Bali) —  Dalam rangka menyambut Bulan Ramadhan, Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) mengadakan peluncuran Tema Kegiatan Ramadhan 2019 bertajuk “Marhaban Ya Dermawan” dan Diskusi publik bertema  “Berkah Ramadhan Percepat Pengentasan Kemiskinan”. Acara ini diselenggarakan di Rumah Makan Wong Solo di Jalan Merdeka No 18 Sumerta Kelod Denpasar pada hari Rabu (24/4/2019) pukul 11.00 wita sampai dengan selesai. Kegiatan peluncuran Tema Kegiatan Ramadhan 2019 dilaksanakan serentak di seluruh kota di Indonesia yang memiliki cabang lembaga kemanusiaan ACT. Kegiatan peluncuran tema ramadhan 2019 mengundang lembaga amil dan zakat Se-Denpasar dan berbagai organisasi kemasyarakatan berbasis Islam. Acara ini turut mengundang H Mardi Soemitro selaku Ketua Jaringan Pengusaha Muslim (JPMI) Provinsi Bali dan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bali yaitu H  Taufik As’adi S.Ag.

Ketua Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Bali, Arif Marsudi memberikan sambutan dalam pembukaan peluncuran Tema Ramadhan 2019. Menurut penjelasan Arif Marsudi kehadiran lembaga kemanusian ACT di Bali semata-mata untuk  melengkapi dan bersinergi  dengan lembaga kemanusiaan yang sudah ada di Bali.

“Kehadiran ACT di Bali bukan untuk mengambil lahan dakwah lembaga kemanusiaan yang sudah ada. ACT  ada di Bai untuk saling bersinergi dan berkolaboraksi dengan lembaga sosial lainnya di Bali. Agenda pagi ini juga dilakukan di 34 Provinsi di Indonesia secara bersamaan. Semoga  kegiatan pagi ini momentum untuk masyarakat bisa bersedekah  untuk membangun umat” ungkapnya ke tamu undangan.

Sesi diskusi publik untuk menambah wawasan mengenai tema yang diangkat dipandu Ricky Brahmana sebagai moderator. H Taufik As.Adi S.Ag memaparkan pandangan mengenai kehadiran lembaga kemanusiaan terhadap santuan kaum dhuafa. Menurutnya keberadaan lembaga kemanusiaan  dapat memberikan sebuah keadilan.

“Dalam mengemban risalah dakwah anak-anak yatim dan kaum dhuafa  harus bisa berdaya dengan diberikan santunan dan modal. Pekerjaan rumah lembaga sosial dan Umat muslim  untuk kaum dhuafa dan anak-anak yatim adalah memberikan sebuah keadilan” tuturnya.

Sementara itu, H Mardi Soemitro mengangkat materi  sikap umat muslim  dalam memberikan santunan untuk kaum dhuafa dan pola pikir masyarakat umat muslim untuk bersedekah. H Mardi Soemitro mengajak umat muslim untuk bersedekah dan berinfaq setiap saat tanpa menunggu momen Ramadhan

“Jangan pernah melewatkan satu detik pun dalam hidup untuk bersedekah dan berinfaq. Dalam Al Quran sudah dijelaskan keberkahan memberikan sedekah dan infaq untuk kaum dhuafa. Kekuatan infaq dan shadaqoh begitu luar biasa. Rezeki tidak akan putus jika kita rajin berinfaq dan shadaqoh. Saya sudah membuktikan” ungkap pengusaha tempat kebugaran Hawa dan Adam Gym ini.

Kegiatan diskusi public ditutup dengan pernyataan dari Arif Marsudi mengenai kolaboraksi antar lembaga kemanusiaan.

“Problemantika kehidupan saat ini yang paling besar adalah kemiskina. Perlu adanya kolaboraksi baik  antara semua lembaga kemanusiaan tidak hanya untuk umat muslim tapi untuk umat non muslim” tutupnya.

 

Komentar ()

Urutkan:

Silakan masuk ke akun Anda untuk ikut berdiskusi dan menulis komentar.

Masuk ke Akun

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Artikel Terkait

Lihat Semua
4 bulan lalu • 2" baca

Magang di BPK DIY, Mahasiswa Ilmu Sejarah UNS Belajar Tari dan Gamelan

JOGJA — Mahasiswa Program Studi Ilmu Sejarah, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, yang tergabung dalam kegiatan magang sekaligus rekognisi KKN di Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), berpartisipasi aktif dalam penyelenggaraan pelatihan kesenian tradisional di kawasan Dalem Jayadipuran.   Pelatihan yang berlangsung selama empat minggu ini meliputi seni tari, karawitan […]

0 0
Candra Bi
6 tahun lalu • 3" baca

Cara Membeli Kaki Palsu Untuk Anda Yang Tinggal Di Daerah

Seorang yang kehilangan kaki berawal dari bermacam wilayah di Indonesia terhitung pasien kaki palsu di daerah terpencil atau pun pinggir kota. Penjual kaki palsu di mempunyai tujuan untuk mempermudah pasien di wilayah itu untuk memperoleh kaki palsu yang terbaik. Sebagai penjual kaki palsu di indinesia,  Kurnia Putra Ortopedi layani pemesanan pasien di semua teritori di […]

0 0
Denis Listiadi
6 tahun lalu • 3" baca

Cara Download Video TikTok Tanpa Watermark

Langsung saja, TikTok adalah aplikasi berbagi video yang sedang trending di era saat ini. Itulah sebabnya banyak orang membagikan video TikTok yang lucu dan informatif melalui WhatsApp atau platform lainnya. Namun, sebagian besar TikTok menerapkan watermark setiap kali video pengguna dibagikan. Jika Anda mencoba untuk membagikan atau memposting ulang video dari TikTok, Anda akan melihat […]

0 0
Bunga Dessyta Prameswari
6 tahun lalu • 4" baca

HUT Ke-75 RI Saat Covid 19 Terkait Teori Etika dan Islam

Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-75 pada 17 Agustus 2020 akan sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Kini Indonesia tengah berjuang untuk melawan pandemi Covid 19 yang sampai saat ini masih mewabah. Upacara kemerdekaan yang biasanya dilakukan di Istana Merdeka dengan penuh kemeriahan, namun sekarang dilakukan secara terbatas dan online.             Perbedaan yang akan terjadi pada […]

0 0
fernando
6 tahun lalu • 3" baca

6 Tips Agar Belajar Online Semakin Lebih Optimal Bagi Anda

Merangkum dari halaman resmi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI Berbagi, 6 tips ini adalah:  1. Motivasi diri  Buat motivasi untuk belajar dengan cara-cara berikut: Buat perjanjian dengan diri sendiri jika Anda hanya dapat melakukan kegiatan favorit Anda (seperti menonton atau bermain game) setelah semua target pembelajaran telah tercapai. Tulis dan tampilkan ungkapan motivasi favorit Anda […]

0 0

Aksesibilitas

Ukuran Teks

Warna & Kontras

Teks & Tipografi

Navigasi & Fokus

Bantuan Baca & Suara

Komentar

Buat Story Baru

Laporkan