Bergabung untuk menulis & berinteraksi

Tampilan

Ajak Masyarakat untuk Tidak Mengonsumsi Daging Hiu, WWF Bali Adakan Talk Show Cerita Konservasi

HERDIAN ARMANDHANI
03 Feb 2019 · 3" baca
WhatsApp Facebook Twitter

Normal
0

false
false
false

EN-US
X-NONE
X-NONE

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
mso-para-margin-top:0in;
mso-para-margin-right:0in;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0in;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;
mso-fareast-theme-font:minor-fareast;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}

Mangupura (Bali) – Hidangan olahan daging Hiu bagi sebagian masyarakat Tionghoa yang merayakan Imlek menjadi hidangan special untuk disuguhkan saat perayaan Tahun Baru China. Menyantap ikan hiu utamanya bagian sirip dianggap dapat membuat vitalitas tubuh bertambah dan membuat awet muda. Saat ini Hiu merupakan salah satu speies fauna  yang masuk dalam kategori terancam hingga mendekati kepunahan. Berbeda dengan kebanyakan ikan lainnya dalam hal berkembang biak. Hiu dapat  lima hingga sepuluh anak dalam rentang waktu tiga tahun. Faktanya mengkonumsi olahan daging ikan Hiu sangat tidak dianjurkan. Sebabnya daging ikan hiu diketahui mengandung kandungan merkuri tinggi.

Sebagai bentuk Edukasi ke Masyarakat luas, organisasi World Wide Fund for Nature (WWF) menggandeng komunitas #SOSharks, komunitas Marine Debries & Marine Debris Guard UNUD, dan komunitas Earth Hour Denpasar mengadakan  Talk Show Cerita Konservasi. Kegiatan Talk Show Cerita Konservasi ini diadakan pada hari Sabtu (2/2/2019) di Fountain Stage, Beach Walk Shopping Centre Jalan Raya Pantai Kuta, Badung dari pukul 15.00 s.d 20.00 wita. Beberapa pembicara dihadirkan dalam agenda Talk Show kali ini diantaranya Riyanni Djangkaru (Komunitas Savesharks Indonesia0, Ranny R Yuneni ( Sharks Conservation Officer, WWF Indonesia), Dominique Diyose (Mother, Model Enviromentalist), dan Flora Christin (Indonesia Female Competitive Longboard Surfer).

Cerita Konservasi kali ini mengangkat Tema “ Hiu Di Laut, Bukan Di Menu” dengan kampanye disocial media #ImlekBebasHiu. Berbagai komunitas anak muda nampak hadir dalam agenda Talk Show Cerita Konservasi seperti dari BPSPL Denpasar, Komunitas Bring Your Tumbler, Himasila FKP UNUD, Himmaspera FKP UNUD,UKM Wushu Udayana, Mahasiswa Universitas udayana, Mahasiswa Universitas Marmadewa, dan para pegiat lingkungan.

Menurut Riyani Djangkaru, mantan Host acara petualangan di salah satu stasiun televisi swasta Indonesia ini mengungkapkan bahwa untuk konservasi ikan hiu agar tidak disantap merupakan tanggung jawab  bersama. Bukan hanya dirinya sebagai seorang jurnalis, namun seluruh masyarakat Indonesia perlu dilibatkan.

“Peran serta untuk melestarikan keberadaan hiu  merupakan kesadaran kolektif  dan pemerintah perlu gencar mengedukasi masyarakat melalui undang-undang” ungkapnya

Beda cerita  dengan Flora yang seorang atlet Surfing.  Sebagai seorang professional Surfer, ia berujar bahwa  ikan hiu  bukanlah ancaman baginya.

“Hiu jahat hanya ada di film-film saja, hiu tidak makan daging manusia melainkan hanya memakan ikan-ikan kecil” pungkasnya.

Flora mengedukasi masyarakat agar tidak mengkonsumsi hiu  melalui social media.Social media dianggap cara yang cepat untuk membuat masyarakat lebih sadar untuk tidak menagkap hiu untuk santapan.

Sementara itu Rani sebagai peneliti Hiu, membuat simulasi segitiga permintaan pasaryang terdiri dari nelayan, pengepul ikan, chef dan terakhir konsumen. Segitiga ini menjelaskan bahwa untuk menghentikan konsumsi ikan hiu dimulai dari konsumen.

“Jika nggak ada permintaan dari konsumen untuk menyantap olahan ikan hiu, hiu tidak akan ditangkap .No demans, No Supply” tegasnya.

Sedangkan Dominique Diyose yang seorang keturuna Tionghoa mengaku tidak pernah mengkonsumsi olahan daging Hiu. Ia bertutur bahwa menyantap daging hiu hanya dilakukan keluarga Tionghoa yang berkantong tebal.

“ Saat merayakan Imlek, kami tidak mengkonsumsi daging ikan hiu karena harganya yang mahal dan hanya kalangan berada saja yang bisa menyantap. Kebetulan saya bukan tergolong keluarga yang berada” pungkasnya secara jujur.

Talk Show Cerita Konservasi pun diramaikan dengan demo masak menu ramah lingkungan dari Chef Arbi, Lukis Wajah Senyum Hiu,  Lomba Gambar Hiu Bebas di Lautan, dan Pameran foto potret Hiu di Indonesia.

 

Komentar ()

Urutkan:

Silakan masuk ke akun Anda untuk ikut berdiskusi dan menulis komentar.

Masuk ke Akun

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Artikel Terkait

Lihat Semua
5 tahun lalu • 4" baca

Bahaya Mengkonsumsi Obat Terlalu Banyak

Konsumsi obat memang diperlukan untuk menyembuhkan penyakit yang ada didalam diri kita. Namun tahukah anda bahwa konsumsi obat yang berlebihan bukan hal yang baik bagi kesehatan tubuh. Obat yang seharusnya menjadi perantara penyembuhan justru dapat berbalik menjadi racun bagi tubuh saat obat dikonsumsi secara berlebihan. Konsumsi yang berkepanjangan selama bertahun tahun dapat menghadirkan penyakit penyakit […]

0 0
Muamar Khadapi
5 tahun lalu • 3" baca

Treating Acne at Home: Save Your Money!

Is acne your problem? You do not have to consider it as a problem. There are more things to prioritize and not letting that acne bother you that much for it would not help at all.    Well, another point we have to consider is how to treat acne.    With the treatment, money matters. […]

0 0
5 tahun lalu • 4" baca

Pengobatan Ala Islam di RS Medical Hacking

Pengobatan sebetulnya adalah sebuah kebudayaan atau tradisi untuk menyelamatkan diri dari penyakit yang sedang menyerang. Pengobatan ini tidak hanya dipengaruhi oleh ilmu pengetahuan semata, namun juga dipengaruhi oleh keyakinan, kepercayaan, lingkungan, dan kebiasaan. Maka kita akan menemukan pengobatan ala China yang menggunakan berbagai metode sesuai dengan tradisi China, atau pengobatan ala Islam yang menggunakan berbagai […]

0 0
Zamhari S, Kom. I
5 tahun lalu • 3" baca

Cara Mengobati Katarak dengan Daun Sirsak

Katarak menjadi salah satu penyakit mata yang mungkin terjadi di pada setiap orang. Tidak hanya orang tua, katarak bisa juga terjadi pada anak muda, beberapa kasus bahkan terjadi pada bayi. Ada cara mengobati katarak dengan daun sirsak yang bisa Anda coba. Ada beberapa tanda seseorang mengalami katarak, misalnya mengalami penurunan dalam fungsi penglihatan, timbulnya lapisan […]

0 0
Candra Bi
5 tahun lalu • 4" baca

Karihome Susu Kambing Formula Untuk Anak Pertama di Indonesia

Karihome, produk susu kambing formula untuk anak pertama di Indonesia resmi diluncurkan pada Sabtu, 18 Desember 2021. Di tengah suasana pandemi, acara peluncuran dilakukan secara virtual dan diikuti oleh ibu-ibu dari rumah saja. Meski demikian, acara tersebut dikemas dengan menarik dan edukatif dengan menghadirkan para narasumber dari dalam dan luar negeri. Karihome adalah merek keluaran […]

0 0

Aksesibilitas

Ukuran Teks

Warna & Kontras

Teks & Tipografi

Navigasi & Fokus

Bantuan Baca & Suara

Komentar

Buat Story Baru

Laporkan