Bergabung untuk menulis & berinteraksi

Tampilan

JEJAK PASAR TRADISIONAL KARTASURA DARI WAKTU KE WAKTU

Ryan Agus
23 Nov 2018 · 2" baca
WhatsApp Facebook Twitter

Kartasura adalah sebuah kecamatan di kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Banyak orang mengatakan bahwa Kartasura adalah kota satelit bagi Surakarta atau solo dan juga kecamatan ini merupakan perkembangan perkotaan bagi Kabupaten Sukoharjo seperti halnya Solobaru yang menjadi daerah pusat modern yang dikembangkan di Kabupaten Sukoharjo. Karena kecamatan ini terdapat simpang tiga yang merupakan jalan penghubung antar tiga kota besar yakni Kota Surakarta, Kota Yogyakarta, Kota Semarang. Tetapi tidak hanya itu, kartasura pun rawan kemacetan dikarenakan aktivitas warganya yang padat. Semisal pasar yang telah lama berdiri di ranah Kartasura yang terkenal akan aktivitasnya yang ramai pedagang. Ya, pasar Kartasura.

Pasar Kartasura direnov menjadi pasar berlantai dua dari tahun 1990-an, dimana selama masa perenovasian tersebut, kegiatan pedagang untuk mencari nafkah di alokasikan sementara, tepatnya di lapangan Desa Ngabeyan, Kecamatan Kartasura. “Pasar ini sudah lama didirikan mas sekitar anak saya baru berumur 3 tahun tepatnya pada tahun 1990-an” ujar bu Dami sebagai langganan pedagang sayur. Bu dami ini selalu membeli sayur setiap sehabis shubuh, dan dijual kembali dengan harga eceran di desanya.

Ibu Dami dulunya sering berbelanja dengan jalan kaki setiap paginya bahkan seiring berjalannya waktu beliau berbelanja dengan memakai transportasi tradisional seperti becak maupun dengan andong.

“dulunnya, ibu sering berbelanja ke Pasar Kartasura hanya jalan kaki saja nak, dulu ibu juga sering ke pasarnya naik andong atau becak, sekarang ibu hanya naik sepeda motor saja” sahut ibu penjual sayur tersebut.

 Pasar yang sudah beroperasi cukup lama di kawasan  Kartasura ini menyediakan macam-macam kebutuhan yang lengkap bagi pembelinya misal sayur-sayuran, bumbu rempah-rempah, ikan- ikan segar seperti ikan bandeng, cumi-cumi, ikan salmon, ikan lele, dan lain sebagainya, lalu ayam potong maupun ayam ternak ada disitu lalu kelapa, bumbu dapur, benda peralatan rumah tangga dan masih banyak yang lainnya.

Pasar Tradisional Kartasura dulunya belum seramai sekarang karena ramai pada hari-hari tertentu saja. Tetapi dengan seiring berjalannya waktu pasar ini semakin ramai tidak kalah dengan Pasar Legi yang mana sebagai Pusatnya penjualan bumbu rempah-rempah. Semenjak dialihkannya jalur bus yang dahulu melewati pasar, sekarang jalur ini dialihkan ke jalur lain dari jogja langsung ke terminal, saat itulah pengunjung pasar mengalami perubahan.

Komentar ()

Urutkan:

Silakan masuk ke akun Anda untuk ikut berdiskusi dan menulis komentar.

Masuk ke Akun

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Artikel Terkait

Lihat Semua
Latif Ghufron
6 tahun lalu • 2" baca

Wisatahati Soloraya Gratiskan Makanan di Warung Untuk Sahur

SOLO – Wisatahati Soloraya kembali mengadakan program berbagi makan sahur bersama. Berbeda dengan tahun lalu, kali ini berbagi makan sahur dilakukan di Warung Sahur yang terletak di jalan Sutowijoyo  Penumping, Laweyan. Kegiatan berlangsung selama 3 hari mulai hari Jumat-Minggu, 30 April – 2 Mei 2021. Warung mulai dibuka pukul 03.15 WIB dini hari.  Kegiatan ini […]

0 0
ishanifa nw
6 tahun lalu • 2" baca

Kuliah Kerja Nyata (KKN) Rekognisi COVID-19 Universitas Sebelas Maret di Desa Karangan

“Upaya Preventif Menghadapi Pandemi COVID-19 Melalui Program Penggiatan Kesadaran dan Pemahaman Kesehatan Mayarakat”   Untuk mewujudkan tri dharma perguruan tinggi yang diimplementasikan dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN), maka dilaksanakan program kerja KKN Rekognisi COVID-19 UNS yang berlokasi di Desa Karangan RT 02 RW 12 Begajah, Sukoharjo, Kab. Sukoharjo dengan tema “Supporting Pemahaman Masyarakat Terhadap COVID-19″. KKN […]

0 0
Ardhan Kurniawan
6 tahun lalu • 2" baca

Pelaksanaan KKN Mahasiswa UNS di Dusun Geneng sebagai Bentuk Pengabdian di Masa Pandemi

WONOGIRI – Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta jurusan S1 Manajemen, Ardhan Kurniawan, melakukan kegiatan kuliah kerja nyata (KKN) dengan tema COVID-19. Kegiatan KKN tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena dilakukan secara individu dalam bentuk rekognisi. Program rekognisi ini dimaksudkan agar mahasiswa dapat ikut berperan dalam penanggulangan pandemi terhadap masyarakat sekitar. Kemudian penilaian mata kuliah akan disetarakan […]

0 0
ira lianasari
7 tahun lalu • 2" baca

Manfaatkan Limbah,Tim PKM-M UNIVET Ubah Kulit Jagung menjadi Kerajinan Bunga kreatif

Tim PKM-M COSFLOW Univet Bantara Sukoharjo telah melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Gedong, Ngadirojo, Wonogiri pada 4 mei 2019. Kegiatan pelatihan yang dilakukan berupa pemanfaatan limbah kulit jagung menjadi kerajinan bunga yang bernilai jual.Kegiatan pelatihan yang dilakukan meliputi tahap pemilihan limbah kulit jagung , pewarnaan, penjemuran, penyetrikaan. Kemudian dilanjutkan pembimbingan langsung langkah-langkah pembuatan bunga […]

0 0
novianwely
8 tahun lalu • 2" baca

Dosen Univet Bantara Sukoharjo Laksanakan Program Kemitraan kepada Masyarakat di Desa Karang Tengah Wonogiri

Pasca pengumuman program hibah Program Kemitraan kepada Masyarakat (PkM) DRPM Kemenristekdikti pada bulan februari 2019, tim PkM Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo (Univet Bantara) yang berkolaborasi masyarakat desa Karangtengah Wonogiri melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang mengambil tema inovasi, pengembangan produk dan pemasaran daun janggelan. Tim PkM yang diketuai oleh Purwanto, SE. MM. (Dosen Prodi […]

0 0

Aksesibilitas

Ukuran Teks

Warna & Kontras

Teks & Tipografi

Navigasi & Fokus

Bantuan Baca & Suara

Komentar

Buat Story Baru

Laporkan