Bergabung untuk menulis & berinteraksi

Tampilan

Toleransi di Organisasi

01 Apr 2024 · 3" baca
WhatsApp Facebook Twitter

     Pada suatu ketika, ada sebuah Organisasi Pramuka yang disebut Dewan Galang. Organisasi ini berada di SMPN 19 Surakarta. Pada Kisah Organisasi ini dapat menjadi kisah imperatif hidup kita. Pada tanggal 1-3 Maret 2024 Pangakalan SMPN 19 Surakarta mengadakan sebuah Perkemahan Jumat, Sabtu, Minggu atau yang di singkat adalah PERJUSAMI. Perjusami ini di ikuti oleh siswa kelas 7 serta dewan Galang kelas 8.

     Saat itu Dewan Galang SMPN 19 Surakarta beranggotakan 36  siswa yang terdiri dari 26 perempuan serta 10 laki-laki. Pada 10 siswa laki-laki ini ada 1 siswa yang beragama Katolik sendiri dan sisa dari anggota laki-laki ini ada Islam. Cerita di mulai ketika masuk pada acara sholat maghrib. Hosea yang menjadi anggota Dewan Galang yang beragama Katolik sendiri di minta oleh teman-temannya untuk menjaga tenda. Hosea pun setuju, Ia mempersilahkan dan menunggu tenda  sampai teman – temannya datang kembali. Setelah kembali mereka mengajak Hosea untuk makan malam bersama.

     Suatu ketika Ezra yang baru balik dari makan bersama, melihat bahwa ada barang yang di tenda nya hilang.Ezra pun langsung mencari barang tersebut dengan menanyakan Hosea.Hosea menjawab bahwa dari tadi tidak ada yang masuk tenda kecuali Hosea.Ezra yang kebingungan lalu menyurigai Hosea.Terjadi perdebatan dan ketegangan antara mereka berdua. Fendi dan teman-teman yang baru datang lalu melerai mereka.Fendi yang sebagai ketua dewan Galang lalu mengusulkan   untuk diadakan diskusi menyelesaikan masalah.

     Diskusi ini di mulai dengan Hosea yang melakukan pembelaan. Hosea berkata bahwa dari tadi tidak ada orang yang masuk tenda.Ezra pun ragu, Fendi mengajak teman-teman yang lain untuk mencari barang tersebut dengan seksama. Setelah mereka mencari, mereka tidak menemukan apa-apa. Ezra tidak terima, lalu Ezra semakin menyudutkan Hosea. Tiba-tiba ada siswa kelas 7 yang memanggil         mereka.Siswa Kelas 7 itu ternyata mengembalikan barang milik Ezra yang jatuh di jalan.

     Ezra pun mengambil barang tersebut.Ia pun mengeceknya dan ternyata itu adalah barang milik Ezra yang hilang. Ezra pun mengucapkan terimakasih pada siswa kelas 7 tersebut. Ezra merasa bersalah, ia lalu meminta maaf kepada Hosea karena ia telah menuduh nya. Hosea pun memaafkan Ezra dengan sepenuh  hati. Lalu Fendi mengajak teman-temanya untuk selalu menjaga persahabatan mereka. Keesokan hari nya mereka menjalankan tugas untuk membimbing adik-adik kelas 7. Dewan Galang terlihat sudah kembali dengan saling bekerja sama satu sama lain tanpa ada rasa membedakan. Setelah kejadian itu mereka sadar bahwa mereka adalah tim, yang mana mereka harus menghargai dan menghormati satu sama lain.

     Kisah ini ditutup dengan kegiatan Perjusami yang berjalan lancar dan mereka kembali ke SMPN 19 Surakarta dengan selamat dan bahagia. Pada masalah yang di hadapi oleh Dewan Galang ini memberikan kita untuk selalu toleransi antar keberagaman. Baik di lingkungan sekolah maupun di lingkungan sekitar untuk selalu menghormati dan menghargai satu sama lain. Pada Kisah ini bukan saja cerita di Dewan Galang SMPN 19 Surakarta saja tapi harus ada di sekitar kita. Dan sikap-sikap ini harus di perjuangkan Untuk seluruh o rganisasi-organisasi pendidikan.

 

Hosea Joy AN

SMPN 19 Surakarta

 

Komentar ()

Urutkan:

Silakan masuk ke akun Anda untuk ikut berdiskusi dan menulis komentar.

Masuk ke Akun

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Artikel Terkait

Lihat Semua
Nova Ramadhani
3 tahun lalu • 2" baca

Memahami Kedalaman Makna Melalui Analisis Wacana Tekstual dan Kontekstual

Dunia linguistik dan studi sastra, analisis wacana tekstual dan kontekstual memainkan peran penting dalam memahami pesan-pesan yang terkandung dalam sebuah teks. Kedua pendekatan ini bekerja sama untuk menggali makna yang tersembunyi di balik kata-kata dan situasi yang dihadapi penulis. Melalui penerapan teknik-teknik analisis ini, kita dapat menemukan lapisan-lapisan makna yang dalam dan kompleks dari sebuah […]

0 0
Nova Ramadhani
3 tahun lalu • 2" baca

Kritikalitas Wacana Abad ke-21: Mengurai Kuasa dan Identitas

Analisis wacana kritis, sebuah alat penting dalam kerangka pemikiran kritis, telah menjadi kunci dalam memahami dinamika kuasa dan identitas dalam era globalisasi abad ke-21. Dalam konteks ini, kajian semacam ini menjadi semakin relevan karena pergeseran struktur sosial, politik, dan budaya yang meluas.             Analisis wacana kritis memberdayakan kita untuk melihat di balik kata-kata dan teks-teks […]

0 0
3 tahun lalu • 2" baca

Analisis Tekstual dan Kontekstual

Analisis wacana tekstual dan kontekstual adalah pendekatan dalam mempelajari teks yang melibatkan pemahaman terhadap makna yang terkandung dalam teks itu sendiri (wacana tekstual) dan pemahaman terhadap konteks sosial, budaya, dan historis di mana teks tersebut dihasilkan (konteksual). Dalam analisis wacana tekstual, fokusnya adalah pada struktur, gaya, dan penggunaan bahasa dalam teks. Ini melibatkan memeriksa elemen-elemen […]

0 0
Wiwid Anggriawan
3 tahun lalu • 5" baca

Dua Hal yang Bermakna

  DUA HAL YANG BERMAKNA Aku adalah aku, aku bukan dia dan dia bukan aku. Hehehhe… perkenalkan namaku adalah Wiwid Anggriawan. Aku lahir di salah satu kota di sebuah daerah istimewa di pantai selatan yang bernama Bantul sekitar 36 tahun yang lalu. Aku sedikit ingin bercerita tentang diriku yang mungkin sedikit “unik” dari dua hal […]

0 0
3 tahun lalu • 2" baca

Harmoni Keragaman: Kisah Persahabatan yang Saling Melengkapi

     Di sebuah kelas SD yang penuh tawa, terdapat kisah mengharukan tentang persahabatan yang tak tergoyahkan antara dua siswi, Aisyah dan Kirana. Perbedaan yang mencolok terletak pada kemampuan masing-masing. Aisyah mahir dalam bahasa Inggris, sedangkan Kirana memiliki kemampuan istimewa dalam menggambar dan kreativitas.      Dalam menjalani tugas-tugas sekolah, Aisyah dan Kirana menjadi teman […]

0 0

Aksesibilitas

Ukuran Teks

Warna & Kontras

Teks & Tipografi

Navigasi & Fokus

Bantuan Baca & Suara

Komentar

Buat Story Baru

Laporkan