Bergabung untuk menulis & berinteraksi

sholahuddin

sholahuddin

@sholahuddin

Laki-laki pencari Tuhan.....

12 Artikel
0 Reaksi
0 Pengikut
sholahuddin
9 tahun lalu • 5" baca

Asing dan Keterasingan…

Seorang teman menuliskan statusnya di akun Facebook, ”Ya biarin data pribadi saya dicuri. Lha wong saya tidak punya data apa-apa.” Status kawan saya itu untuk menanggapi skandal pencurian data oleh konsultan politik Cambridge Analytica untuk kepentingan pemenangan pemilihan presiden Amerika Serikat 2016 silam. Kawan saya itu tidak khawatir data pribadinya dimanfaatkan untuk kepentingan lain. Ia […]

0 0
sholahuddin
9 tahun lalu • 5" baca

Agama Digital

Seorang kawan sibuk berselancar di Internet untuk mencari bahan khotbah Jumat di masjid kantor dia. Kawan saya itu memanfaatkan teknologi Internet karena itu cara paling cepat dan mudah mendapatkan materi khotbah. Bandingkan kalau harus mencari di buku. Butuh pengorbanan waktu dan tenaga yang lebih banyak. Di mesin pencari, kawan saya tadi tinggal mengetikkan kata kunci […]

0 0
sholahuddin
9 tahun lalu • 5" baca

Kepemimpinan Umat

Sewaktu masih kuliah saya pernah menulis artikel di Majalah Adil (kini tutup) berjudul Pergeseran Pola Kepemimpinan Umat. Artikel itu saya tulis sebagai refleksi saya atas munculnya kepemimpinan baru khususnya dari kalangan intelektual muslim. Sebelumnya kepemimpinan umat dipegang para ulama, terutama dari kalangan pesantren. Ulama sangat berpengaruh terhadap pola pikir dan perilaku umat. Mereka juga menjadi […]

0 0
sholahuddin
9 tahun lalu • 4" baca

Rabun…

Judul esai saya ini saya adopsi dari terminologi Profesor Theodore Levitt tentang marketing myopia atau rabun jauh pemasaran. Levitt menuangkan gagasannya itu dalam artikel yang dimuat di Jurnal Harvard Business Review pada 1960. Dalam literatur pemasaran, marketing myopia sejatinya menunjuk pada ketidakmampuan seorang pemasar dalam memandang masa depan produk yang dikelolanya. Pemasar yang rabun hanya […]

0 0
sholahuddin
9 tahun lalu • 5" baca

Membumikan Politik Profetik

Saya tidak bermaksud berutopia bila dalam esai ini mewacanakan kembali politik profetik. Dalam ranah wacana, politik profetik sejatinya bukan isu baru. Kita bisa banyak menemukan banyak artikel yang membahas tema ini. Di tengah maraknya praksis politik yang kian kumuh di negeri ini, wacana politik profetik menemukan relevasi untuk terus didorong. Ide tentang politik profetik seperti […]

0 0
sholahuddin
9 tahun lalu • 4" baca

Puasa dan Konsumerisme

Puasa dan konsumerisme. Dua hal yang bertolak belakang. Puasa merupakan ibadah untuk mengendalikan diri, tidak hanya mengendalikan makan, minum, tapi juga mengendalikan semua hawa nafsu yang merusak. Sedangkan konsumerisme, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), adalah paham atau gaya hidup yang menganggap barang-barang (mewah) sebagai ukuran kebahagiaan, kesenangan, dan sebagainya; gaya hidup yang tidak hemat. […]

0 0
sholahuddin
10 tahun lalu • 4" baca

Jurnalisme di Era Pasca-Kebenaran

Peringkat kebebasan pers di Amerika Serikat dan Inggris turun. Penurunan itu akibat kebenaran jurnalistik mulai diambil alih oleh berita-berita bohong yang disebarkan media sosial. Saat ini pers menghadapi ancaman yang sangat besar. Laporan Organisasi Wartawan Lintas Batas (RSF) seperti dikutip Kompas (27/4) ini menghentak jagad jurnalisme. Ada tantangan yang pasti akan mengancam independensi, hal yang […]

0 0
sholahuddin
10 tahun lalu • 4" baca

Ini Bukan “perang” Primordialisme…

Pemilihan Kepala Daerah (pilkada) Jakarta usai sudah. Dari hasil hitung cepat lembaga survei, semua memprediksi pilkada Jakarta akan berjalan dua putaran karena tidak ada pasangan calon yang memenangi 50%+1 suara. Pasangan Agus-Silvy dipastikan tersingkir, tinggal pasangan Ahok-Jarot dan Anies-Sandi yang akan melenggang menuju Pilkada putaran kedua pada 19 April mendatang. Saya mengapresiasi pasangan Agus-Silvy yang […]

0 0
sholahuddin
10 tahun lalu • 5" baca

Jurnalisme itu Mendamaikan…

Akademisi dari Norwegia, Johan Galtung, mengkritik media, khususnya pemberitaan media dalam situasi konflik/perang. Gavilan (2011) menulis bahwa Galtung melalui artikelnya The Structure of Foreign News pada 1965 mengemukakan media berkontribusi terhadap polarisasi konflik melalui penggunaan beberapa orientasi bahasa. Peneliti di bidang konflik dan perdamaian itu menyebut media yang memicu polarisasi masyarakat itu sebagai jurnalisme perang […]

0 0
sholahuddin
10 tahun lalu • 5" baca

Masyarakat Terbuka

Doktor filsafat kelahiran Austria, Karl R. Popper, mengemukakan ide menarik tentang masyarakat terbuka (open society) sebagai tipe ideal masyarakat masa depan. Ide masyarakat terbuka ala Popper ini merupakan kelanjutan dari Henri Bergson sebagai orang pertama yang menggunakan istilah ”masyarakat terbuka”. Awalnya konsep masyarakat terbuka ini muncul sebagai kritik terhadap paham dan praktik politik totaliter, namun […]

0 0

Aksesibilitas

Ukuran Teks

Warna & Kontras

Teks & Tipografi

Navigasi & Fokus

Bantuan Baca & Suara

Komentar

Buat Story Baru

Laporkan