Bergabung untuk menulis & berinteraksi

Tampilan

Tips dalam Meningkatkan Produktifitas Bekerja

Roy Trinugrah
17 Des 2018 · 4" baca
WhatsApp Facebook Twitter

Dalam melakukan pekerjaan kita sebagai karyawan tentu memiki kewajibannya masing-masing. Pemenuhan kewajiban merupakan faktor yang penting bagi karyawan dalam meniti jenjang karir. Akan tetapi seiiring dengan meningkatnya jenjang karir, meningkat pula kewajiban yang perlu dipenuhi. Seringkali hal ini dirasa semakin berat jika telah dipengaruhi faktor lain di luar pekerjaan yang menyita pikiran seperti keluarga, lingkungan, dan kesehatan. Akibatnya produktivitas kita akan terganggu, mulai dari pekerjaan yang tidak selesai, tidak mencapai target, dan pemenuhan yang tidak tepat. Untuk mencegah menurunnya produktivitas tersebut, berikut beberapa tips yang dapat kita lakukan dalam menjaga tingkat produktivitas dalam bekerja.

Membuat todo list

Sebelum kita memulai pekerjaan buatlah todo list yang beriisi daftar pekerjaan yang akan kita lakukan dihari tersebut. Dengan begitu anda bisa fokus kepada hal-hal penting yang harus diselesaikan dan bisa memotivasi diri sendiri untuk menyelesaikan todo tersebut. Urutkan daftar tersebut sesuai prioritasnya dan tulis ditempat yang bisa terlihat selama kita bekerja. Jangan lupa tandai pekerjaan yang sudah diselesaikan. 

Fokus pada satu hal dalam satu waktu

Bukan berarti anda tidak boleh multitasking, diri sendiri yang mengerti kemampuan dan beban atas suatu pekerjaan yang dilakukan. Jika task yang dikerjakan cukup sulit fokuslah terhadap pekerjaan tersebut terlebih dahulu sebelum anda memulai pekerjaan lainnya. Jika tidak, multitasking yang tadinya bertujuan untuk meningkatkan produktivitas malah akan berdampak sebaliknya karena tidak ada pekerjaan yang diselesaikan dengan tuntas. Mengelola task dan fokus pada pekerjaan dapat dibantu oleh aplikasi software, misalnya jika anda seorang Personalia maka dapat memanfaatkan tools Software Payroll Indonesia dalam mengelola karyawan baru. Anda mendapatkan reminder jika ada karyawan baru yang belum diisi datanya.

Break Sejenak

Manusia tentu tidak bisa bekerja seperti robot yang bisa bekerja terus menerus tanpa beristirahat. Namun kenyataannya pekerja sering merasa terlalu sibuk untuk melakukan break walaupun itu hanya beberapa menit. Saat anda merasa stress dengan task yang harus diselesaikan dan sulit untuk menyelesaikan task tersebut, jangan paksakan diri anda. Berdiri dari kursi dan ambil waktu beberapa menit untuk berjalan – jalan atau mengobrol dengan rekan kerja anda. Namun jika hal itu tetap tidak berpengaruh kepada anda, mungkin sudah saatnya anda merencanakan diri untuk melakukan liburan ketempat yang disenangi.

Selesaikan urusan yang bisa menggangu fokus

Masalah tidak hanya terjadi dilingkungan kerja, sebagai manusia biasa karyawan pasti memiliki urusan lain yang harus diselesaikan. Sebagai contoh membayar pajak, service kendaraan pribadi, masalah rumah tangga, dan urusan-urusan lainnya yang jika tidak segera diselesaikan akan menggangu kita untuk berkonsentrasi terhadap pekerjaan. Sisihkan waktu untuk mengurus hal-hal tersebut, misal dilakukan disaat anda libur atau jika memang harus izin jangan ragu untuk meminta izin kepada atasan.

Tidur dan bangun lebih awal

Kita sering mendengar kata-kata dimana kesuksesan berawal dari diri sendiri. Sebelum anda berhasil mengatur pekerjaan / perusahaan, anda harus bisa mengatur diri anda sendiri. Termasuk waktu tidur setiap harinya. Lakukan tidur lebih awal agar bisa bangun lebih pagi dengan keadaan yang fresh. Dengan tidur yang cukup anda bisa lebih fokus dalam bekerja dan tidak merasa tergesa – gesa dipagi hari dan tentunya akan memudahkan kita untuk berkonsentrasi disaat bekerja.

Sisihkan waktu untuk membaca email

Disaat kita menerima email mungkin kita sedang fokus dengan suatu pekerjaan yang harus dilakukan dengan konsentrasi yang tinggi dan ketika terjeda dengan membaca email butuh waktu untuk fokus kembali. Semakin tinggi jabatan biasanya email yang diterima akan semakin banyak dan tentunya tidak mungkin anda mengabaikan email-email tersebut.

Lihat sekilas email yang masuk dan jika tidak terlalu penting anda tidak perlu langsung membacanya dengan saksama. Namun anda tetap harus membaca kembali email-email tersebut agar tidak kehilangan informasi penting yang tertulis pada setiap emailnya. Sisihkan waktu anda untuk fokus membaca email misalnya dipagi hari sebelum bekerja, sebelum atau setelah istirahat siang yang tentunya bisa disesuaikan dengan waktu dan rencana kerja anda.

Ciptakan tempat kerja yang nyaman

Lingkungan yang nyaman ditentukan oleh beberapa faktor dan beberapa diantaranya adalah hal-hal kecil seperti kebersihan dan kerapihan meja ataupun ruangan kerja. Karena bagi kebanyakan orang lingkungan kerja yang kotor dan berantakan akan membuat merasa risih dan mengganggu konsentrasi. Oleh karena itu buat senyaman mungkin lingkungan kerja agar kita bisa fokus dan betah untuk bekerja disana.

Komentar ()

Urutkan:

Silakan masuk ke akun Anda untuk ikut berdiskusi dan menulis komentar.

Masuk ke Akun

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Artikel Terkait

Lihat Semua
Nova Ramadhani
3 tahun lalu • 2" baca

Memahami Kedalaman Makna Melalui Analisis Wacana Tekstual dan Kontekstual

Dunia linguistik dan studi sastra, analisis wacana tekstual dan kontekstual memainkan peran penting dalam memahami pesan-pesan yang terkandung dalam sebuah teks. Kedua pendekatan ini bekerja sama untuk menggali makna yang tersembunyi di balik kata-kata dan situasi yang dihadapi penulis. Melalui penerapan teknik-teknik analisis ini, kita dapat menemukan lapisan-lapisan makna yang dalam dan kompleks dari sebuah […]

0 0
Nova Ramadhani
3 tahun lalu • 2" baca

Kritikalitas Wacana Abad ke-21: Mengurai Kuasa dan Identitas

Analisis wacana kritis, sebuah alat penting dalam kerangka pemikiran kritis, telah menjadi kunci dalam memahami dinamika kuasa dan identitas dalam era globalisasi abad ke-21. Dalam konteks ini, kajian semacam ini menjadi semakin relevan karena pergeseran struktur sosial, politik, dan budaya yang meluas.             Analisis wacana kritis memberdayakan kita untuk melihat di balik kata-kata dan teks-teks […]

0 0
3 tahun lalu • 2" baca

Analisis Tekstual dan Kontekstual

Analisis wacana tekstual dan kontekstual adalah pendekatan dalam mempelajari teks yang melibatkan pemahaman terhadap makna yang terkandung dalam teks itu sendiri (wacana tekstual) dan pemahaman terhadap konteks sosial, budaya, dan historis di mana teks tersebut dihasilkan (konteksual). Dalam analisis wacana tekstual, fokusnya adalah pada struktur, gaya, dan penggunaan bahasa dalam teks. Ini melibatkan memeriksa elemen-elemen […]

0 0
Wiwid Anggriawan
3 tahun lalu • 5" baca

Dua Hal yang Bermakna

  DUA HAL YANG BERMAKNA Aku adalah aku, aku bukan dia dan dia bukan aku. Hehehhe… perkenalkan namaku adalah Wiwid Anggriawan. Aku lahir di salah satu kota di sebuah daerah istimewa di pantai selatan yang bernama Bantul sekitar 36 tahun yang lalu. Aku sedikit ingin bercerita tentang diriku yang mungkin sedikit “unik” dari dua hal […]

0 0
3 tahun lalu • 2" baca

Harmoni Keragaman: Kisah Persahabatan yang Saling Melengkapi

     Di sebuah kelas SD yang penuh tawa, terdapat kisah mengharukan tentang persahabatan yang tak tergoyahkan antara dua siswi, Aisyah dan Kirana. Perbedaan yang mencolok terletak pada kemampuan masing-masing. Aisyah mahir dalam bahasa Inggris, sedangkan Kirana memiliki kemampuan istimewa dalam menggambar dan kreativitas.      Dalam menjalani tugas-tugas sekolah, Aisyah dan Kirana menjadi teman […]

0 0

Aksesibilitas

Ukuran Teks

Warna & Kontras

Teks & Tipografi

Navigasi & Fokus

Bantuan Baca & Suara

Komentar

Buat Story Baru

Laporkan