Berebut Koran Solopos Dipagi Hari

Berebut Koran Solopos Dipagi Hari

Sebelumnya akan Aku ceritakan kisah hidupku ini kepada sobat Solopos Semua. yuk simak ya. Halo Sobat Solopos, Namaku adalah Arkhanul (Nama Samaran), Alamatku di Desa Sukorejo, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang. Tapi tempat tinggalku dikota Boyolali, why?… karena begini Sobat Solopos Hidup itu mengglinding bagaikan roda, jadi kita bisa kemana-mana deh he he he. Tidak menutup kemungkinan sob, kalo kita hidup berpindah itu tidak lain hanyalah untuk beradaptasi bukan? or untuk mencari cadangan makanan? duh.. kaya binatang di Hutan aja ya. Gak kok Sobat derajat kita itu lebih diatas dibandingkan dengan binatang buktinya di Al-Qur’an Allah berfirman Manusia adalah ciptaan yang paling sempurna. betul betul betul.
Kisah hidupku yang awalnya bukan dikota Boyolali sekarang di Boyolali itu begini sobat. Aku itu hidup dengan keluarga pas-pasan, saudarku ada 7 dan aku adalah bontotnya alias anak terakhir. Karena sejak kecil Aku udah ditinggal Ibuku yang tercinta, konon katanya Ibuku sakit Jantung dan akhirnya meninggal dunia, mau tidak mau Aku harus tinggal bersama Ayah dan 6 Saudaraku. No Problem, yang penting Aku jadi anak paling tersayang he he he.
Ayahku adalah Saudagar sayur yang hebat, beliau dagang sayur dijakarta berpuluh-puluh tahun untuk memenuhi kebutuhan anak-anaknya. Tapi sayang hal itu tidak bertahan sampai aku dewasa sekarang ini, Ayahku meninggalkanku ketika aku duduk dibangku SD kelas 5. Ayah meninggal dunia karena ditabrak mobil yang mungkin supirnya buta atau bahkan hatinya juga buta karena melarikan diri dan tidak menanggung perbuatanya. Dan kini Aku jadi anak Yatim Piatu, tapi Aku yakin dibalik rahasia Allah yang maha kuasa pencabut nyawa ini, Allah telah merencankan Hidup yang baik untuk Keluargaku.

Nasib Keluargaku menjadi tak menentu, semua berubah total semenjak ditinggal Ayahku. ayah yang dulunya tiap satu bulan pulang membawa oleh-oleh kini tiada lagi, hanya sunyi dan sepi yang ada dirumahku. Padahal aku ingin sekali hidup bersama Ayahku Sampai aku bisa membanggakan beliau, supaya Ayah bisa melihat keberhasilan cita-citaku, namun harapan itu menjadikanku putus arang yang tiada tara dan jadi sirna. Sampai akhirnya Aku lulus SD kakku bingung lantaran mau menyekolahkan Aku ke jenjang SMP atau hanya berhenti semata di bangku SD dan tidak melanjutkan sekolah, dengan dalih tidak punya rejeki yang cukup untuk menyekolahkanku.
Pertanyaan itu disambar angin seketika, ternyata Allah punya rencana lain agar Aku bisa melanjutkan sekolah. Di saat itu beberapa keluarga dari kota ingin mengadopsiku untuk dijadikan anak angkatnya, tapi aku tidak mau lantaran takut kalo dianiyaya, itu kata para ibu-ibu tetangga. Tak berhenti disitu saja sobat, akhirnya aku mau dimasukan ke pondok pesantren di Kota Boyolali oleh Ibu Muslimat NU cabang Karanggede, dan aku menurutinya. Ternyata tak seperti yang kuduga, Alhasil aku dimasukan di sebuah Panti Asuhan, bukan dipondok pesantren, duhhh kasihan. Tapi ya ini yang ingin Aku ceritakan tentang “Berebut Koran Solopos Dipagi Hari” itu kisahku dipanti Asuhan Sobat dan ini ceritanya.
bismilahirohmanirrohiimm…
Membaca koran adalah Cemilan sereal rutin yang diberikan Loper koran untuk anak-anak di panti pagi hari. Bagiku koran adalah Mineral ilmu pengetahuan untuk menambah wawasan di memori otak kita. Selain beritanya up to date, berita dikoran juga mengandung fakta-fakta menarik untuk dibaca. Namun sebagian orang beranggapan koran itu bacaan untuk orang yang sudah tua, kata siapa?. Itu anggapan yang salah sobat, membaca koran itu tak memandang batasan usia entah dewasa, tua, bahkan lansia, kalopun toh bisa membaca bebas kog untuk membaca koran. Lagian gak ada undang-undang tentang peraturan batasan umur membaca koran, betul bukan?. Coba Sobat amati aja koran solopos pasti gak hanya berita aja kog isinya, faktanya kesehatan ada, olahraga ada, sosial, politik, agama, kriminalitas, rubik, selebrita, lowongan kerja, iklan, humor, undian, dan lainya masih banyak sekali.
Sejak Aku masuk panti pada tahun 2008 sampai sekarang setoran koran tidak pernah mogok, karena itu teman-teman di panti Aku ajak untuk gemar membaca koran. Ada beberapa teman yang terilhami hingga mereka emang benar-benar udah merasa asik membaca koran dan menjadi cemilan tiap hari, berhasil hore!. Apalagi yang bernama Rizky (anak PA) anak SD yang masih kelas 3, dia sangat gemar mengerjakan TTS yang ada dikoran solopos, dia selalu antre nomer satu untuk mendapatkan koran. Belum lagi Bapak Syaifudin (pengsuh PA), Dia tidak mau ketinggalan untuk membaca koran solopos. Karena dipanti itu orang banyak kurang lebih 20 anak asuh, mereka memiliki perbedaan faforit dalam membaca koran, seperti halnya yang anak SD suka TTS, anak SMA suka Selebrita, Bapak Pengasuh suka berita. Dan Aku yang menulis cerita ini juga tidak mau ketinggalan, Aku adalah penggemar membaca koran solopos nomer satu dipanti. Karena Saking gemarnya koranpun aku angkut kedalam kamar he he he.

Peristiwa yang menghebohkan dari cerita diatas adalah pada waktu pagi, waktu pagi adalah waktu yang serba sibuk dipanti, dimana harus mandi, sarapan pagi, bersih-bersih, persiapan sekolah dan lain sebagainya. Di tengah kesibukan itu Loper Koran datang untuk mengantar koran solopos, anehnya anak panti yang mau berangkat sekolah mereka tidak langsung bergegas kesekolah. Tapi mereka heboh berebutan koran, duhh emang udah menjadi sarapan or cemilan faforit ya. Dan si Loper Koran hanya bisa menggelengkan kepala melihat peristiwa itu. Shodakallohul Adzim…
Demikian carita yang dapat kami sampaikan dari pengalaman bersama koran solopos, dengan penuh harapan Kami terpilih menjadi pemenang Writing Contest yang diselenggarakan Soloensis dalam peringatan HUT SOLOPOS yang ke 18, karena ini merupakan pertamakalinya kami menulis cerita dan kami beranikan untuk di ajukan ke lomba ini. Semoga penyelenggara Writing Contest memilih kami menjadi pemenang agar kami lebih semangat memotivasi ke teman-teman dipanti, agar mereka Anak muda terinspirasi untuk gemar membaca koran solopos yang hebat ini. Kami hanya bisa mendoakan semoga solopos terus maju, bermanfaat, tetap berada dilevel paling atas, dan tetap selalu menginspirasi seluruh masyarakat di indonesia. amiin
TERIMAKASIH… SELAMAT ULANG TAHUN SOLOPOS !!!
#Soloensis

Leave a Comment

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan