Cara Berbisnis Ayam Petelur Agar Mendapatkan Banyak Keuntungan

9085_366db920a7cde89bc5fc3a4db8ee8631

Dalam usaha peternakan ayam, ada dua jenis unggas yang biasa dibudidayakan, yaitu ayam petelur dan ayam broiler. Kedua jenis ayam ini sama-sama mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing untuk dibudidayakan.

Namun ketika memilih menjalankan usaha ayam petelur, pemilik usaha tidak perlu repot mencari bibit setiap kali panen tiba. Karena ayam petelur bisa menghasilkan telur berulang kali sebelum membeli ayam lagi. Berbeda dengan jenis ayam broiler yang disembelih saat masa panen tiba.

Hal inilah yang menyebabkan beternak ayam petelur lebih sering dipilih oleh para pebisnis dan menjanjikan keuntungan berlipat. Permintaan pasar Indonesia terhadap produk telur sepertinya tidak pernah berkurang. Alasannya tak lain karena komoditas tersebut bisa dimanfaatkan untuk berbagai hal, terutama untuk membuat berbagai jenis makanan.

Mengetahui hal tersebut, dapat dipahami bahwa bisnis ayam petelur di Indonesia saat ini masih menjanjikan. Bahkan, bukan tidak mungkin budidaya ayam jenis ini akan terus menjanjikan keuntungan seumur hidup bagi pemiliknya. Yuk langsung saja kita cari tahu beberapa cara Berbisnis Ayam Petelur. 

Cara Berbisnis Ayam Petelur

Cari Lokasi Kandang Ayam Yang Jauh Dari Pemukiman

Saat memulai usaha ini, hal pertama yang harus Anda persiapkan adalah kandang ayam. Mendirikan kandang untuk ayam petelur tidak bisa dilakukan sembarangan. Pasalnya, jika kandang ayam berada di sekitar pemukiman warga, maka bau ayam dan kotorannya akan sangat mengganggu.

Untuk itu ketika ingin membangun usaha ayam petelur pastikan memiliki lokasi yang cukup jauh dari rumah penduduk. Dengan begitu, kehadiran kandang untuk ayam petelur tidak akan mengganggu siapapun. Tak hanya itu, lokasi kandang ayam yang jauh dari aktivitas warga juga membuat ayam tidak mudah mengalami stres.

Pilih Model Kandang Ayam Yang Sesuai

Dalam membuat kandang, para pebisnis bisa memilih salah satu dari dua model kandang ayam petelur. Masing-masing model kandang dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan dan kondisi lahan yang dimiliki pengusaha. Jenis kandang ayam yang pertama yaitu kandang koloni.

Model kandang ayam ini hanya mengharuskan peternak untuk menempatkan ayam petelur dalam satu kandang secara leluasa. Meski mudah dibuat, namun kekurangan dari model kandang jenis ini adalah proses pengumpulan telurnya yang kurang efektif. Berikutnya adalah model kandang baterai yang hanya memberikan ruang terbatas pada setiap ayam petelur.

Kandang ayam jenis ini lebih mengefektifkan pemanfaatan lahan yang ada karena tiap baris ruangan ayam bisa ditata hingga empat tingkat. Jadi, lahan yang Anda miliki bisa dimanfaatkan dengan lebih efisien dan tidak perlu repot dalam mengumpulkan telur-telur yang dihasilkan ayam.

Pilih Bibit Ayam Petelur Dengan Cermat

Di Indonesia, peternak ayam petelur biasanya menggunakan dua jenis ayam, yaitu yang menghasilkan telur berwarna putih dan coklat. Namun telur berwarna putih ukurannya sedikit lebih kecil dibandingkan telur berwarna coklat. Nah, beralih ke cara memilih bibit ayam petelur yang tepat, pastikan hanya memilih bibit yang sehat, memiliki bulu yang tebal dan rata, serta tidak memiliki cacat fisik. 

Pastikan juga untuk membeli bibit ayam petelur dari penjual yang terpercaya dan berasal dari induk yang sehat agar kualitas telur yang dihasilkan tetap terjaga. Dengan memastikan hal tersebut pada bibit ayam petelur, besar kemungkinan telur ayam yang dihasilkan akan berkualitas baik pula.

Ketahui Kandungan Pakan Yang Dibutuhkan Ayam Petelur

Setelah bibit ayam petelur diperoleh, peternak harus bisa memahami nutrisi apa saja yang dibutuhkan burung. Tanpa pemberian pakan yang tepat, bukan tidak mungkin ayam petelur akan menghasilkan kualitas telur yang buruk. Umumnya pakan ayam berkualitas mengandung karbohidrat, protein, mineral, kalsium dan vitamin.

Peternak dapat memenuhi semua unsur hara tersebut dengan memberikan pakan ayam petelur berupa campuran konsentrat, jagung, dan dedak. Tak hanya menjaga kandungan pakannya, peternak ayam petelur juga harus bisa memberikan pakan sesuai porsi yang dibutuhkan. Apabila ayam petelur mempunyai badan yang kurus maka produksi telurnya tidak akan optimal.

Jaga Kesehatan Dan Kebersihan Ayam Petelur

Untuk menjaga kesehatan ayam petelur, peternak biasanya memberikan vaksin dan vitamin secara berkala. Hal ini bertujuan untuk memastikan ayam memiliki kondisi tubuh yang lebih kebal dari serangan penyakit.

Dalam usaha ayam petelur, kebersihan kandang harus benar-benar diperhatikan. Kandang yang bersih dan disinfektan akan membuat ayam memiliki tingkat kesehatan yang lebih tinggi. Telur yang dihasilkan lebih berkualitas sehingga keuntungan usaha bisa maksimal.

Sortir Telur Saat Masa Panen Tiba

Sejak membeli benih, ayam petelur umumnya baru akan menghasilkan telur ketika sudah berumur 4 bulan. Setelah masa tersebut tiba, biasanya peternak ayam petelur sudah bisa memanen telurnya setiap hari, tergantung kondisi kesehatan ayamnya. Apabila telur sudah dipanen, usahakan jangan langsung menjualnya ke pedagang atau tengkulak.

Penyebabnya karena telur tersebut masih harus disortir sesuai kualitasnya. Penyortiran telur juga dapat memisahkan telur-telur yang tidak normal agar tidak dijual. Telur abnormal berukuran lebih kecil atau lebih besar dari telur normal. Terkadang bentuknya juga cenderung lebih datar atau lonjong. Jadi, pastikan untuk selalu menyortir hasil panen ayam petelur agar kualitas telur yang dijual tetap terjaga.

Demikian ulasan artikel tentang Cara Berbisnis Ayam Petelur Agar Mendapatkan Banyak Keuntungan seperti yang dilansir warga Selatan. Semoga bermanfaat.

Leave a Comment

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan