Bergabung untuk menulis & berinteraksi

Tampilan

Ketimbang Ngemis Bali Ngabuburit on The Road : Bagi Hidangan untuk Kaum Dhuafa dan Sosok Mulia

HERDIAN ARMANDHANI
12 Mei 2019 · 2" baca
WhatsApp Facebook Twitter

Normal
0

false
false
false

EN-US
X-NONE
X-NONE

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
mso-para-margin-top:0in;
mso-para-margin-right:0in;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0in;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;
mso-fareast-theme-font:minor-fareast;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}

Denpasar (Bali) –Tidak semua umat muslim bisa merasakan nikmatnya berbuka puasa dengan nasi dan lauk pauk melimpah. Banyak juga sebagian umat muslim yang hanya berbuka puasa dengan seteguk air mineral. Di Bulan Suci Ramadhan 1440 Hijriyah, Komunitas Ketimbang Ngemis Bali memiliki agenda tebar menu berbuka puasa untuk kaum dhuafa. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu (11/5/2019) dari pukul 17.00 wita hingga selesai. Sebanyak 120 paket nasi bungkus lengkap dengan buah dan air mineral telah dibungkus rapi untuk dibagikan ke sosok-sosok mulia dan kaum dhuafa. Mereka yang menjadi target untuk pembagian paket berbuka puasa diantaranya buruh angkut sampah, petugas kebersihan, juru parkir, pemulung, tuna wisma, pedagang kaki lima, buruh angkut sampah, dan lansia yang bekerja halal untuk menafkasi keluarganya.

Relawan Komunitas Ketimbang Ngemis Bali berkumpul di titik pertemuan yakni di toko ritel 24 Jam di Jalan Dipenogoro Denpasar sejak pukul 16.30 wita. Mereka membagi diri menjadi tiga kelompok untuk mempermudah penyaluran paket berbuka puasa. Kelompok Pertama menyasar wilayah Monang-Maning, Jalan Buluh Indah, Jalan Cargo Permai, dan Jalan Imam Bonjol. Kelompok kedua menyasar daerah Gajah Mada, Lapangan Puputan Badung, dan Jalan Hang Tuah, dan Jalan Puputan Renon. Sedangkan kelompok  ketiga menyasar jalan Raya Sesetan, Simpang Enam Denpasar, Jalan Raya Pedungan, dan Jalan Teuku Barat. Masing-masing kelompok dipimpin ketua kelompok yang sudah paham kondisi di masing-masing lokasi pembagian paket berbuka puasa. Para relawan yang tergabung di Komunitas Ketimbang Negmis Bali tidak hanya berasal dari Umat Muslim saja, bahkan umat Non Muslim pun bahu membahu membagikan paket berbuka puasa.

Koordinator kegiatan paket buka puasa, Muhammad Imran Syaban ditemui dilokasi kegiatan mengatakan bahwa agenda berbagi nasi untuk buka puasa bagi sosok-sosok mulia dan kaum dhuafa merupakan agenda wajib di Bulan Suci Ramadhan. Ia berujar bahwa melalui kegiatan ini  dapat membuat ibadah puasa para sosok-sosok mulia dan kaum dhuafa menjadi lebih khusyuk.

“Setiap tahun kami selalu membuat agenda berbagi nasi hidangan berbuak puasa unuk sosok-sosokmulia dan kaum dhuafa. Semoga melalui kegiatan sederhana ini , mereka dapat beribadah puasa dengan khusyuk tanpa harus berbuka dengan segelas air mineral saja” jelasnya.

 

Komentar ()

Urutkan:

Silakan masuk ke akun Anda untuk ikut berdiskusi dan menulis komentar.

Masuk ke Akun

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Artikel Terkait

Lihat Semua
Nova Ramadhani
3 tahun lalu • 2" baca

Memahami Kedalaman Makna Melalui Analisis Wacana Tekstual dan Kontekstual

Dunia linguistik dan studi sastra, analisis wacana tekstual dan kontekstual memainkan peran penting dalam memahami pesan-pesan yang terkandung dalam sebuah teks. Kedua pendekatan ini bekerja sama untuk menggali makna yang tersembunyi di balik kata-kata dan situasi yang dihadapi penulis. Melalui penerapan teknik-teknik analisis ini, kita dapat menemukan lapisan-lapisan makna yang dalam dan kompleks dari sebuah […]

0 0
Nova Ramadhani
3 tahun lalu • 2" baca

Kritikalitas Wacana Abad ke-21: Mengurai Kuasa dan Identitas

Analisis wacana kritis, sebuah alat penting dalam kerangka pemikiran kritis, telah menjadi kunci dalam memahami dinamika kuasa dan identitas dalam era globalisasi abad ke-21. Dalam konteks ini, kajian semacam ini menjadi semakin relevan karena pergeseran struktur sosial, politik, dan budaya yang meluas.             Analisis wacana kritis memberdayakan kita untuk melihat di balik kata-kata dan teks-teks […]

0 0
3 tahun lalu • 2" baca

Analisis Tekstual dan Kontekstual

Analisis wacana tekstual dan kontekstual adalah pendekatan dalam mempelajari teks yang melibatkan pemahaman terhadap makna yang terkandung dalam teks itu sendiri (wacana tekstual) dan pemahaman terhadap konteks sosial, budaya, dan historis di mana teks tersebut dihasilkan (konteksual). Dalam analisis wacana tekstual, fokusnya adalah pada struktur, gaya, dan penggunaan bahasa dalam teks. Ini melibatkan memeriksa elemen-elemen […]

0 0
Wiwid Anggriawan
3 tahun lalu • 5" baca

Dua Hal yang Bermakna

  DUA HAL YANG BERMAKNA Aku adalah aku, aku bukan dia dan dia bukan aku. Hehehhe… perkenalkan namaku adalah Wiwid Anggriawan. Aku lahir di salah satu kota di sebuah daerah istimewa di pantai selatan yang bernama Bantul sekitar 36 tahun yang lalu. Aku sedikit ingin bercerita tentang diriku yang mungkin sedikit “unik” dari dua hal […]

0 0
3 tahun lalu • 2" baca

Harmoni Keragaman: Kisah Persahabatan yang Saling Melengkapi

     Di sebuah kelas SD yang penuh tawa, terdapat kisah mengharukan tentang persahabatan yang tak tergoyahkan antara dua siswi, Aisyah dan Kirana. Perbedaan yang mencolok terletak pada kemampuan masing-masing. Aisyah mahir dalam bahasa Inggris, sedangkan Kirana memiliki kemampuan istimewa dalam menggambar dan kreativitas.      Dalam menjalani tugas-tugas sekolah, Aisyah dan Kirana menjadi teman […]

0 0

Aksesibilitas

Ukuran Teks

Warna & Kontras

Teks & Tipografi

Navigasi & Fokus

Bantuan Baca & Suara

Komentar

Buat Story Baru

Laporkan