Bergabung untuk menulis & berinteraksi

Tampilan

Peran Lembaga Bahasa dalam Istilah Unik Ditengah-tengah Hiruk Pikuk Covid-19

Felix Ekaristianto
02 Apr 2020 · 4" baca
WhatsApp Facebook Twitter

Baru-baru ini masyarakat Indonesia digemparkan dengan adanya wabah yang melanda bumi pertiwi. Wabah tersebut merupakan virus mematikan yang diberi nama Covid-19. Konon kabarnya virus ini menyebar di Kota Wuhan, Tiongkok. Seketika kota Wuhan telah melakukan lockdown untuk mengantisipasi menyebarnya virus tersebut. Tak lama kemudian, beberapa Negara yang terpapar virus tersebut ikut serta melakukan lockdown. Imbasnya masyarakat pun memiliki inisiatif untuk membeli barang-barang pokok dalam skala besar yang biasa disebut dengan panic buying. Akibat panic buying oleh sejumlah Negara yang terdampak virus, kegiatan tersebut juga mempengaruhi kondisi masyarakat Indonesia akan hal itu. Akibatnya, selain barang pokok yang dibeli, masker dan hand sanitizer ludes seketika di pasaran retail, grosir, maupun pasar modern. Alhasil pasar kelabakan memenuhi kebutuhan utama publik untuk saat ini. Bahkan terdapat oknum yang mengambil kesempatan untuk menimbun barang-barang tersebut. Tidak sedikit dari mereka menjual kembali barang-barang tersebut dengan harga fantastis. Berbagai langkah diambil oleh pemerintah guna menekan kegiatan menimbun kebutuhan tersebut yang semakin langka. Tak hanya itu, pemerintah juga mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang terdengar asing ditelinga masyarakat Indonesia. Kebijakan tersebut misalnya seperti work from home dan physical distancing. Work from home merupakan kebijakan pemerintah guna menghimbau warga Indonesia yang bekerja dapat melakukan aktivitas pekerjaanya di rumah masing-masing. Begitu pula dengan physical distancing yaitu pembatasan fisik guna menghindari penyebaran virus covid-19, karena virus tersebut dapat menyebar melalui kontak fisik.

Istilah-istilah asing tersebut seketika menjadi familiar dikalangan masyarakat Indonesia. Akan tetapi, beberapa kalangan masyarakat belum paham mengenai makna yang tersemat dalam istilah tersebut. Alhasil Badan Bahasa dibawah Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan memberikan padanan istilah tersebut dalam bahasa Indonesia. Adapun beberapa padanan-padanan tersebut terdengar sesuai dan sedikit terdengar aneh dikalangan masyarakat Indonesia. Bagaimana bisa istilah-istilah asing tersebut dapat diterjemahkan sedemikian rupa, meskipun tidak ada aturan yang pasti atau hukum yang mengatur akan hal itu. Pada awalnya, bahasa timbul karena konvensi bersama. Misalnya, tempat yang digunakan untuk duduk dalam ruang disebut dengan ‘kursi’ dan jika bentuknya memanjang disebut dengan ‘bangku’ dalam bahasa Indonesia. Tentu saja entitas yang sama dalam bahasa Inggris disebut dengan ‘chair’ dan apabila bentuknya memanjang disebut dengan ‘bench’. Kata-kata yang menyimbolkan entitas tertentu tersebut dilandaskan oleh konvensi bersama dalam warga penuturnya. Tentu saja lembaga bahasa tersebut memiliki pedoman untuk membuat padanan mengenai istilah-istilah tersebut, meskipun sebenarnya suatu bahasa dapat diterima berdasarkan konvensi bersama. Adapun istilah-istilah yang dipadankan oleh Badan Bahasa. Pertama ialah hand sanitizer, hand sanitizer dipadankan dengan penyanitasi tangan. Padanan tersebut diperoleh dari terjemahan dari bahasa Inggris ke Indonesia. Kedua ialah lockdown, lockdown dipadankan dengan karantina wilayah. Ada dua opsi untuk memilih padanan tersebut, yaitu karantina wilayah atau isolasi wilayah. Karantina memiliki makna upaya memisahkan dan membatasi pergerakan orang yang masuk dalam dugaan terpapar penyakit menular lalu memantau kelangsungan kondisinya, sedangkan isolasi adalah upaya memisahkan orang yang terkena penyakit menular dengan orang-orang sehat. Dengan pertimbangan tersebut, maka karantina wilayah yang digunakan untuk padanan lockdown serta undang-undang kita telah menggunakan istilah karantina wilayah. Ketiga ialah work from home yang dipadankan dengan kerja dari rumah. Padanan tersebut juga hanya diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia. Begitu juga dengan phsycal distancing yang dipadankan dengan pembatasan fisik.

Alih-alih menerjemahkan bahasa Inggris ke bahasa Indonesia, panic buying pun demikian. Padanan panic buying berupa beli panik. Padanan tersebut terdengar aneh di telinga masyarakat kita. Apabila Cambridge Dictionary memaknai panic buying dengan ‘a situation in which many people suddenly buy as much food, fuel, ect. As they can because they are worried about something bad that may happen’ (lihat:Cambridge) yaitu dimana situasi masyarakat membeli kebutuhan pokok dalam jumlah banyak, yang dimana mereka khawatir dengan suatu situasi buruk yang akan terjadi. Apakah padanan tersebut dapat diterima masyarakat? Karena istilah beli panik memiliki makna ambigu yaitu membeli sebuah panik atau membeli dengan kondisi panik? Tentu saja hal ini perlu pertimbangan yang lebih lanjut guna berterima di masyarakat. Adapun istilah lain misalnya scapegoat dalam bahasa Inggris dan dalam bahasa Indonesia memiliki kambing hitam. Tentu saja kambing hitam tidak serta merta diterjemahkan ke bahasa Inggris sebagai blackgoat ataupun blacksheep begitu juga sebaliknya. Mungkin, hal ini dapat menjadi pertimbangan kita bersama sebagai pegiat bahasa untuk memadankan istilah yang dapat diterima dalam masyarakat sebagai suatu konvensi bersama.

(Sumber data padanan istilah: Instagram @badanbahasakemendikbud)

Komentar ()

Urutkan:

Silakan masuk ke akun Anda untuk ikut berdiskusi dan menulis komentar.

Masuk ke Akun

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Artikel Terkait

Lihat Semua
4 bulan lalu • 2" baca

Magang di BPK DIY, Mahasiswa Ilmu Sejarah UNS Belajar Tari dan Gamelan

JOGJA — Mahasiswa Program Studi Ilmu Sejarah, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, yang tergabung dalam kegiatan magang sekaligus rekognisi KKN di Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), berpartisipasi aktif dalam penyelenggaraan pelatihan kesenian tradisional di kawasan Dalem Jayadipuran.   Pelatihan yang berlangsung selama empat minggu ini meliputi seni tari, karawitan […]

0 0
Candra Bi
6 tahun lalu • 3" baca

Cara Membeli Kaki Palsu Untuk Anda Yang Tinggal Di Daerah

Seorang yang kehilangan kaki berawal dari bermacam wilayah di Indonesia terhitung pasien kaki palsu di daerah terpencil atau pun pinggir kota. Penjual kaki palsu di mempunyai tujuan untuk mempermudah pasien di wilayah itu untuk memperoleh kaki palsu yang terbaik. Sebagai penjual kaki palsu di indinesia,  Kurnia Putra Ortopedi layani pemesanan pasien di semua teritori di […]

0 0
Denis Listiadi
6 tahun lalu • 3" baca

Cara Download Video TikTok Tanpa Watermark

Langsung saja, TikTok adalah aplikasi berbagi video yang sedang trending di era saat ini. Itulah sebabnya banyak orang membagikan video TikTok yang lucu dan informatif melalui WhatsApp atau platform lainnya. Namun, sebagian besar TikTok menerapkan watermark setiap kali video pengguna dibagikan. Jika Anda mencoba untuk membagikan atau memposting ulang video dari TikTok, Anda akan melihat […]

0 0
Bunga Dessyta Prameswari
6 tahun lalu • 4" baca

HUT Ke-75 RI Saat Covid 19 Terkait Teori Etika dan Islam

Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-75 pada 17 Agustus 2020 akan sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Kini Indonesia tengah berjuang untuk melawan pandemi Covid 19 yang sampai saat ini masih mewabah. Upacara kemerdekaan yang biasanya dilakukan di Istana Merdeka dengan penuh kemeriahan, namun sekarang dilakukan secara terbatas dan online.             Perbedaan yang akan terjadi pada […]

0 0
fernando
6 tahun lalu • 3" baca

6 Tips Agar Belajar Online Semakin Lebih Optimal Bagi Anda

Merangkum dari halaman resmi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI Berbagi, 6 tips ini adalah:  1. Motivasi diri  Buat motivasi untuk belajar dengan cara-cara berikut: Buat perjanjian dengan diri sendiri jika Anda hanya dapat melakukan kegiatan favorit Anda (seperti menonton atau bermain game) setelah semua target pembelajaran telah tercapai. Tulis dan tampilkan ungkapan motivasi favorit Anda […]

0 0

Aksesibilitas

Ukuran Teks

Warna & Kontras

Teks & Tipografi

Navigasi & Fokus

Bantuan Baca & Suara

Komentar

Buat Story Baru

Laporkan