Bergabung untuk menulis & berinteraksi

Tampilan

Mengantarkan Temanku ke Gereja

01 Apr 2023 · 2" baca
WhatsApp Facebook Twitter

Saya muslim, tapi saya tidak menolak ketika temanku minta diantar ke gereja.

Perkenalkan nama saya Diandra Wahyu Satria. Saya anak pertama dari dua bersaudar. Saat ini usiaku 17 tahun. Saya pelajar kelas 10 jurusan Otomotif di SMKN 3 SUKOHARJO.

Di sini saya akan menceritakan kisah tentang toleransi. Menurut saya, toleransi itu sangat penting untuk kehidupan sehari-hari walaupun kita berbeda agama, suku, maupun ras. Dan menolong orang itu wajib bagi kita karena manusia juga makhluk sosial.

Cerita saya berawal pada hari Minggu pagi. Saat itu, saya yang masih bersantai di rumah tiba-tiba menerima pesan di WhatsApp. Pesan itu dari teman saya yang minta diantarkan ke gereja untuk melakukan ibadah Minggu pagi.

Saya sebenarnya beragama Islam. Teman saya juga tahu bahwa saya muslim. Tapi, dia tidak segan meminta tolong padaku karena kami berdua berteman baik. Kami saling menolong di bidang apa pun.

Kemudian pada saat itu juga saya bergegas menghampiri teman saya yang akan saya antarkan ke gereja. Untuk melakukan ibadah pada hari Minggu pagi tersebut, sebenarnya saya malas mengantarkan.

Tetapi karena saya tahu kalau teman saya butuh diantarkan untuk ibadah Minggu pagi tersebut, maka saya siap untuk mengantarkan. Itu karena kita harus menanamkan sikap toleransi dimanapun kita berada.

Saya mengantarkan teman saya ke gereja menggunakan sepeda motor pada saat jam 9 pagi kemudian saya menunggu teman saya sampai ibadahnya selesai.

Mulai saat itu saya menyadari bahwa kita manusia makhluk sosial yang saling membutuhkan pertolongan dari orang lain dan tidak bisa hidup sendiri. Saya mulai banyak menanamkan toleransi mulai dari teman-teman saya sendiri maupun orang yang tidak saya kenal.

Oleh sebab itu kita manusia harus menanamkan toleransi sejak dini walaupun kita sesama manusia berbeda agama, suku, maupun ras kita harus saling berbagi,dan tolong menolong karena kita manusia pasti akan membutuhkan pertolongan dan kita juga harus mengajarkan sikap-sikap toleransi itu ke teman-teman maupun ke keluarga atau saudara kita sendiri dari orang lain.

Hikmah dari kejadian toleransi tersebut kita bisa memupuk persaudaraan sesama teman atau orang yang tidak dikenal bisa menjadi kenal. Akibat sikap saling menghargai dan bekerjasama yang terjalin dengan baik, maka rasa persaudaraan antar sesama teman kian kuat, meski punya latar belakang yang berbeda-beda.

Komentar ()

Urutkan:

Silakan masuk ke akun Anda untuk ikut berdiskusi dan menulis komentar.

Masuk ke Akun

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Artikel Terkait

Lihat Semua
Nova Ramadhani
3 tahun lalu • 2" baca

Memahami Kedalaman Makna Melalui Analisis Wacana Tekstual dan Kontekstual

Dunia linguistik dan studi sastra, analisis wacana tekstual dan kontekstual memainkan peran penting dalam memahami pesan-pesan yang terkandung dalam sebuah teks. Kedua pendekatan ini bekerja sama untuk menggali makna yang tersembunyi di balik kata-kata dan situasi yang dihadapi penulis. Melalui penerapan teknik-teknik analisis ini, kita dapat menemukan lapisan-lapisan makna yang dalam dan kompleks dari sebuah […]

0 0
Nova Ramadhani
3 tahun lalu • 2" baca

Kritikalitas Wacana Abad ke-21: Mengurai Kuasa dan Identitas

Analisis wacana kritis, sebuah alat penting dalam kerangka pemikiran kritis, telah menjadi kunci dalam memahami dinamika kuasa dan identitas dalam era globalisasi abad ke-21. Dalam konteks ini, kajian semacam ini menjadi semakin relevan karena pergeseran struktur sosial, politik, dan budaya yang meluas.             Analisis wacana kritis memberdayakan kita untuk melihat di balik kata-kata dan teks-teks […]

0 0
3 tahun lalu • 2" baca

Analisis Tekstual dan Kontekstual

Analisis wacana tekstual dan kontekstual adalah pendekatan dalam mempelajari teks yang melibatkan pemahaman terhadap makna yang terkandung dalam teks itu sendiri (wacana tekstual) dan pemahaman terhadap konteks sosial, budaya, dan historis di mana teks tersebut dihasilkan (konteksual). Dalam analisis wacana tekstual, fokusnya adalah pada struktur, gaya, dan penggunaan bahasa dalam teks. Ini melibatkan memeriksa elemen-elemen […]

0 0
Wiwid Anggriawan
3 tahun lalu • 5" baca

Dua Hal yang Bermakna

  DUA HAL YANG BERMAKNA Aku adalah aku, aku bukan dia dan dia bukan aku. Hehehhe… perkenalkan namaku adalah Wiwid Anggriawan. Aku lahir di salah satu kota di sebuah daerah istimewa di pantai selatan yang bernama Bantul sekitar 36 tahun yang lalu. Aku sedikit ingin bercerita tentang diriku yang mungkin sedikit “unik” dari dua hal […]

0 0
3 tahun lalu • 2" baca

Harmoni Keragaman: Kisah Persahabatan yang Saling Melengkapi

     Di sebuah kelas SD yang penuh tawa, terdapat kisah mengharukan tentang persahabatan yang tak tergoyahkan antara dua siswi, Aisyah dan Kirana. Perbedaan yang mencolok terletak pada kemampuan masing-masing. Aisyah mahir dalam bahasa Inggris, sedangkan Kirana memiliki kemampuan istimewa dalam menggambar dan kreativitas.      Dalam menjalani tugas-tugas sekolah, Aisyah dan Kirana menjadi teman […]

0 0

Aksesibilitas

Ukuran Teks

Warna & Kontras

Teks & Tipografi

Navigasi & Fokus

Bantuan Baca & Suara

Komentar

Buat Story Baru

Laporkan