Bergabung untuk menulis & berinteraksi

Tampilan

Mendekati Lebaran,Komunitas Turun Tangan Bali  Berbagi 

HERDIAN ARMANDHANI
17 Mei 2020 · 4" baca
WhatsApp Facebook Twitter

 Denpasar (Bali) — Hari Raya Idul Fitri tinggal menunggu hitungan hari. Ibadah puasa Bulan suci Ramadhan di tahun 2020 akan menjadi sebuah catatan sejarah Umat muslim diseluruh dunia.  Dikarenakan Umat muslim harus menjalankan ibadah puasa ditengah wabah epidemi covid-19 yang  terus memakan korban jiwa. Tak terhitung sudah masyarakat kita yang sudah tidak mendapatkan upah kerja dan terpaksa dirumahkan akibat perusahaan tidak mampu membayar kewajibannya. Bagi sejumlah Panti Asuhan adanya donasi dari para dermawan merupakan denyut nadi kehidupan. Dampak.wabah covid-19 membuat para  dermawan yang rutin memberikan donasi ke Panti Asuhan menjadi berkurang. Bahkan bisa dikatakan hampir tidak ada donasi sama sekali. Kepedulian inilah yang harus dibangun oleh masyarakat untuk kembali bahu-membahu membantu mereka yang butuh uluran tangan.
 
Menyadari dampak covid-19 yang menghantam seluruh lapisan masyarakat terutama bantuan bagi Panti Asuhan yang membutuhkan uluran tangan  untuk terus menghidupi sejumlah anak-anak kurang beruntung.
 
Pada hari Ahad (17/5/2020) pukul 16.00 wita s.d selesai ,Komunitas Turun Tangan Regional Bali bersama para relawan melakukan aksi pengabdian masyarakat berupa pemberian bantuan untuk Yayasan Pelangi Anak Negeri. Yayasan Pelangi Anak Negeri yang  berlokasi di Jalan Pulau Saleus II Gang Pudak Dalam No 9 Sesetan Denpasar merupakan panti asuhan yang menampung 50 anak yatim piatu dan kurang mampu dari berbagai daerah di Bali. Anak-anak yang tinggal disana berusia 6 bulan hingga remaja. 
 
 Dalam kesempatan ini Komunitas Turun Tangan Regional Bali mengumpulkan donasi dari para dermawan sejumlah Rp 8.250.000. Donasi kemudian dibelikan beras, popok bayi,perlengkapan baju bayi, daging beku siap saji,susu,biskuit dan mainan anak. Selain itu juga Komunitas Turun Tangan Bali menyalurkan dana Rp 1.000.000 untuk membantu pembelian pulsa listrik, 100 buah masker kain, dan 50 paket buku edukasi mengenal virus covid-19 dari Bali Institute.
 
Komunitas Turun Tangan Bali dan para relawan disambut hangat oleh pihak Yayasan Pelangi Anak Negeri. Dikarenakan  adanya larangan untuk berkunjung dan pembatasan jumlah kunjungan ke Yayasan Pelangi Anak Negeri dari Departemen Sosial terkait wabah covid-19 maka agenda ramah tamah dengan perwakilan pihak Panti hanya dilakukan secara simbolisasi. Pihak Panti yang diwakili Ibu Ratna sangat bersyukur ada pihak yang masih peduli terhadap nasib anak-anak kurang beruntung ditengah pandemi
 
“Saya ucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan. Mohon maaf karena adanya larangan berkunjung maka hanya diwakilkan dari pihak yayasan. Semoga Allah swt membalas kebaikan adik-adik sekalian dan dilancarkan segala urusannya” tuturnya.
 
Ditemui ditempat terpisah Ketua Kegiatan Charity yaitu Ni Putu Novi Asstini atau akrab disapa Novi mengaku kegiatan yang dilakukan komunitasnya adalah kegiatan sosial lanjutan setelah sebelumnya mengadakan kegiatan sosial pembagian sembako untuk para pekerja pariwisata yang dirumahkan ataupun di-PHK di Bali.
 
Novi berharap melalui bantuan yang diberikan Komunitas Turun Tangan Regional Bali dapat meringankan beban pengurus Panti Asuhan
 
” Semoga bantuan ini bermanfaat dan tetep semangat bagi adik-adik yang tinggal di Panti Asuhan walaupun dalam situasi seperti ini” tuturnya.
 
Uniknya dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini ada relawan Asal Inggris yang berpartisipasi dan turut menggalang dana bagi Panti Asuhan. Ia pun menitipkan pesan bagi adik-adik penghuni panti yang diterjemahkan oleh Komunitas  relawan Turun Tangan Regional Bali
 
“Saya besar di lingkungan panti sosial yang sama seperti kalian saat di negara saya. Kalian harus bisa menjaga satu sama lain dan bisa terus semangat menjalani kehidupan. Jangan pantang menyerah dengan keadaan” pesan wanita yang aktif mengajar sebagai pelatih scuba diving disalah satu perusahaan di Bali.
 
Sementara itu Koordinator Turun Tangan Bali yaitu Deviana Safitry merespon positif kegiatan yang digagas tim divisi perencanaan dalam kegiatan sosial yang berdekatan dengan momen lebaran
 
“Senang pastinya bisa berbagi bareng dengan mereka yang membutuhkan. Semoga sedikit dari yang kita kasih bisa bermanfaat untuk mereka” ungkap wanita yang berprofesi sebagai Guru Bahasa Inggris disalah satu Madrasah Aliyah di Denpasar.
 
Turun tangan merupakan yayasan non profit yang secara khusus bergerak pada bidang pendidikan politik, sosial kemanusiaan, kesehatan dan lingkungan. Saat ini
Komunitas Turun Tangan Regional Bali memiliki 40 anggota aktif yang kebanyakan merupakan generasi Millenial.
 
Kegiatan selanjutnya Komunitas Turun Tangan Bali adalah Sharing Online#3 yang akan dilaksanakan di grup whatsapp pada hari Rabu (20/5/2020) dengan Tema “Apa Kabar Pendidikan di Era New Formal” dengan pembicara Jentina Yulyanti (Edupreneur). HAD

Komentar ()

Urutkan:

Silakan masuk ke akun Anda untuk ikut berdiskusi dan menulis komentar.

Masuk ke Akun

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Artikel Terkait

Lihat Semua
Nova Ramadhani
3 tahun lalu • 2" baca

Memahami Kedalaman Makna Melalui Analisis Wacana Tekstual dan Kontekstual

Dunia linguistik dan studi sastra, analisis wacana tekstual dan kontekstual memainkan peran penting dalam memahami pesan-pesan yang terkandung dalam sebuah teks. Kedua pendekatan ini bekerja sama untuk menggali makna yang tersembunyi di balik kata-kata dan situasi yang dihadapi penulis. Melalui penerapan teknik-teknik analisis ini, kita dapat menemukan lapisan-lapisan makna yang dalam dan kompleks dari sebuah […]

0 0
Nova Ramadhani
3 tahun lalu • 2" baca

Kritikalitas Wacana Abad ke-21: Mengurai Kuasa dan Identitas

Analisis wacana kritis, sebuah alat penting dalam kerangka pemikiran kritis, telah menjadi kunci dalam memahami dinamika kuasa dan identitas dalam era globalisasi abad ke-21. Dalam konteks ini, kajian semacam ini menjadi semakin relevan karena pergeseran struktur sosial, politik, dan budaya yang meluas.             Analisis wacana kritis memberdayakan kita untuk melihat di balik kata-kata dan teks-teks […]

0 0
3 tahun lalu • 2" baca

Analisis Tekstual dan Kontekstual

Analisis wacana tekstual dan kontekstual adalah pendekatan dalam mempelajari teks yang melibatkan pemahaman terhadap makna yang terkandung dalam teks itu sendiri (wacana tekstual) dan pemahaman terhadap konteks sosial, budaya, dan historis di mana teks tersebut dihasilkan (konteksual). Dalam analisis wacana tekstual, fokusnya adalah pada struktur, gaya, dan penggunaan bahasa dalam teks. Ini melibatkan memeriksa elemen-elemen […]

0 0
Wiwid Anggriawan
3 tahun lalu • 5" baca

Dua Hal yang Bermakna

  DUA HAL YANG BERMAKNA Aku adalah aku, aku bukan dia dan dia bukan aku. Hehehhe… perkenalkan namaku adalah Wiwid Anggriawan. Aku lahir di salah satu kota di sebuah daerah istimewa di pantai selatan yang bernama Bantul sekitar 36 tahun yang lalu. Aku sedikit ingin bercerita tentang diriku yang mungkin sedikit “unik” dari dua hal […]

0 0
3 tahun lalu • 2" baca

Harmoni Keragaman: Kisah Persahabatan yang Saling Melengkapi

     Di sebuah kelas SD yang penuh tawa, terdapat kisah mengharukan tentang persahabatan yang tak tergoyahkan antara dua siswi, Aisyah dan Kirana. Perbedaan yang mencolok terletak pada kemampuan masing-masing. Aisyah mahir dalam bahasa Inggris, sedangkan Kirana memiliki kemampuan istimewa dalam menggambar dan kreativitas.      Dalam menjalani tugas-tugas sekolah, Aisyah dan Kirana menjadi teman […]

0 0

Aksesibilitas

Ukuran Teks

Warna & Kontras

Teks & Tipografi

Navigasi & Fokus

Bantuan Baca & Suara

Komentar

Buat Story Baru

Laporkan