Bergabung untuk menulis & berinteraksi

Tampilan

Tanggap Mitigasi Bencana Alam, MRI-ACT Bali Lakukan Volunteer Field

HERDIAN ARMANDHANI
27 Jan 2019 · 4" baca
WhatsApp Facebook Twitter

Normal
0

false
false
false

EN-US
X-NONE
X-NONE

MicrosoftInternetExplorer4

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
mso-para-margin-top:0in;
mso-para-margin-right:0in;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0in;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;
mso-fareast-theme-font:minor-fareast;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}

Denpasar (Bali) –  Sebagai organisasi yang berfokus pada area Kebencanaan dan Kemanusiaan, Organisasi Masyarakat Relawan Indonesia- Aksi Cepat Tanggap (MRI-ACT) mengadakan kegiatan  “Volunteer Field” untuk calon relawan-relawan baru di Its Milk Café Jalan Gunung Rinjani Denpasar pada Sabtu (26/1) 2019 pagi. Kegiatan ini dihadiri oleh puluhan calon relawan yang berasal dari latar belakang pendidikan dan profesi. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran kemanusiaan lebih tinggi ketika ada bencana alam di Indonesia. Selain itu juga, melalui kegiatan ini mengajak  para relawan untuk lebih peka terhadap fenomena-fenomena kemanusiaan disekitar lingkungan sekitar. Hal yang paling penting juga apabila ada suatu bencana yang menimpa suatu daerah di Indonesia para relawan dapat bahu membahu untuk menggalang donasi bantuan secara swadaya tanpa bergantung dengan pemerintah.

Para calon relawan yang hadir dalam kegiatan “Volunteer Field”  mendapatkan ilmu-ilmu baru mengenai kebencanaa dari pembicara yang berkompeten . Pembicara-pembicara yang mengisi kegiatan ini diantaranya Antony ( Ketua Divisi Sumber Daya Manusia MRI Bali) yang mengangkat tema Mitigasi Kebencanaan dan Deny (Divisi  Disaster Emergency  Recovery Management MRI Bali) mengisi materi mengenai Ilmu Kerelawanan. Kedua pembicara ini mengisi acara “volunteer Field” selama tiga jam lamanya. Kedua pembicara mengemas kegiatan dengan metode materi dan diskusi interaktif.

Antony, dalam penjelasannya mengenai Mitigasi Bencana secara jelas dan mudah dimengerti. Mitigasi menurut Antony merupakan pengurangan resiko kebencanaan agar tidak berdampak secara luas. Mitigasi sangatlah penting untuk dipelajari untuk masyarakat Indonesia khususnya yang ada di Bali. Indonesia secara umum dikelilingi Ring of Fire (Cincin Api) dan Patahan  Sesar Bumi sehingga bencana alam bisa kapan saja terjadi. Bencana Alama pada daarnya tidak mencelakai mayarakat , namun masyarakat kurang paham  cara untuk menghindari suatu bencana karena edukasi kebencanaan yang kurang banyak diketahui.

“Kenali lokasi tinggal untuk memahami cara mitigasi bencana.  Misalnya di Bali ketika ada gempa bumi selama 10 detik maka yang bisa dilakukan adalah lindungi  kepala sebagai bagian tubuh yang vital, jika memungkinkan segera cari ruang terbuka seperti lapangan (area terbuka yang aman dari bagunan), apabila tidak memungkinkan untuk cari lokasi aman segera cari tempat perlindungan dibawah meja dan posisi membungkuk” jelasnya.

Antony juga menambahkan apabila apabila ada gempa bumi dan sedang berada disekitar pantai segera lari ketempat yang tinggi dan kokoh dan bila melihat air laur surut dan banyak bangunan rata segera menjauh dan tidak masuk kekendaaan supaya tidak tersapu oleh Tsunami.

Ia juga mengajarkan para relawan untuk bertahan hidup ketika tertimbun bangunan akibat gempa.

“Apabila  kita tertimbun bangunan karena runtuh oleh getaran gempa disarankan jangan panik. Tutup hidung agar debu tidak masuk, cari benda terbuat dari besi untuk membuat suara konstan memberikan sinyal minta pertolongan kepada petuga SAR/BNPB yang menyisir lokasi berdampak bencana” ulasnya.

Hal yang menarik lagi dari penjelasan Antony ialah metode Triangle of Life ketika ada gempa. Metode ini digunakan apabila terjadi gempa tidak ada lokasi perlindungan seperti dibawah meja. Menurut Antony metode ini cukup melindungi seseorang dari reruntuhan gempa bumi. Caranya dengan mencari tiang yang kokoh dalam bangunan dengan badan posisi membungkuk melindungi kepala.

Disesi materi yang dibawakan Deni dari MRI Bali lebih membangkitkan semangat mengenai kerelawanan. Deni mengatakan bahwa semua orang sebenarnya merupakan relawan. Relawan tidak harus turun kelapangan. Cukup dengan peduli dengan orang disekitar kita yang membutuhkan dan memiliki niat untuk menolong sudah diklasifikasikan sebagai relawan. Menjadi relawan bisa dengan menginfokan sesuatu lewat social media, mengumpulkan dana bantuan, atau bila memiliki keahlian khusus seperti jurnalis, keperawatan, trauma healing dan lain-lain sebaginya.

“Jangan takut sebagai relawan jika tidak memiliki banyak waktu karena bekerja. Menjadi relawan bisa dilakukan dengan kompetensi yang dimiliki” tegasnya.

Untuk mematangkan mental calon relawan di bulan Maret 2019 di minggu ketiga akan dilaksanakan “Volunteer Camp” di Daerah Bedugul, Kabupaten Tabanan.

Komentar ()

Urutkan:

Silakan masuk ke akun Anda untuk ikut berdiskusi dan menulis komentar.

Masuk ke Akun

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Artikel Terkait

Lihat Semua
Nita Zariyanti
1 tahun lalu • 3" baca

Menyatu dengan Budaya Bali Lewat Workshop Perhiasan Perak di Ubud

Liburan di Bali seringkali identik dengan mengunjungi pantai, pura, atau menikmati kuliner khasnya. Namun, di tengah pesatnya perkembangan pariwisata, muncul tren baru yang mengutamakan pengalaman personal dan interaktif. Salah satu aktivitas yang semakin banyak dipilih wisatawan adalah workshop membuat cincin perak di Ubud. Informasi lebih lanjut mengenai pengalaman ini dapat ditemukan melalui https://www.silverclass-ubud.com/ yang menghadirkan […]

0 0
5 tahun lalu • 3" baca

Revolusi Medis Menjangkau Semua Kalangan

Tentu kita ingin sehat dan menjaga tubuh kita dalam kondisi terbaik, makan teratur, olahraga, tidur yang cukup, dan menjaga nutrisi sudah menjadi PR sedari dulu kala. Tetapi bagaimana bila kita terserang penyakit yang sukar disembuhkan? Perkembangan zaman tidak memberi kita jaminan akan kesehatan yang kita idamkan.  Era digital memang memberikan kemudahan dan  keterjangkauan dalam memenuhi […]

0 0
5 tahun lalu • 4" baca

Apa Itu Powder Drink?

Powder drink? Minuman Kekinian? Banyak juga yang belum tau ternyata, langsung aja kita jenis minuman yang satu ini Biasa dikenal dengan istilah minuman bubuk yang tidak jarang kita dengar setiap hari dan mungkin beberpa dari kita adalah para penikmat jenis minuman tersebut, yang beberpa dari kita kurang mengetahui perihal tentang minuman kekinian ini. Powder drink […]

0 0
Candra Bi
5 tahun lalu • 5" baca

Cara Memperoleh Backlink Dofollow Terbaik

Bagi Anda yang bahagia menulis di blog atau membawa situs pribadi. Mungkin Anda telah tak asing bersama dengan makna backlink dofollow. Namun faktanya, banyak yang bingung dan tidak cukup sadar berkenaan istilah yang satu ini. Backlink adalah sebuah tautan atau link, yang berasal dari suatu situs. Lalu, diarahkan ke alamat web maupun tidak benar satu […]

0 0
saifuddin romli
5 tahun lalu • 4" baca

Rekomendasi Tempat Wisata di Bogor terbaru 2021

Wisatawan di Bogor umumnya ramai pada akhir pekan panjang dan akhir pekan dan hari libur. Dengan akses yang mudah dan harga yang murah, Bogor menjadi tujuan wisata yang populer. Karena itulah jalan-jalan ke Bogor bisa menjadi salah satu pilihan bersantai. Selain itu, ada banyak pilihan tempat wisata di bogor bagi wisatawan untuk dikunjungi. Kebun Raya […]

0 0

Aksesibilitas

Ukuran Teks

Warna & Kontras

Teks & Tipografi

Navigasi & Fokus

Bantuan Baca & Suara

Komentar

Buat Story Baru

Laporkan