Bergabung untuk menulis & berinteraksi

Tampilan

YUK CARI TAU KULINER LAGENDARIS DI PASAR GEDE

Zulaikah Nur Fitriyah
14 Nov 2018 · 2" baca
WhatsApp Facebook Twitter

Siapa sih yang tidak tau pasar gede. Pasar gede merupakan pasar tertua yang berada di kota solo. Pasar yang terletak di dekat tugu 0 kilometer solo memiliki ciri khas tersendiri. Bisa dilihat dari arsitektur pasar gede yang mengah dengan atap yang sangat besar membuat pasar ini dinamakan pasar gede. Selain arsitektur pasar gede memiliki ciri khas pada saat tahun baru cina, dimana akan banyak sekali lampion dan ornament cina disekitar pasar gede.

Pasar ini menjadi pusat kebutuhan pokok masyarakat memilih belanja kebutuhan sehari-hari disini. Sayur-sayuran dan buah-buahan segar, bumbu dapur, serta daging dapat dijumpai di pasar gede. Selain jadi tempat berputarnya perekonomian masyarakat, pasar gede juga jadi tujuan wisata. Anda bisa jalan-jalan dan berbelanja sambil mencicipi kuliner khas solo. Disekeliling lapak, dapat dijumpai berbagai macam makanan tradisional legendaris yang jadi incaran penikmat kuliner.

Dipintu masuk sudah disambut dengan berbagai kuliner khas solo. Seperti gempol pleret, gempol berbentuk bulat dengan rasa gurih yang terbuat dari tepung beras, sedangkan pleret memiliki bentuk pipih memanjang dengan rasa manis. Kedua bahan tersebut kemudian disiram dengan santan dan es yang segar. Disebelah penjual gempol pleret ada berbagai jenis jenang campur seperti jenang ketan, grendul, pati garut, sumsum, dan mutiara.

Kemudian ada dawet yang terkenal di pasar gede yaitu dawet telasih. Semangkuk es dawet terdapat dawet berwarna hijau, ketan hitam, tape ketan, jenang sumsum, biji telasih, cairan gula dan santan dengan tambahan es batu akan menyegarkan tenggorokan setelah berbelanja berkeliling pasar gede.

Kalau belum sarapan dan mau cari sarapan di pasar gede. Coba cicipi pecel ndeso. Pecel ini disajikan dengan nasi merah, dilengkapi dengan aneka sayuran. Tidak seperti pecel umumnya, pembeli bisa memilih sendiri smbal kacang atau sambel wijen. Kemudian ada juga cabuk rambak yaitu ketupat yang disiram sambal cabuk (terbuat dari wijen dengan parutan kelapa) dan dilengkapi karak yang disajikan dengan menggunakan daun pisang atau pincuk.

Selain itu juga ada brambang asem, makanan yang terbuat dari rebusan daun ubi jalar yang disiram dengan sabal brambang asem yang khas. Brambang asem biasanya lebih nikmat jika ditambah dengan tahu atau tempe bacem. Masih pengen cemilan. Di pasar gede terdapat cemilan yang bernama lenjongan, seperti klepon, sawut, ketan putih, ketan hitam, gethuk, gathot, cenil dan grontol. Dan disajian dengan ditaburi parutan kelapa dan gula jawa.

Pulang dari pasar gede perut kenyang kantong aman, karena makanan tradisonal legendaries di pasar gede dijual dengan harga yang murah.  

Komentar ()

Urutkan:

Silakan masuk ke akun Anda untuk ikut berdiskusi dan menulis komentar.

Masuk ke Akun

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Artikel Terkait

Lihat Semua
Nova Ramadhani
3 years lalu • 2" baca

Memahami Kedalaman Makna Melalui Analisis Wacana Tekstual dan Kontekstual

Dunia linguistik dan studi sastra, analisis wacana tekstual dan kontekstual memainkan peran penting dalam memahami pesan-pesan yang terkandung dalam sebuah teks. Kedua pendekatan ini bekerja sama untuk menggali makna yang tersembunyi di balik kata-kata dan situasi yang dihadapi penulis. Melalui penerapan teknik-teknik analisis ini, kita dapat menemukan lapisan-lapisan makna yang dalam dan kompleks dari sebuah […]

0 0
Nova Ramadhani
3 years lalu • 2" baca

Kritikalitas Wacana Abad ke-21: Mengurai Kuasa dan Identitas

Analisis wacana kritis, sebuah alat penting dalam kerangka pemikiran kritis, telah menjadi kunci dalam memahami dinamika kuasa dan identitas dalam era globalisasi abad ke-21. Dalam konteks ini, kajian semacam ini menjadi semakin relevan karena pergeseran struktur sosial, politik, dan budaya yang meluas.             Analisis wacana kritis memberdayakan kita untuk melihat di balik kata-kata dan teks-teks […]

0 0
3 years lalu • 2" baca

Analisis Tekstual dan Kontekstual

Analisis wacana tekstual dan kontekstual adalah pendekatan dalam mempelajari teks yang melibatkan pemahaman terhadap makna yang terkandung dalam teks itu sendiri (wacana tekstual) dan pemahaman terhadap konteks sosial, budaya, dan historis di mana teks tersebut dihasilkan (konteksual). Dalam analisis wacana tekstual, fokusnya adalah pada struktur, gaya, dan penggunaan bahasa dalam teks. Ini melibatkan memeriksa elemen-elemen […]

0 0
Wiwid Anggriawan
3 years lalu • 5" baca

Dua Hal yang Bermakna

  DUA HAL YANG BERMAKNA Aku adalah aku, aku bukan dia dan dia bukan aku. Hehehhe… perkenalkan namaku adalah Wiwid Anggriawan. Aku lahir di salah satu kota di sebuah daerah istimewa di pantai selatan yang bernama Bantul sekitar 36 tahun yang lalu. Aku sedikit ingin bercerita tentang diriku yang mungkin sedikit “unik” dari dua hal […]

0 0
3 years lalu • 2" baca

Harmoni Keragaman: Kisah Persahabatan yang Saling Melengkapi

     Di sebuah kelas SD yang penuh tawa, terdapat kisah mengharukan tentang persahabatan yang tak tergoyahkan antara dua siswi, Aisyah dan Kirana. Perbedaan yang mencolok terletak pada kemampuan masing-masing. Aisyah mahir dalam bahasa Inggris, sedangkan Kirana memiliki kemampuan istimewa dalam menggambar dan kreativitas.      Dalam menjalani tugas-tugas sekolah, Aisyah dan Kirana menjadi teman […]

0 0

Aksesibilitas

Ukuran Teks

Warna & Kontras

Teks & Tipografi

Navigasi & Fokus

Bantuan Baca & Suara

Komentar

Buat Story Baru

Laporkan