BOLDTEAM

IMG-20230406-WA0016

Dingin dan gelapnya malam itu membuat ku gelisah dengan pengumuman kelulusan esok hari, 6 tahun sudah ku belajar dibangku sekolah dasar dan ditentukan dihari itu, aku cukup percaya diri, dengan mukena yang berteteskan air mata, karna ketakutan jika percaya diriku itu hanya bertahan satu malam.

 

Saat yang ditunggu pun akhirnya datang, entah rasa takut atau bangga akan pencapaian ku dihari itu, aku tidak berharap banyak, cukup mendapatkan sekolah yang tidak swasta saja sudah bisa membuatku tenang, apakah aku berbohong jika aku terlihat tenang? tentu iya, memang siapa yang tidak mau jika diterima disekolah impian.

 

Map berwarna coklat pun dipegang oleh ibuku dengan wajah datar, sungguh kegelisahan ku ini semakin menjadi jadi, setelah aku lihat, ku rasa tidak cukup buruk karna aku berada di rank menengah keatas, mungkin memang ibuku yang berekspetasi tinggi.

 

Saat itu aku memberanikan diri untuk langsung mendaftar ke SMP impian sejuta umat, iya dimana lagi kalau bukan Spensa (SMP N 1 SUKOHARJO) ya walau memang nilai pas-pas an apa salah nya mencoba, setelah pengumuman dibuat sedikit rasa kecewa karna namaku tidak tercantum dipapan nama pengumuman.

 

Opsi kedua yang aku pilih adalah SMP 3 Sukoharjo, jaraknya mungkin bisa dibilang cukup jauh dari rumah tapi itu tidak buruk juga, mengapa kita tidak menerima saja apa yang sudah ditakdirkan untuk kita bukan? Aku cukup senang karena SMP tersebut termasuk SMP Adiwiyata dan banyak temanku yang belum tentu bisa diterima disana, ya benar jika tidak banyak berarti sedikit, alias hanya 2 murid yaitu aku dan teman ku se Desa, namanya Salsa dia kebetulan beda kelas denganku aku cukup takut karena tidak  memiliki teman mengobrol yang satu frekuensi.

 

Kelas 7 B itulah yang aku dapat, hal yang membuatku kaget adalah karena ditabel nama banyak sekali nama yang terdengar asing dan lumayan sulit menurutku, aku berpikir apakah ini dari luar daerah atau bagaimana? Karena mayoritas dikelas adalah murid-murid yang jarak rumahnya cukup dekat dengan sekolah, sedangkan aku cukup jauh, tapi kebetulan ada satu teman yang rumahnya satu jalur denganku, iya benar sekali dia seorang lelaki, huh sangat geram kenapa tidak wanita sajaaa!!

 

Mahalalel hupomeneias deotranda panggil aja Deo, anak seorang pendeta disalah satu gereja diKaranglo grogol, rumahnya di kwarasan yang membuatku mau berteman dengannya.

 

Setelah satu minggu sekolah, aku mengenal beberapa orang dari luar daerah yaitu Papua dan Sumatra, panggil saja Najwa dan Romualdus, selain itu karena kelas B adalah kelas yang spesial dimana semua murid yang non islam dijadikan satu dikelas B, ada 9 orang yang bergama non islam diantaranya kristen dan katholik, walaupun ada 3 kepercayaan yang berbeda tapi itu benar- benar sangat seru dan membuat kami mengerti satu sama lain.

 

Adanya perbedaan disitu kami banyak belajar, bahwa kita tidak harus berteman dengan seseorang yang satu agama, kita tidak harus memandang agama lain itu buruk, karna kenyataannya mereka sangat baik dan menghargai kita, kami saling bertukar pikiran mengerjakan tugas kelompok dan seringkali disaat bulan ramadhan seperti ini teman teman yang non islam lah yang paling bersemangat untuk mengadakan buka bersama.

 

Tidak hanya itu, saat kami mengerjakan tugas membuat drama, kami putuskan untuk mengerjakan dirumah Romualdus, unik bukan? namanya juga mempunyai marga yaitu Rumahorbo, ia bergama katholik, saat dirumahnya pun ketika adzan ashar berkumandang, kami dipersilahkan dan diberi tempat untuk beribadah, orang tua nya sangat ramah dan menerima kami dengan baik, walau mungkin terdengar aneh disitu kami beribadah tetapi disekeliling kami banyak sekali foto dan patung Tuhan mereka, iya benar sekali Yesus kristus, tapi kami percaya beribadah itu niat dari hati, dimanapun kami sholat jika niat beribadah kepada Allah insyaallah itu tidak mengurangi rasa khusyuk kami. Dari sini saya belajar banyak hal tentang adanya keragaman itu bukan untuk memisah tapi untuk memperindah.

Sekian saya Cindy puspita pamit jika ada kata atau cerita yang kurang baik ataupun menyinggung saya memohon maaf karna mungkin masih banyak kekurangan yang harus saya perbaiki

kapan kapan lagii….IMG-20230406-WA0016

Leave a Comment

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan