Bergabung untuk menulis & berinteraksi

Tampilan

Teater Hukuman Mati

ichwan prasetyo
29 Jul 2016 · 3" baca
WhatsApp Facebook Twitter

Tiga hari terakhir secara acak saya mengamati–tidak dengan metode khusus yang ilmiah dan bisa dipertanggungjawabkan–cara media massa, elektronik dan online, memberitakan eksekusi hukuman mati terhadap sejumlah narapidana kasus narkoba.
Saya menangkap semacam ada selebrasi, perayaan, untuk hukuman tersebut. Kalau mau ditarik lebih jauh ke belakang, “perayaan” itu dimulai ketika Kejaksaan Agung mengumumkan rencana pelaksanaan eksekusi hukuman mati.
Perayaan menjadi kian intensif ketika nama-nama narapidana yang akan dieksekusi mati diumumkan. Yang jamak terjadi adalah segala sisi kemanusiaan si terpidana mati itu diungkap: siapa dia, apa kasusnya, siapa keluarganya, dan yang jamak pula adalah menggali bagaimana “perasaan” keluarga si terpidana mati itu.
Kian mendekati hati H jam J pelaksanaan eksekusi hukuman mati, media-media massa–utamanya televisi dan media online–kian intensif memberitakan. Ada semacam selebrasi terhadap hukuman mati iti.
Di televisi dan media online, “breaking news” menjadi sangat intensif.
Mobil ambulans yang menyeberang dari Cilacap ke Pulau Nusakambangan saka bisa menjadi bahan “breaking news”. Kedatangan keluarga terpidana mati jamak jadi semacam “teater kemanusiaan”. Kerangka berberita dan ber-breaking newsm yang saya tangkap mirip dengan “selebrasi bencana” yang mengedepankan “jurnalisme perasaan”. Mirip sekali.
Dari sisi teori jurnalisme yang saya pelajari sampai kini yang namanya urusan manusia memang selalu menarik, apalagi urusan nyawa manusia. Dalam konteks eksekusi hukuman mati, sisi paling menarik adalah: negara menentukan saat manusia–terpidana mati–harus mengakhiri hidup, negara menentukan cara mati, negara menentukan tempat mati.
Persoalan yang mengganggu pikiran saya adalah apa kerangka aksi “breaking news” yang intensif itu. Saya tak menemukan sebuah kerangka aksi, sebuah filsafat praksis, sehingga saya bisa “menikmati breaking news”yang bertubi-tubi dihadirkan dalam ruang kesadaran saya ketika saya menyetel televisi atau membuka media online.
Apakah selebrasi hukuman mati itu dalam kerangka praksis menuntut negara menghilangkan hukuman mati dari konstitusi kita? Apakah selebrasi hukuman mati itu dalam kerangka mempertajam efek hukuman mati sehingga menimbulkan efek jera sehingga tak akan ada lagi orang berbuat kriminalitas sebagaimana para terhukum mati itu?
Sampai saat tulisan ini saya unggah, saya tak menemukan setidaknya dua arus besar kerangka aksi penyelenggaraan “breaking news” selebrasi hukuman mati itu. Dalam pemaknaan saya–yang mungkin sangat dangkal–selebrasi hukuman mati oleh banyak media massa kita itu hanya sekadar kehebohan yang banal dan latah sebagaimana kehebohan ketika seorang selebritas ketahuan selingkuh dengan seorang politikus.
Sungguh, dengan realitas demikian, saya cuma mengharapkan dua berita agar eksekusi hukuman mati tak jadi selebrasi nirmakna. Dua berita itu adalah (1). Pengumuman siapa saja terpidana yang dihukum mati dan hendak dieksekusi; dan (2). Pengumuman eksekusi mati telah dilaksanakan pada hari H jam J. Itu saja.
Diskursus tentang penghilangan hukuman mati jamaknya langsung menghilang setelah selebrasi hukuman mati berlangsung, padahal ini penting dijaga intensitasnya demi meningkatkan kualitas kebermanusiaan kita: masih layakkah hukuman mati itu?

Komentar ()

Urutkan:

Silakan masuk ke akun Anda untuk ikut berdiskusi dan menulis komentar.

Masuk ke Akun

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Artikel Terkait

Lihat Semua
4 months lalu • 2" baca

Magang di BPK DIY, Mahasiswa Ilmu Sejarah UNS Belajar Tari dan Gamelan

JOGJA — Mahasiswa Program Studi Ilmu Sejarah, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, yang tergabung dalam kegiatan magang sekaligus rekognisi KKN di Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), berpartisipasi aktif dalam penyelenggaraan pelatihan kesenian tradisional di kawasan Dalem Jayadipuran.   Pelatihan yang berlangsung selama empat minggu ini meliputi seni tari, karawitan […]

0 0
Candra Bi
6 years lalu • 3" baca

Cara Membeli Kaki Palsu Untuk Anda Yang Tinggal Di Daerah

Seorang yang kehilangan kaki berawal dari bermacam wilayah di Indonesia terhitung pasien kaki palsu di daerah terpencil atau pun pinggir kota. Penjual kaki palsu di mempunyai tujuan untuk mempermudah pasien di wilayah itu untuk memperoleh kaki palsu yang terbaik. Sebagai penjual kaki palsu di indinesia,  Kurnia Putra Ortopedi layani pemesanan pasien di semua teritori di […]

0 0
Denis Listiadi
6 years lalu • 3" baca

Cara Download Video TikTok Tanpa Watermark

Langsung saja, TikTok adalah aplikasi berbagi video yang sedang trending di era saat ini. Itulah sebabnya banyak orang membagikan video TikTok yang lucu dan informatif melalui WhatsApp atau platform lainnya. Namun, sebagian besar TikTok menerapkan watermark setiap kali video pengguna dibagikan. Jika Anda mencoba untuk membagikan atau memposting ulang video dari TikTok, Anda akan melihat […]

0 0
Bunga Dessyta Prameswari
6 years lalu • 4" baca

HUT Ke-75 RI Saat Covid 19 Terkait Teori Etika dan Islam

Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-75 pada 17 Agustus 2020 akan sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Kini Indonesia tengah berjuang untuk melawan pandemi Covid 19 yang sampai saat ini masih mewabah. Upacara kemerdekaan yang biasanya dilakukan di Istana Merdeka dengan penuh kemeriahan, namun sekarang dilakukan secara terbatas dan online.             Perbedaan yang akan terjadi pada […]

0 0
fernando
6 years lalu • 3" baca

6 Tips Agar Belajar Online Semakin Lebih Optimal Bagi Anda

Merangkum dari halaman resmi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI Berbagi, 6 tips ini adalah:  1. Motivasi diri  Buat motivasi untuk belajar dengan cara-cara berikut: Buat perjanjian dengan diri sendiri jika Anda hanya dapat melakukan kegiatan favorit Anda (seperti menonton atau bermain game) setelah semua target pembelajaran telah tercapai. Tulis dan tampilkan ungkapan motivasi favorit Anda […]

0 0

Aksesibilitas

Ukuran Teks

Warna & Kontras

Teks & Tipografi

Navigasi & Fokus

Bantuan Baca & Suara

Komentar

Buat Story Baru

Laporkan