Bergabung untuk menulis & berinteraksi

Tampilan

Cita-cita Dibalik Koran Harian

Permata Chintia
08 Nov 2015 · 2" baca
WhatsApp Facebook Twitter

Pernah ditanya soal cita-cita? Dari keluargaku masih kaya raya hingga orang tuaku harus bekerja keras memenuhi panggilan SPP adikku dan uang kuliahku, entah apa cita-citaku. Diumurku yang lebih tua satu tahun dari Solopos, aku menganggap cita-citaku terselubung. Tak terlihat dan entah apa itu. Gelap. Hanya saja aku gemar membaca apapun yang disediakan orang tuaku di meja ruang tamu kami. Ibuku tidak terlalu gemar membaca, ia lebih suka berhitung tentang keseimbangan uang arisan dan belanja harian. Sedangkan Ayahku gemar sekali membaca, membaca berita.

Sewaktu kecil aku hanya menganggap bacaan bergambar seperti komik adalah bacaan paling menyenangkan. Setiap pagi Ayah selalu mendapat kiriman koran Solopos dari tetangga yang kebetulan adalah seorang loper koran. Bahkan aku pernah menganggap bahwa satu-satunya koran di dunia ini adalah Solopos. Bertahun-tahun anggapan itu ada dalam kepalaku. Sekali-kali aku mencoba membaca apa itu ‘koran’. Dulu mual melihatnya karena hanya halaman depan dan paling belakang yang ada foto berwarnanya. Didalam koran seolah tulisan-tulisan itu mencobaiku untuk membuka mata lebih lebar.

Seiring berjalannya waktu dan paksaan dari guru bahasa Indonesia untuk mengerjakan tugas, aku mulai menyambangi Solopos kembali. Selepas Ayahku bangkrut dan tidak lagi dihantar koran oleh loper kesayangannya, aku membiasakan diri untuk mencari berita lewat bacaan. Semasa SMA, aku mulai sadar bahwa kesadaran membaca orang Indonesia mulai menurun. Dari situlah aku mulai berlangganan Solopos kembali dengan mengumpulkan uang jajanku Rp. 2000/hari. Aku selalu berdebat dengan Ayahku karena aku lebih mempercayai berita di Solopos daripada di saluran televisi kesayangannya. Ibuku pun turut memekakkan telingaku dengan ocehannya.

“Duit itu bisa dipakai beli sepatu, malah tuku Solopos!” ocehan Ibuku yang manis.

Aku menganggap biasa. Seiring waktu, aku memutuskan untuk berkuliah dibidang sastra. Sampai saat ini aku menganggap orang-orang yang membuat dan membaca koran Solopos adalah orang-orang berwawasan luas juga tinggi inteleknya. Bagaimana tidak? Membaca koran membutuhkan hari yang tenang dan secangkir kopi. Bagaimana tidak? Membuat koran harus berkuliah sastra dulu agar tahu jurnalistik dan EYD (Ejaan Yang Disempurnakan) supaya bacaan tidak acak-adul bahasanya. Sebentar lagi aku akan magang, selangkah lagi meraih mimpi. Membaca dan membuat koran Solopos sepuasnya, menganalisa wacana-wacana didalamnya, dan sebagai anak sastra aku bangga melestarikan bahasa Indonesia dalam tulisan yang diapresiasi pembaca yang mencintai Solopos dengan setulus hati. Ini cita-citaku, bebas dalam arti bebas berkarya melalui media cetak, membaca media cetak, keliling dunia bersama wartawan, menjadi editor dibalik meja kerja.

Komentar ()

Urutkan:

Silakan masuk ke akun Anda untuk ikut berdiskusi dan menulis komentar.

Masuk ke Akun

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Artikel Terkait

Lihat Semua
5 tahun lalu • 2" baca

Beberapa Point yang harus dilakukan di saat sedot wc

Anda harus memerhatikan beberapahal ketika akan menggunakan jasa sedot WC. Hal ini akan membuat Anda tidak mudah tergiur dengan penipuan. Setelah itu, ketika taha ppengerjaan, Anda juga harus memerhatikan tiap tahap pengerjaannya di bawah ini agar mendapat hasil yang maksimal. 1.      Janjian waktu proses pengerjaan Kalau Anda ingin pengerjaan proses sedot wc bisa berjalan lancar dirumah. […]

0 0
Hesty Salsabila
7 tahun lalu • 1" baca

Cerita Ku Hari Ini

Malam hari ini kita akan mendengar kisah kehidupan penjaga club di jakarta, dimana dirinya telah menjalani perkerjaan ini selama lebih dari 15 tahun. Dalam kurun waktu tersebut dirinya sudah mengetahui banyak sejarah diskotik terkenal di jakarta, namun semua saat ini sudah hanya tinggal kenangan seperti arti dibalik sebuah mimpi panjang. Saat ini dirinya telah pensiun […]

0 0
Dive Direktori
7 tahun lalu • 4" baca

Cara Meningkatkan Pencarian Website di Google

Hampir semua web master mengharapkan situsnya (website / blog) berada di halaman pertama ketika kata kunci (keyword) tertentu diketikkan di mesin pencari. Menurut sebuath riset, hanya 10% peluang pengguna mengklik halaman kedua. Sehingga berbagai macam cara, trik dan strategi dilakukan agar situsnya selalu tampil di halaman pertama. Divedigital.ID menawarkan jasa backlink authority untuk meningkatkan performa […]

0 0
ririndiahutami
11 tahun lalu • 3" baca

TANTANGAN UNTUK MENGHASILKAN KARYA?

Pengalamanku dengan Solopos berawal dari saya dipinang oleh seorang laki-laki yang usianya dua tahun lebih tua dari saya. Setiap hari suami selalu pergi ke kios koran untuk membeli beberapa koran termasuk koran Solopos. Dari situlah sedikit demi sedikit saya mulai membuka-buka koran tersebut. Awalnya hanya membuka kemudian membaca satu berita, dua berita, tiga berita, empat […]

0 0
fauzisukri
11 tahun lalu • 9" baca

Bersama Solopos

Mungkin akan terdengar aneh, kelak, atau barangkali cukup menakjubkan: menulis pengalaman berkoran cetak di suatu era yang cukup cepat bergerak ke media digital, dari paper society ke paperless society. Memang sudah cukup banyak yang meramalkan, mesti sungguh belum begitu yakin apalagi diyakini penuh, bahwa era media cetak sudah menjelang nasib senjakala. Abad 18, dan khususnya […]

0 0

Aksesibilitas

Ukuran Teks

Warna & Kontras

Teks & Tipografi

Navigasi & Fokus

Bantuan Baca & Suara

Komentar

Buat Story Baru

Laporkan