Bergabung untuk menulis & berinteraksi

Tampilan

WALAUPUN BERBEDA , JANGAN DIPISAHKAN!

30 Mar 2024 · 2" baca
WhatsApp Facebook Twitter

images

Di suatu desa, tepatnya di daerah Jimbung Kabupaten Klaten, terdapat orang asli Madura yang merantau dan mengontrak di sana. Mereka sudah tinggal mengontrak kurang lebih 5 tahun lamanya. Mereka bekerja mencari nafkah dengan cara berjualan sate khas Madura. Setiap pagi mereka bergegas ke pasar untuk menjajakan jualannya. Sepulang dari pasar mereka beristirahat terlebih dahulu, kemudian sore harinya mereka buka jualan di ruko. Mereka terbilang ramah, aktif bersosialisasi, dan juga selalu turut serta di berbagai kegiatan desa.

Suatu ketika padaa Agustus 2022 , ada sebuah kegiatan rutinan yang selalu diadakan setiap tahunnya. Acara tersebut adalah jalan sehat bersama para warga. Ketika sedang mempersiapkan acara jalan sehat saya tidak sengaja melihat dan mendengar bahwa, ada salah satu penduduk asli yang tidak setuju bahwa orang Madura tersebut mengikuti jalan sehat. Waktu itu ada salah seorang penduduk asli desa yang menawarkan sebuah undian, yang di beri harga 10 ribu per undian. Karena orang desa menganggap orang Madura itu berbeda baik dari segi logat percakapan dan Bahasany, terlebih mereka bukan penduduk asli, maka penduduk desa tidak menawarkan undian tersebut kepada orang Madura.

“Mereka lho bukan penduduk asli sini, enggak usahlah diikutsertakan dalam kegiatan jalan sehat!” ujarnya ketus.

Dari satu kalimat tersebut dapat memicu para warga untuk tidak sabar memberikan tanggapan masing-masing. Ada yang beranggapan bahwa ujaran tersebut benar dan ada pula yang menepis ujaran tersebut.

“Mereka aktif dalam kegiatan desa, apa salahnya jika diikutsertakan?”, ujar ibu saya.

“Ssseeet,” lirikan mata yang tajam, mengheningkan suasana.

 

Tetapi, penduduk desa tetap tidak mau jika orang Madura tersebut mengikuti kegiatan jalan sehat. Padahal, keluarga orang Madura tersebut berniat ingin ikut meramaikan kegiatan jalan sehat, bahkan mereka akan membeli 10 undian. Akhirnya, datanglah seseorang yang disegani di desa karena beliau orang bijak dan sangat merakyat.

“Data mereka juga untuk mengikuti jalan sehat! Kita sejatinya sama tidak ada yang perlu disingkirkan dan menyingkirkan, walaupun berasal dari luar daerah jangan pisahkan mereka dari desa ini, jangan pernah mengkotak-kotakkan warga, tak ada salahnya kita menerima orang lain, ” ujar beliau.

Para warga yang tadinya menolak, mulai membuka pintu hati. Mereka tersadar bahwa keluarga Madura yang datang itu untuk mencari nafkah, menghidupi anak istrinya. Tidak ada bedanya dengan warga daerah ini yang merantau ke daerah lain juga untuk mencari nafkah. Akhirnya para warga setuju untuk memberikan kupon tersebut. Mereka mulai menerima keluarga tersebut sebagai penduduk desanya.

 

Komentar ()

Urutkan:

Silakan masuk ke akun Anda untuk ikut berdiskusi dan menulis komentar.

Masuk ke Akun

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Artikel Terkait

Lihat Semua
Nova Ramadhani
3 tahun lalu • 2" baca

Memahami Kedalaman Makna Melalui Analisis Wacana Tekstual dan Kontekstual

Dunia linguistik dan studi sastra, analisis wacana tekstual dan kontekstual memainkan peran penting dalam memahami pesan-pesan yang terkandung dalam sebuah teks. Kedua pendekatan ini bekerja sama untuk menggali makna yang tersembunyi di balik kata-kata dan situasi yang dihadapi penulis. Melalui penerapan teknik-teknik analisis ini, kita dapat menemukan lapisan-lapisan makna yang dalam dan kompleks dari sebuah […]

0 0
Nova Ramadhani
3 tahun lalu • 2" baca

Kritikalitas Wacana Abad ke-21: Mengurai Kuasa dan Identitas

Analisis wacana kritis, sebuah alat penting dalam kerangka pemikiran kritis, telah menjadi kunci dalam memahami dinamika kuasa dan identitas dalam era globalisasi abad ke-21. Dalam konteks ini, kajian semacam ini menjadi semakin relevan karena pergeseran struktur sosial, politik, dan budaya yang meluas.             Analisis wacana kritis memberdayakan kita untuk melihat di balik kata-kata dan teks-teks […]

0 0
3 tahun lalu • 2" baca

Analisis Tekstual dan Kontekstual

Analisis wacana tekstual dan kontekstual adalah pendekatan dalam mempelajari teks yang melibatkan pemahaman terhadap makna yang terkandung dalam teks itu sendiri (wacana tekstual) dan pemahaman terhadap konteks sosial, budaya, dan historis di mana teks tersebut dihasilkan (konteksual). Dalam analisis wacana tekstual, fokusnya adalah pada struktur, gaya, dan penggunaan bahasa dalam teks. Ini melibatkan memeriksa elemen-elemen […]

0 0
Wiwid Anggriawan
3 tahun lalu • 5" baca

Dua Hal yang Bermakna

  DUA HAL YANG BERMAKNA Aku adalah aku, aku bukan dia dan dia bukan aku. Hehehhe… perkenalkan namaku adalah Wiwid Anggriawan. Aku lahir di salah satu kota di sebuah daerah istimewa di pantai selatan yang bernama Bantul sekitar 36 tahun yang lalu. Aku sedikit ingin bercerita tentang diriku yang mungkin sedikit “unik” dari dua hal […]

0 0
3 tahun lalu • 2" baca

Harmoni Keragaman: Kisah Persahabatan yang Saling Melengkapi

     Di sebuah kelas SD yang penuh tawa, terdapat kisah mengharukan tentang persahabatan yang tak tergoyahkan antara dua siswi, Aisyah dan Kirana. Perbedaan yang mencolok terletak pada kemampuan masing-masing. Aisyah mahir dalam bahasa Inggris, sedangkan Kirana memiliki kemampuan istimewa dalam menggambar dan kreativitas.      Dalam menjalani tugas-tugas sekolah, Aisyah dan Kirana menjadi teman […]

0 0

Aksesibilitas

Ukuran Teks

Warna & Kontras

Teks & Tipografi

Navigasi & Fokus

Bantuan Baca & Suara

Komentar

Buat Story Baru

Laporkan