- Recap Lintas Demonstrasi Mei di UNS Solo pada 8 Mei 1998oleh verdiansyah hernyana
- Di Balik Bangunan Tua Benteng Vastenburgoleh Fatimah Az Zahra
- Menengok Kembali Demonstrasi Mahasiswa Solo 1998oleh Daffa Fauzan
- Kilas Balik: Bentrokan Mahasiswa UMS dan Aparat, 7 Mei 1998oleh Fatimah Az Zahra
- Perizinan Bangunan yang Sering Dianggap Remeh, Padahal Bisa Bikin Repot di Kemudian Harioleh Mashudi Ali
- Recap Lintas Demonstrasi Mei di UNS Solo pada 8 Mei 1998
Arsip Tag: kerukunan
Menghargai Warisan Leluhur melalui Tradisi Sebaran Apem
Tradisi sebar apem merupakan tradisi yang sudah lama dilestarikan oleh masyarakat Jatinom, Klaten dan sekitarnya konon tradisi ini sudah dilestarikan sejak tahun 1589 Masehi atau 1511 Saka. Awal mula tercipta tradisi sebar apem ini karena terjadi sebuah peristiwa yang dialami … Lanjutkan membaca
Ditulis pada Ragam
Tag Adat Budaya, Keberagaman, kerukunan, Lestarikan., toleransi, tradisi, Warisan Leluhur
Komentar Dinonaktifkan pada Menghargai Warisan Leluhur melalui Tradisi Sebaran Apem
PERBEDAAN BUKANLAH PENGHALANG
PERBEDAAN BUKANLAH PENGHALANG Terdapat dua agama berbeda dalam sebuah ikatan keluarga yaitu Islam, Kristen. Meskipun terdapat perbedaan agama, seluruh anggota keluarga dapat menghargai pilihan satu sama lain. Bahkan, terdapat satu hal yang sangat menarik perhatianku ketika membicarakan … Lanjutkan membaca
Masyarakat Jugo Mengadakan Kegiatan Memperingati Malam Nuzhulul Qur’an
Pada hari jum’at tgl 7 april 2023 masyarakat jugo mengadakan kataman al Qur’an 30 juzt memperingati nuzulul Qur’an , siang saat habis sholat zhuhur ibu ibu memulai mempersiapkan keperluan seperti membuat es buah dan makanan makanan lainya yang akan di hidangkan buat … Lanjutkan membaca
Indahnya Kebersamaan Beda Kepercayaan
Nama saya Akhsan kurnia. Saya berumur 17, saya tinggal di sebuah Dusun Gandu, Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso. Di dusun saya ada dua agama yang dianut oleh masyarakat, yaitu Islam dan Hindu. Tetapi dengan adanya perbedaan kepercayaan tidak membuat perpecahan pada … Lanjutkan membaca
Ditulis pada Ragam
Tag karanganyar, kebersamaan, kerukunan, Ngargoyoso, toleransi
Tinggalkan komentar
Aku dan Teman Non Muslim Ku
Dunia ini sungguh beragam, termasuk soal keyakinan dan agama. Sudah semestinya kita saling menghargai dan menghormati, sebagaimana diajarkan oleh agama. Tetapi, tak salah mencari tahu mengenai ajaran agama lain. Itulah yang terjadi dalam percakapan antara pria non-muslim bernama Arkan dengan seorang muslim bernama Nicky Dalam suatu percakapan si Arkan menanyakan makna dari Alhamdulillah. Dari situlah perbincangan itu dimulai Sebelum bertanya, Arkan sudah mencari arti Alhamdulillah melalui Google Search. Tapi, dia masih belum tahu Arti kata tersebut Apa maksud Alhamdulillah?” Saat itu Arkan bertanya kepada Ku “ Teman apakah kamu mengetahui apa artinya kata Alhamdulillah?, aku sudah carinya lewat Google tapi tidak menemukan jawaban yang pas,” Aku pun menjawab “ Alhamdulillah artinya segala puji bagi Allah. Muslim sering menggunakannya ketika mereka bersyukur atas apa yang mereka dapatkan,” Ujar ku kepada Arkan Akan menjawab dengan sopan, “. Terima kasih! Kata-kata yang indah dari seorang yang religius. Apakah maksud dari ‘As-Salaam-Alaikum’? Tak lama setelah itu, Arkan bertanya lagi kepada ku tentang Assalaamulaikum. Kali ini Arkan sepertinya sudah mendapatkan jawaban tentang arti salam tersebut. … Lanjutkan membaca
Ditulis pada Ragam
Tag damai, karanganyar, Keberagaman, kerukunan, Ngargoyoso, toleransi
Tinggalkan komentar
Kerukunan Antar Umat Beragama di Desa Banaran
Di sebuah desa yang bernama Banaran, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, terdapat berbagai pemeluk agama seperti Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu dan Buddha. Meskipun terdapat perbedaan keyakinan agama di antara masyarakat, namun mereka mampu membangun sikap saling menghormati satu sama lain. … Lanjutkan membaca