Bergabung untuk menulis & berinteraksi

Tampilan

Sambut Hari Raya Nyepi, Komunitas KNB Berbagi dengan Lansia Penghuni Panti Sosial

HERDIAN ARMANDHANI
04 Mar 2019 · 3" baca
WhatsApp Facebook Twitter

Normal
0

false
false
false

EN-US
X-NONE
X-NONE

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
mso-para-margin-top:0in;
mso-para-margin-right:0in;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0in;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;
mso-fareast-theme-font:minor-fareast;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}

Semarapura (Klungkung) – Menyambut Hari Raya Nyepi 1941 Caka yang jatuh pada tanggal (7/3/2019), Komunitas Ketimbang Ngemis Bali (KNB) mengadakan serangkaian pengabdian sosial yang dilakukan di dua termpat berberda yakni di Panti Wredha (Panti Jompo) Bhumi Santu di Kabupaten Klungkung dan Panti Sosial Werdha Santi Bongan di Kabupaten Tabanan. Kegiatan kunjungan dan pemberian uluran tali kasih diselenggarakan selama dua hari dari tanggal 2 sampai dengan 3 Maret 2019. Panti Wredha Bhumi Santu merupakan Panti Sosial khusus lansia  milik seorang dermawan  berhati mulia. Panti Wredha Bumi Santu saat ini menampung tujuh orang lansia yang tidak diurus oleh keluarganya. Kondisi Lansia yang tinggal disana sangat terurus dan dalam kondisi sehat wal afiat.

Di Hari Kedua kegiatan pengabdian masyarakat Komunitas KNB berkunjung ke Panti Sosial Werdha Santi Bongan. Panti Sosial ini saat ini menampung sepulu orang lanisa dan sebelas orang dengan ganguan mental. Penghuni panti yang mengalami gangguan mental rutin dirawat dan dikunjungi oleh para dokter dari Rumah Sakit Jiwa Bangli. Agar para lansia yang tinggal disini tidak jenuh dan mengisi waktu maka pihak panti memfasilitasi kegiatan membuat ketupat dari bahan janur (daun pohon kelapa) dan sarana upacara Agama Hindu seperti Banten.

Komunitas Ketimbang Ngemis Bali (KNB) memberikan sejumlah  bantuan sembako berupa beras,minyak goreng, telur,  kopi, gula, teh, buah semangka,minyak gosok, minyak angin, popok dewasa,  kebaya, dan kamen (kain untuk sembahyang dalam Agama Hindu). Seorang relawan yang berprofesi sebagai petugas Medis yakni Dokter Komang Prasetia dengan sukarela memerikasa ksehatan para lansia satu persatu. Relawan Komunitas Ketimbang Ngemis Bali lainnya mengajak mengobrol dan berinteraksi karena mereka jarang dijenguk bahkan tidak dipedulikan oleh keluarga mereka sendiri. Adapula relawan yang menyuapi lansia penderita gangguan mental dengan penuh kasih sayang tanpa canggung,

Salah satu relawan Komunitas Ketimbang Ngemis Bali bernama Sri Kholifatul Arifah membagikan pengalaman ketika berkunjung di dua panti jompo. Sri berujar mengenai curhatan seorang Nenek bernama  Nenek Resik yang berusia 80 tahun. Nenek Resik sudah dua tahun tinggal di Panti Jompo. Nenek Asal Penebel ini dititipkanoleh menantunya. Anak Kandungnya sudah lama berpulang dan memiliki satu cucu. Nenek Resik menangis manakala bercerita mengenai kisah hidupnya yang tidak pernah dijenguk oleh menantu dan cucu.

“Sedih mendengar curhatan nenek Resik,  aku dapat pesan moral dari kunjungan ke Panti Jompo. Yaitu  sayangilah kedua orang tua karena sejatinya orang tua hanya butuh kasih sayangdan perhatian dari anak. Kebahagiaan bukan diukur dari uang, rumah, tanah atau barang mewah lainnya” ucapnya menyeka air mata.

Koordinator Aksi Kegiatan KNB yaitu Muhammad Imran Syaban atau akrab disapa Imran mengucapkan banyak terimakasih kepada para donatur yang sudah mendukung kegiatan sosial KNB sehingga acara baksos jelang hari raya Nyepi terselenggara.

“Terimakasih kepada seluruh donatur, semoga apa yang kita lakukan bersama bisa menular kepada banyak orang agar lebih peduli dengan orang-orang disekitarnya” pungkas pria berkacamata ini.

Komentar ()

Urutkan:

Silakan masuk ke akun Anda untuk ikut berdiskusi dan menulis komentar.

Masuk ke Akun

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Artikel Terkait

Lihat Semua
Nova Ramadhani
3 tahun lalu • 2" baca

Memahami Kedalaman Makna Melalui Analisis Wacana Tekstual dan Kontekstual

Dunia linguistik dan studi sastra, analisis wacana tekstual dan kontekstual memainkan peran penting dalam memahami pesan-pesan yang terkandung dalam sebuah teks. Kedua pendekatan ini bekerja sama untuk menggali makna yang tersembunyi di balik kata-kata dan situasi yang dihadapi penulis. Melalui penerapan teknik-teknik analisis ini, kita dapat menemukan lapisan-lapisan makna yang dalam dan kompleks dari sebuah […]

0 0
Nova Ramadhani
3 tahun lalu • 2" baca

Kritikalitas Wacana Abad ke-21: Mengurai Kuasa dan Identitas

Analisis wacana kritis, sebuah alat penting dalam kerangka pemikiran kritis, telah menjadi kunci dalam memahami dinamika kuasa dan identitas dalam era globalisasi abad ke-21. Dalam konteks ini, kajian semacam ini menjadi semakin relevan karena pergeseran struktur sosial, politik, dan budaya yang meluas.             Analisis wacana kritis memberdayakan kita untuk melihat di balik kata-kata dan teks-teks […]

0 0
3 tahun lalu • 2" baca

Analisis Tekstual dan Kontekstual

Analisis wacana tekstual dan kontekstual adalah pendekatan dalam mempelajari teks yang melibatkan pemahaman terhadap makna yang terkandung dalam teks itu sendiri (wacana tekstual) dan pemahaman terhadap konteks sosial, budaya, dan historis di mana teks tersebut dihasilkan (konteksual). Dalam analisis wacana tekstual, fokusnya adalah pada struktur, gaya, dan penggunaan bahasa dalam teks. Ini melibatkan memeriksa elemen-elemen […]

0 0
Wiwid Anggriawan
3 tahun lalu • 5" baca

Dua Hal yang Bermakna

  DUA HAL YANG BERMAKNA Aku adalah aku, aku bukan dia dan dia bukan aku. Hehehhe… perkenalkan namaku adalah Wiwid Anggriawan. Aku lahir di salah satu kota di sebuah daerah istimewa di pantai selatan yang bernama Bantul sekitar 36 tahun yang lalu. Aku sedikit ingin bercerita tentang diriku yang mungkin sedikit “unik” dari dua hal […]

0 0
3 tahun lalu • 2" baca

Harmoni Keragaman: Kisah Persahabatan yang Saling Melengkapi

     Di sebuah kelas SD yang penuh tawa, terdapat kisah mengharukan tentang persahabatan yang tak tergoyahkan antara dua siswi, Aisyah dan Kirana. Perbedaan yang mencolok terletak pada kemampuan masing-masing. Aisyah mahir dalam bahasa Inggris, sedangkan Kirana memiliki kemampuan istimewa dalam menggambar dan kreativitas.      Dalam menjalani tugas-tugas sekolah, Aisyah dan Kirana menjadi teman […]

0 0

Aksesibilitas

Ukuran Teks

Warna & Kontras

Teks & Tipografi

Navigasi & Fokus

Bantuan Baca & Suara

Komentar

Buat Story Baru

Laporkan