Bergabung untuk menulis & berinteraksi

Tampilan

Papa China & Mama Jawa

30 Mar 2024 · 4" baca
WhatsApp Facebook Twitter

Perkenalkan nama saya Wu Yujia Cheisya Safitri. Saya terlahir dari keluarga  blasteran yakni China dan Indonesia. Papa saya berasal dari salah satu kota di china yakni liaoning.Liaoning (Hanzi sederhana: 辽宁; Hanzi tradisional: 遼寧; Pinyin: Liáoníng) adalah sebuah provinsi Republik Rakyat Tiongkok. Singkatannya adalah Liao (辽 pinyin: liáo). “Liao” adalah nama kuno untuk daerah ini, yang diadopsi Dinasti Liao (Kekaisaran Khitan) yang memerintah daerah ini antara 907 dan 1125. “Níng” berarti “kedamaian”. Nama-nama lama Liaoning antara lain adalah Fengtian (奉天 pinyin: Fèngtiān;) dan Shengjing (盛京 pinyin: Shèngjīng). Liaoning terletak pada bagian selatan Timur Laut Cina, bagian yang sering disebut Manchuria. Liaoning berbatsan dengan Sungai Kuning dan Teluk Bohai di selatan, Korea Utara di tenggara, provinsi Jilin di timur laut, provinsi Hebei di barat dan Mongolia Dalam di barat laut. Sungai Yalu menandai perbatasan antara Korea Utara dan provinsi Jilin dan Liaoning. Ia mengalir ke Teluk Korea antara Dandong (Liaoning) dan Shinŭiju (Korea Utara). Mama saya berasal dari jawa yakni campuran Banjarnegara dengan Klaten. Namun di dalam keluarga saya ada perbedaan dalam agama.Pada awalnya di tahun 2006 ada bencana gempa bumi yang mungkin bisa di bilang  cukup dahsyat. Saat itu papa saya adalah seorang dokter menjadi salah satu relawan yang di panggil oleh bupati klaten untuk membantu warga yang sedang membutuhkan perawatan medis. Dan pada saat itu papa saya di tempatkan di salah satu puskesmas di prambanan,kebetulan puskesmas tersebut dekat dengan rumah saya. Disitu keluarga mama saya awal bertemu dengan papa saya. Nah waktu itu nenek saya menyuruh mama saya untuk menikah dengan dokter tersebut yakni papa saya .Namun papa mama saya memiliki agama yang berbeda ,papa saya tidak memiliki agama tapi percaya adanya tuhan sedangkan mama saya islam. 

Dan dulu waktu saya kecil,saya  mengikuti keyakinan papa saya. Karena saya dulu tinggal di China saat itu. Di tahun 2010 mama saya memutuskan untuk balik ke Indonesia karena papa saya tidak ada kabar sama sekali. Setelah balik ke Indonesia agama mama saya terombang ambing.Mama saya dulu sering ke gereja dan mama saya juga dulu sering membaca injil dirumah. Dulu saya dan mama saya pernah mengkonsumsi makanan yang mengandung babi dan mungkin di dalam islam di haramkan,namun saya dulu tidak tahu makanan haram dan halal. Setelah tahu kalau babi itu  haram saya berhenti untuk tidak memakan babi dan saya baru tahu makanan halal dan haram di kelas 5 SD. Saya tahu haram halalnya makanan dari materi kelas 5 dan di jelaskan oleh guru agama saya pada saat itu.

Pada saat itu mama saya juga pernah meminta tolong kepada kakek saya untuk di baptis, kebetulan kakek saya adalah seorang pendeta di salah satu gereja Kristen yang ada di Klaten. Namun kakek saya meluruskan agama mama saya dan tidak meminta mama saya untuk di baptis lagi. Setelah mendengarkan nasihat nasihat dari kakek saya disitu mama saya kembali lagi di jalan yang benar dan di tahun 2022 mama saya memutuskan untuk beristiqomah dan memakai hijab walaupun masih tutup lepas hijab. Dan saya juga sekarang mengikuti agama mama saya yakni Islam.

SEDIKIT CERITA PADA SAAT SEKOLAH!!

Saya dulu waktu SD kelas 1-3 tidak memakai jilbab dan setelah naik ke kelas 4 saya memutuskan untuk memakai jilbab hingga lulus SMP. Tetapi setelah saya masuk ke SMK saya memutuskan untuk melepeas jilbab karena saya di jurusan perhotelan dan pada saat PKL tidak semua hotel menerima siswa berjilbab. Waktu pendaftaran saya juga di tanyain apakah siap melepaskan jilbab pada saat PKL?. Dan mama saya bilang mending lepas jilbab aja dari awal daripada harus lepas pakai jilbab. Suatu hari tiba lah dimana saya masuk sekolah. Dan saat jam solat saya ikut solat ke masjid,tetapi semua teman teman saya kaget “loh kok koe solat chei? Kan koe Kristen?” terus saya jawablah“ lah aku islam,sek ngomong Kristen sopo?”. Semua orang bilang bahwa saya Kristen karena muka saya yang katanya kristenable dan saya juga tidak memakai jilbab. Tapi saya heran kenapa temen saya muslim yang tidak memakai hijab pernah di bully oleh salah satu guru di SMK? Dan sedangkan saya tidak pernah sama sekali padahal saya juga setiap ke masjid untuk solat pasti bertemu dengan guru tersebut. Namun saya bersyukur tidak mendapat bullyan dari guru tersebut.

 

SEKIAN CERITA DARI SAYA TERIMA KASIH!

 

Komentar ()

Urutkan:

Silakan masuk ke akun Anda untuk ikut berdiskusi dan menulis komentar.

Masuk ke Akun

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Artikel Terkait

Lihat Semua
Nova Ramadhani
3 tahun lalu • 2" baca

Memahami Kedalaman Makna Melalui Analisis Wacana Tekstual dan Kontekstual

Dunia linguistik dan studi sastra, analisis wacana tekstual dan kontekstual memainkan peran penting dalam memahami pesan-pesan yang terkandung dalam sebuah teks. Kedua pendekatan ini bekerja sama untuk menggali makna yang tersembunyi di balik kata-kata dan situasi yang dihadapi penulis. Melalui penerapan teknik-teknik analisis ini, kita dapat menemukan lapisan-lapisan makna yang dalam dan kompleks dari sebuah […]

0 0
Nova Ramadhani
3 tahun lalu • 2" baca

Kritikalitas Wacana Abad ke-21: Mengurai Kuasa dan Identitas

Analisis wacana kritis, sebuah alat penting dalam kerangka pemikiran kritis, telah menjadi kunci dalam memahami dinamika kuasa dan identitas dalam era globalisasi abad ke-21. Dalam konteks ini, kajian semacam ini menjadi semakin relevan karena pergeseran struktur sosial, politik, dan budaya yang meluas.             Analisis wacana kritis memberdayakan kita untuk melihat di balik kata-kata dan teks-teks […]

0 0
3 tahun lalu • 2" baca

Analisis Tekstual dan Kontekstual

Analisis wacana tekstual dan kontekstual adalah pendekatan dalam mempelajari teks yang melibatkan pemahaman terhadap makna yang terkandung dalam teks itu sendiri (wacana tekstual) dan pemahaman terhadap konteks sosial, budaya, dan historis di mana teks tersebut dihasilkan (konteksual). Dalam analisis wacana tekstual, fokusnya adalah pada struktur, gaya, dan penggunaan bahasa dalam teks. Ini melibatkan memeriksa elemen-elemen […]

0 0
Wiwid Anggriawan
3 tahun lalu • 5" baca

Dua Hal yang Bermakna

  DUA HAL YANG BERMAKNA Aku adalah aku, aku bukan dia dan dia bukan aku. Hehehhe… perkenalkan namaku adalah Wiwid Anggriawan. Aku lahir di salah satu kota di sebuah daerah istimewa di pantai selatan yang bernama Bantul sekitar 36 tahun yang lalu. Aku sedikit ingin bercerita tentang diriku yang mungkin sedikit “unik” dari dua hal […]

0 0
3 tahun lalu • 2" baca

Harmoni Keragaman: Kisah Persahabatan yang Saling Melengkapi

     Di sebuah kelas SD yang penuh tawa, terdapat kisah mengharukan tentang persahabatan yang tak tergoyahkan antara dua siswi, Aisyah dan Kirana. Perbedaan yang mencolok terletak pada kemampuan masing-masing. Aisyah mahir dalam bahasa Inggris, sedangkan Kirana memiliki kemampuan istimewa dalam menggambar dan kreativitas.      Dalam menjalani tugas-tugas sekolah, Aisyah dan Kirana menjadi teman […]

0 0

Aksesibilitas

Ukuran Teks

Warna & Kontras

Teks & Tipografi

Navigasi & Fokus

Bantuan Baca & Suara

Komentar

Buat Story Baru

Laporkan