Bergabung untuk menulis & berinteraksi

Tampilan

Penyebab Dan Cara Mengatasi Murai Batu Kurang Ngotot Saat Berkicau

13 Nov 2022 · 3" baca
WhatsApp Facebook Twitter

Burung murai batu adalah tipe burung hias penyerang. Terutama yang jantan. Selalu ingin terlihat lebih gagah di mata lawannya, dengan mengeluarkan bunyi nyaring. Tujuannya untuk mengintimasi. Namun ironisnya di beberapa kasus, burung cantik ini sering terlihat kurang prima suaranya, alias ngotot. 

Penyebab Murai Batu Kurang Ngotot

Suara kencang serta lantang, harusnya menjadi ciri khas murai batu jantan. Dan berikut beberapa pencetus, mengapa pita suara terdengar kurang greget!

 
  • Sedang tidak dalam kondisi kurang bagus (kurang fit). Seperti tengah sakit atau lagi mabung
  • Jarang terkena embun pagi
  • Kurang penjemuran (durasinya pendek)
  • Jarang dilatih di kandang umbaran
  • Presentasi pemberian pakan tipe ekstra fooding kurang maksimal, sehingga menyebabkan mereka kurang antusias birahinya
  • Kurang mendapat asupan gizi selain pakan utama yang diberikan. Misalnya penambahan suplemen dan multivitamin penting pendongkrak staminanya

Cara Mengatasi Burung Murai Batu Kurang Ngotot

Setelah mengetahui pemicunya, seerti yang di kutip dari burungkacer.com maka berikut adalah langkah tepat mengatasi permasalahan tersebut. Setidaknya membutuhkan perawatan rutin, di antaranya :

  1. Sanitasi kandang

Lingkungan yang tidak bersih, bisa mengganggu mood si burung mengeluarkan suaranya sehingga kurang maksimal. Bersihkan secara teratur kandang tersebut dari kotoran atau sisa-sisa makanan secara berkala, ganti pula alas sangkarnya.

  1. Pemberian pakan yang sesuai

Tidak semua jenis pakan cocok buat murai batu. Pilihlah yang benar-benar sesuai dengan kebutuhannya pada saat itu. 

  1. Lakukan pengembunan secara teratur

Dengan catatan tetap memperhatikan keadaan cuaca sekeliling. Bila suhu terlalu dingin atau sedang turun hujan, maka sebaiknya tidak dilakukan. Sebab bisa mengakibatkan burung mudah jatuh sakit.

  1. Kurangi frekwensi mandi

Proses mandi bisa dikerjakan secara rutin, pagi dan sore. Ini bila burung murai dalam keadaan sehat dan fisiknya sedang normal. Namun bila dalam kondisi seperti demikian, jauh lebih baik jika rutinitas tersebut dikurangi. Menjadi beberapa hari sekali dalam seminggu, sampai benar-benar pulih keadaannya.

  1. Menjemur dengan tepat

Setiap burung memiliki ketahanan fisik berbeda-beda. Sebagian ada yang mampu bertahan sebentar saja, misalnya 1 jam. Lalu sebagian lagi bisa mencapai 2-3 jam bahkan lebih. Jadi harus diperhatikan saat melakukan penjemuran ini. Tidak boleh disamaratakan.

  1. Melatih di kandang umbaran

Beberapa hari sekali untuk melatih mentalnya, cobalah masukkan burung murai batu ke dalam kandang umbaran. Biarkan mereka aktif bergerak bebas, guna mengembalikan staminanya. Tidak perlu dilakukan secara terus menerus, tapi hanya sesekali saja. Agar burung memperoleh angin segar selain sangkarnya sendiri.

  1. Mengubah system esktra fooding

Jika merasa sudah memberikan tipe pakan seperti ini, namun burung murai batu belum menampakkan reaksinya untuk berubah, maka dapat ditambah lagi dosisnya. Misalnya jangkrik yang diberikan pada sore hari ditambahi lagi porsinya. Boleh juga divariasikan jenis pakan lain seperti ulat hongkong dan potongan cacing-cacing tanah.

  1. Pemberian multivitamin

Dan paling akhir yang tak boleh diabaikan yaitu pemberian multivitamin sebagai pendukung kekuatannya. Ini sudah menjadi bagian hukum alam, bahwa hewan yang dipelihara manusia pada umumnya ringkih. Tidak bisa tangguh seperti saat masih di alam bebas.

Demikian tadi penjelasan singkat mengenai penyebab dan cara mengatasi murai batu kurang ngotot. Dengan perhatian serta perawatan ekstra, maka keluhan ini bisa diatasi dengan baik. Terpenting selalu waspada. Hindari faktor pemicunya agar burung selalu dalam keadaan baik. 

Komentar ()

Urutkan:

Silakan masuk ke akun Anda untuk ikut berdiskusi dan menulis komentar.

Masuk ke Akun

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Artikel Terkait

Lihat Semua
Nova Ramadhani
3 tahun lalu • 2" baca

Memahami Kedalaman Makna Melalui Analisis Wacana Tekstual dan Kontekstual

Dunia linguistik dan studi sastra, analisis wacana tekstual dan kontekstual memainkan peran penting dalam memahami pesan-pesan yang terkandung dalam sebuah teks. Kedua pendekatan ini bekerja sama untuk menggali makna yang tersembunyi di balik kata-kata dan situasi yang dihadapi penulis. Melalui penerapan teknik-teknik analisis ini, kita dapat menemukan lapisan-lapisan makna yang dalam dan kompleks dari sebuah […]

0 0
Nova Ramadhani
3 tahun lalu • 2" baca

Kritikalitas Wacana Abad ke-21: Mengurai Kuasa dan Identitas

Analisis wacana kritis, sebuah alat penting dalam kerangka pemikiran kritis, telah menjadi kunci dalam memahami dinamika kuasa dan identitas dalam era globalisasi abad ke-21. Dalam konteks ini, kajian semacam ini menjadi semakin relevan karena pergeseran struktur sosial, politik, dan budaya yang meluas.             Analisis wacana kritis memberdayakan kita untuk melihat di balik kata-kata dan teks-teks […]

0 0
3 tahun lalu • 2" baca

Analisis Tekstual dan Kontekstual

Analisis wacana tekstual dan kontekstual adalah pendekatan dalam mempelajari teks yang melibatkan pemahaman terhadap makna yang terkandung dalam teks itu sendiri (wacana tekstual) dan pemahaman terhadap konteks sosial, budaya, dan historis di mana teks tersebut dihasilkan (konteksual). Dalam analisis wacana tekstual, fokusnya adalah pada struktur, gaya, dan penggunaan bahasa dalam teks. Ini melibatkan memeriksa elemen-elemen […]

0 0
Wiwid Anggriawan
3 tahun lalu • 5" baca

Dua Hal yang Bermakna

  DUA HAL YANG BERMAKNA Aku adalah aku, aku bukan dia dan dia bukan aku. Hehehhe… perkenalkan namaku adalah Wiwid Anggriawan. Aku lahir di salah satu kota di sebuah daerah istimewa di pantai selatan yang bernama Bantul sekitar 36 tahun yang lalu. Aku sedikit ingin bercerita tentang diriku yang mungkin sedikit “unik” dari dua hal […]

0 0
3 tahun lalu • 2" baca

Harmoni Keragaman: Kisah Persahabatan yang Saling Melengkapi

     Di sebuah kelas SD yang penuh tawa, terdapat kisah mengharukan tentang persahabatan yang tak tergoyahkan antara dua siswi, Aisyah dan Kirana. Perbedaan yang mencolok terletak pada kemampuan masing-masing. Aisyah mahir dalam bahasa Inggris, sedangkan Kirana memiliki kemampuan istimewa dalam menggambar dan kreativitas.      Dalam menjalani tugas-tugas sekolah, Aisyah dan Kirana menjadi teman […]

0 0

Aksesibilitas

Ukuran Teks

Warna & Kontras

Teks & Tipografi

Navigasi & Fokus

Bantuan Baca & Suara

Komentar

Buat Story Baru

Laporkan