Bergabung untuk menulis & berinteraksi

Tampilan

Media Siber Melawan Hoax

Zulaikah Nur Fitriyah
07 Des 2018 · 3" baca
WhatsApp Facebook Twitter

Perkembangan teknologi setiap harinya mengalami perkembangan yang sangat pesat. Hal ini terjadi juga di dunia jurnalistik, kalau biasanya jurnalistik menggunakan media cetak, seiring dengan perkembangan teknologi sekarang kegiatan jurnalistik mulai beralih ke media siber. Media siber merpakan media yang menggunakan wahana internet dan untuk melaksanakan kegiatan jurnalistik sesuai dengan Undang-Undang Pers dan Standar perusahaan pers yang ditetapkan Dewan Pers.

Media siber memiliki karakter khusus dan sensitif sehingga memerlukan pedoman agar pengelolaannya dapat dilaksanakan secara professional, memenuhi fungsi, hak, dan kewajibannya sesuai Undang-undang Nomor 40 Tahun1999 tentang pers dank kode etik jurnalistik. Namun masih banyak masyarakat yang melanggar pedoman tersebut.banyk masyarakat yang menyebarkan berita bohong atau biasa disebut Hoax.

Hoax atau berita bohong adalah salah satu bentuk Cyber Crime yang kelihatannya sederhana, mudah dilakukan namun berdampak sangat besar bagi kehidupan sosial masyarakat. Peristiwa tersebut menjadi keprihatinan tersendiri, bagi kondisi masyarakat yang mulai hobi mengkonsumsi berita tanpa kejelasan. Ditambah dengan fenomena hoax mulai mengkawatirkan seiring dengan akan diadakannya pilkada dan pilpres tahun 2019.

Masyarakat yang belum dapat membedakan antara bertita yang benar dan berita bohong (hoax), yang menyebabkan mereka langsung percaya dengan pesan berita yang mereka terima kemudian meneruskan berita tersebut ke orang lain. Masyarakat meneruskan atau membagikan berita yang mereka dapat tanpa mengecek kebenaran berita tersebut. Dan mereka beranggapan bahwa berita dari orang yang mereka percaya itu benar.

Gambar 1. Alasan Meneruskan Berita Hoax

Untuk menangulangi munculnya berita hoax pemerintah menerbitkan UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang diperbarui dengan UU No. 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Undang-Undang ITE diterbitkan pemerintah karena menyadari pemanfaatan teknologi informasi, media dan komunikasi yang telah mengubah perilaku masyarakat.

Saluran terbanyak penyebaran berita bohong atau hoax dijumpai dimedia sosial. Presentasenya mencapai 92,40%, disusul aplikasi chating/percakapan 62,80 lalu situs web 34,90%. Sementara pada televise hanya 8,70%, media cetak 5%, email 3,10%, dan radio 1,20%. Demikian data yang diungkapkan presiden direktur viva media grup, Anindya Novyan Bakrie. Data tersebut merupakan hasil survey yang melibatkan 1.116 responden.

Banyaknya kasus pelanggaran penyebaran berita hoax membuat industri media siber mulai terancam. Karena masuknya berita hoax banyak melalui media sosial yang merupakan media siber. Meskipun media siber bukan yang menyebarkan berita hoax, tapi berdampak pada industri media siber. Berita hoax yang muncul di media siber berimbas pada kepercayaan masyarakat dan industri media siber.

Berita hoax mengakibatkan masayarakat mulai ragu dan trauma untuk membaca berita melalui media siber. Namun disisi lain media siber sangat dibutuhkan, dengan memberitakan berita yang inspatif bisa membantu dan mendorong perkembangan media siber yang berintegritas dan berkualitas. Media siber juga harus mampu mengemas berita yang menarik dengan mengabungkan konten multimedia dengan berita.

Upaya lain yang dilakukan oleh pemerintah dalam menangkal sebaran berita bohong atau hoax adalah membentuk Gerakan bersama Anti Hoax dengan komunitas masyarakat yang selama ini konsen dengan penangkalan penyebaran berita hoax. Pihak kepolisian telah membentuk badan khusus menangani masalah media siber yaitu membentuk badan Cyber Crime Polri. Bagi masyarakat yang menjadi korban dapat mengirimkan laporan kealamat cybercrime@polri.go.id.

 

Sumber:

  • Henri Septanto, “Pengaruh Hoax dan Ujaran Kebencian Sebuah Syber Crime dengan Teknologi Sederhana di Kehidupan Sosial Masyarakat”, Kalbi Scientia. Vol. 5 No.2 Agustus 2018.
  • Budi Prayitno, “Langkah Pemerintah Menangkal Dimensi Berita Palsu”, Jurnal Wacana Kinerja. Vol. 20 No. 2, November 2017.
  • https://www.gatra.com/rubik/nasional/pemerintah-pusat/307668-presentase-hoax-terbanyak-hadir-dari-media-sosial

Komentar ()

Urutkan:

Silakan masuk ke akun Anda untuk ikut berdiskusi dan menulis komentar.

Masuk ke Akun

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Artikel Terkait

Lihat Semua
Candra Bi
5 tahun lalu • 6" baca

Spesifikasi Lengkap Youtube Vanced Rekomended

Mau lihat video Youtube tanpa jeda iklan? Youtube Vanced menjadi solusi yang tepat. Seperti dua sisi mata uang, aplikasi ini mempunyai kelebihan dan bahaya tersendiri. Oleh karena itu, sebagai pengguna, udah semestinya Anda mengetahui pengertiannya secara detail. Minimal fitur, kelebihan, dan kekurangannya. Yang demikian itu ditunaikan untuk hindari hal-hal yang sanggup merugikan diri sendiri di […]

0 0
Candra Bi
5 tahun lalu • 4" baca

7 Aplikasi Streaming Film Terbaru

Bagi sebagian orang, menyaksikan film sesungguhnya sangat menyenangkan dan mampu buat asumsi jadi lebih rileks. Seiring pertumbuhan teknologi, banyak sekali pengembang yang membawa dampak aplikasi streaming film yang bisa kami temukan dan unduh secara gratis lewat Play Store maupun Apps Store. Aktivitas memirsa film jadi meningkat di sedang pandemi Corona selagi ini. Apalagi semenjak ketentuan […]

0 0
Zamhari S, Kom. I
5 tahun lalu • 4" baca

Cara Daftar Google News Berikut Syaratnya

Layanan Google News merupakan layanan Google yang berfokus pada penyediaan konten berita seluruh dunia termasuk Indonesia (Google News Indonesia). Biasanya pengguna layanan ini untuk meningkatkan peforma website mereka. Berikut tulisan yang merangkum cara daftar Google News. Namun, sebelumnya Anda bisa simak syarat daftar ke Google News Persyaratan Daftar ke Google News Berikut syarat-syarat website yang […]

0 0
5 tahun lalu • 2" baca

Kamu Harus Tahu Apa Itu Digital Marketing?

Ingin mempermudah kegiatan promosi Anda? Mari manfaatkan pemasaran digital sebaik mungkin! Persaingan bisnis saat ini sangat berbeda dengan 15 atau 20 tahun yang lalu. Dulu, perusahaan menggunakan teknologi penjualan door-to-door sebagai salah satu strategi pemasaran yang paling efektif, namun sekarang teknologi tersebut sudah tidak efektif lagi. Pemasaran digital adalah strategi untuk berhasil menggantikannya. Strategi pemasaran […]

0 0
5 tahun lalu • 2" baca

Bagaimana Cara Mendapatkan Uang Dari Internet?

Bagaimana Cara Mendapatkan Uang Dari Internet? merupakan pertanyaan banyak orang karena memang mendapatkan uang dari internet adalah hal yang paling banyak dicari. Ya,perkembangan teknologi yang memudahkan kita. Membuat kita dapat mendapatkan uang dari internet dengan mudah. Sebagai orang yang menginginkan penghasilan tentunya akan membuat penghasilan dengan mudah. Berikut ini referensi yang bisa anda baca dan […]

0 0

Aksesibilitas

Ukuran Teks

Warna & Kontras

Teks & Tipografi

Navigasi & Fokus

Bantuan Baca & Suara

Komentar

Buat Story Baru

Laporkan