Bergabung untuk menulis & berinteraksi

Tampilan

Bagaimana Aplikasi “Employee Self Service” Membantu Pekerjaan Anda?

Roy Trinugrah
20 Feb 2017 · 3" baca
WhatsApp Facebook Twitter

Banyak orang mengira jika tugas utama Team HR adalah melakukan perekrutan karyawan baru untuk mengisi jabatan yang kosong ataupun jabatan yang baru dibuat. Tetapi kenyataannya adalah sebagian besar waktu mereka dihabiskan untuk mengurus data karyawan aktif (operasional). Mulai dari data personalia, data kehadiran (lembur, cuti, izin, dan sakit), reimbursement, serta membuat laporan atas transaksi-transaksi tersebut. Data tersebut harus diproses secara harian oleh Team HR agar pekerjaanya tidak menumpuk dan hasil pengecekannya bisa digunakan oleh bagian lain seperti Payroll, Finance, dan Accounting.

Penerapan flow pekerjaan yang kurang efisien memang menyebabkan fenomena “bottle neck” dimana dalam hal ini Team HR sebagai leher botolnya. Beberapa kendala seperti data yang tidak valid, penyerahan data yang terlambat, serta kebutuhan atas format laporan yang berbeda-beda dari beberapa bagian membuat pekerjaan di Team HR menjadi semakin berat. Untuk menggambarkan kondisi tersebut mungkin kita bisa melihat pada gambar dibawah.

Berikut contoh Flow Approval Surat Perintah Lembur (SPL) beserta kendala yang umum dihadapi.

1. Karyawan / admin produksi mengisi form SPL, dan diberikan ke atasan untuk ditandatangani.

Pada kondisi tertentu lembur dilakukan tanpa perencanaan sehingga SPL baru bisa dibuat setelah lembur dilakukan.

2. Atasan menyetujui SPL yang dibuat dengan menandatangani form SPL tersebut.

Terkadang atasan tidak dapat menandatangani SPL yang masuk karena tidak sedang berada di kantor.

3. Team HR melakukan validasi data lembur dari semua bagian dengan membandingkan jam SPL dengan data absensi.

Jam aktual kehadiran berbeda dengan SPL yang dibuat sehingga harus di cek kembali.

4. SPL diinput ke data payroll untuk dikalkulasi. SPL diinput ke laporan lembur.

Pekerjaan menumpuk di HRD karena data yang terlambat.

Sebagian masalah tersebut bisa diatasi dengan membuat aturan yang disepakati oleh semua pihak, seperti:

Pembatasan waktu pemberian SPL SPL paling lambat diberikan ke Team HR pada hari dilakukakannya lembur atau H + 1 setelah terjadinya lembur (disesuaikan dengan dengan kondisi lapangan).
Delegasi Approval : Jika atasan tidak memungkinkan untuk menandatangani form SPL maka penandatanganan dapat didelegasikan ke salah satu bawahannya.

Penarapan kedua aturan tersebut dapat membantu meringankan beban pekerjaan HRD dari segi ketepatan waktu pengumpulan form. Akan tetapi, beban pekerjaan HRD dalam membandingkan jam SPL dengan jam aktual absensi dan membuat laporan atas SPL tersebut tidak dapat dieliminasi. Untuk mengurangi beban pekerjaan lebih jauh lagi, penggunaan Software HR Indonesia terutama yang memiliki fitur Employee Self Service (ESS) dapat memberikan solusi dalam mempercepat proses flow approval dan pelaporan atas transaksi tersebut. Berikut beberapa solusi yang didapatkan dari penggunaan ESS:

1. Pada kondisi tertentu lembur dilakukan tanpa perencanaan sehingga SPL baru bisa dibuat setelah lembur dilakukan.

Karyawan ataupun admin bisa membuat request (mengisi form) melalui ESS kapanpun dan dimanapun.

2. Terkadang atasan tidak bisa langsung menandatangani SPL yang masuk karena sedang tidak dikantor.

Atasan bisa melakukan approval dari transaksi yang dibuat bawahannya dari mana saja. Jika seorang atasan ingin melakukan cuti maka dia bisa mendelegasikan tugasnya sebagai approver ke salah satu bawahan.

3. Seringkali jam aktual kehadiran berbeda dengan SPL yang dibuat sehingga harus di cek kembali.

Software akan secara otomatis membandingkan jam SPL dengan jam aktual kehadiran.

4. Pekerjaan menumpuk di HRD karena data yang terlambat.

Pekerjaan HRD akan berkurang, karena proses approval yang lebih cepat. Selain itu HRD tidak perlu melakukan penginputan form SPL baik untuk kalkulasi payroll maupun untuk laporan karena semua sudah diakomodir oleh sistem.

Komentar ()

Urutkan:

Silakan masuk ke akun Anda untuk ikut berdiskusi dan menulis komentar.

Masuk ke Akun

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Artikel Terkait

Lihat Semua
5 tahun lalu • 1" baca

Mengenal ATG 5.0 Sebagai Robot Trading Masa kini

Autotrade Gold atau yang lebih dikenal sebagai ATG 5.0 adalah sebuah Robot Trading yang dibuat untuk membantu para tarder khususnya yang masih pemula untuk berhasil dalam mendapatkan keuntungan dari trading online, ATG 5.0 memiliki sebuah komunitas yang bernama Atg5community yang mana berisikan para trader yang menggunakan Robot Trading ATG 5.0.  Atg5community adalah Komunitas yang berfungsi […]

0 0
Candra Bi
5 tahun lalu • 5" baca

Ide 10 Bisnis Kuliner Terbaik dengan Modal Minim

Makanan merupakan kebutuhan utama setiap harinya. Hal itulah yang menjadi alasan banyak orang untuk menjadikanya sebagai peluang usaha dalam rangka meraup keuntungan. Ada ide 10 bisnis kuliner terbaik  yang cukup menjanjikan. Maraknya Bisnis Kuliner Saat ini, berbagai macam bisnis kuliner semakin menjamur saja. Sebagian kalangan mulai berlomba-lomba mencari peruntungan melalui usaha tersebut. Tidak sedikit di antara mereka yang […]

0 0
Candra Bi
5 tahun lalu • 3" baca

Inilah Manfaat Mengikuti Seminar Bisnis Online yang Perlu Anda Pahami

Sekarang ini kita ada pada keadaan di mana kita selalu harus mempertahankan kesehatan untuk selalu sosial distancing. Keadaan yang ini bukan keadaan yang gampang ditempuh oleh seluruh orang. Tentunya memberinya dampak yang lain dengan beberapa tahun awalnya saat pandemi ini tidak ada. Kita jadi habiskan beberapa waktu di dalam rumah karena ketentuannya sekarang ialah belajar […]

0 0
Candra Bi
5 tahun lalu • 3" baca

Cara Membuat Laporan Tutup Buku Akhir Tahun yang Baik dan Benar

Membuat laporan tutup buku ialah aktivitas yang dipandang menyusahkan untuk beberapa bisnis, tapi harus tetap harus dilaksanakan. Anda tergantung pada neraca keuangan Anda untuk tentukan status keuangan bisnis Anda di tahun ini. Disini, Anda segera dapat membuat gagasan keuangan untuk tahun depannya lebih gampang. Mendekati tahun akhir, ada banyak aktivitas yang perlu dituntaskan oleh pemilik […]

0 0
Candra Bi
5 tahun lalu • 3" baca

Cara Menjalankan Bisnis Supaya Tetap Eksis di Masa Pandemi

Masa pandemi yang diawali pada tahun 2020 dini ini. Perihal ini tidak bisa dipungkiri lagi sangat mempengaruhi terhadap keadaan bisnis, baik dalam skala besar ataupun kecil. Banyak bisnis yang saat ini ini terhantam lantaran imbas pandemi yang tidak belum usai. Gimana cara mempertahankan bisnis di masa susah ini? Masa pandemi mengganti pola interaksi sesuatu usaha […]

0 0

Aksesibilitas

Ukuran Teks

Warna & Kontras

Teks & Tipografi

Navigasi & Fokus

Bantuan Baca & Suara

Komentar

Buat Story Baru

Laporkan