Bergabung untuk menulis & berinteraksi

Tampilan

Tablig Akbar Ustadz Muhammad Husein Gaza di Bali, Ketuk hati Ummat Muslim Bela Palestina

HERDIAN ARMANDHANI
19 Apr 2019 · 3" baca
WhatsApp Facebook Twitter

Normal
0

false
false
false

EN-US
X-NONE
X-NONE

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
mso-para-margin-top:0in;
mso-para-margin-right:0in;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0in;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;
mso-fareast-theme-font:minor-fareast;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}

Denpasar (Bali) – Negara Indonesia  patut berhutang budi kepada Negara Palestina. Sebab Negara Palestina merupakan salah satu negara yang mengakui kemerdekaan Indonesia secara de jure. Tanpa adanya pengakuan secara de jure dari negara-negara tetangga maka proklamasi yang dikumandangkan oleh Bapak Proklamator Ir Soekarno kala itu belum resmi di mata dunia. Kala itu, Syekh  Muhammad  Amien Huseini seorang Mufti Besar Palestina mengajak dan meyakinkan Negara Timur Tengah lainnya seperti Suriah, Irak, Lebanon, Yaman ,Arab Saudi dan Afganistan untuk mengakui kemerdekaan diIndonesia. Bahkan  seorang Saudagar Kaya dari Palestina bernama  Muhammad Taher  mengambil seluruh tabungan dan kekayaannya untuk diserahkan ke Indonesia. Pengorbanan ini tidak banyak diungkap oleh Sejarah dunia karena Bangsa Barat turut andil untuk mengubah sejarah pengorbanan Bangsa Palestina untuk Indonesia. Seperti yang diungkapkan Ustadz Muhammad Husein Gaza pada agenda Safari Dakwah di Masjid Sadar Jalan Tegal Wangi Gang Kenanga , Denpasar pada Kamis (18/04/2019) usai ibadah shalat isya.

Ustadz Muhammad Husein Gaza merupakan ulama kelahiran Bogor yang tinggal dan bermukim di Jalur Gaza sejak Januari 2011. Bahkan kini ia sudah menikah dengan seorang Gadis Muslimah Gaza bernama  Ginan Ar Raqb. Dalam lawatan dakwahnya di Bali ia menceritakan kondisi yang begitu memprihatinkan Bangsa Palestina akibat agresi militer tentara zionis Israel yang tanpa perikemanusiaan. Hampir setiap hari ada saja bom bahkan rocket yang dikirm tentara zionis ke pemukiman warga Palestina. Banyak fakta yang mencengangkan yang ia ceritakan ke ratusan jamaah Masjid Sadar yang hadir. Fakta ini tidak pernah diungkap ke media-media di dunia bahkan Indonesia sekalipun.

“Akibat blokase tentara Zionis Israel  di Gaza kini 98% krisis air bersih. 25% air yang tidak bersih menyebabkan penyakit serius. 12% warga Palestina meninggal akibat krisis air bersih. Bulan Januari 2019 Rumah Sakit Baitut Hanun ditutup total akibat tidak ada pasokan energi listrik. Listrik di Gaza hanya mengalir dua jam setiap harinya. Penerangan saat malam hari untuk anak-anak Palestina hanya menggunakan lilin. Lebih parahnya akibat hanya menggunakan cahaya lilin sering terjadi musibah kebakaran” ungkapnya dihadapan jamaah yang hadir.

Palestina merupakan Negeri Para Nabi. Di Komplesk Masjid Al Aqsa, Nabi Muhammad SAW pernah mengalami peristiwa Isra Miraj dan mendapatkan perintah langsung dari Allah swt untuk menjalankan Shalat 5 waktu. Bangsa Indonesia bisa membantu warga Palestina dengan 3 hal

“Bantu dengan doa untuk keselamatan warga Palestina, menyebarkan informasi mengenai kondisi terkini warga Palestina melalui social media, dan terakhir lewat donasi yang dikumpulkan dari lembaga kemanusiaan” ungkapnya.

Safari dakwah Ustadz Muhamamd Husein Gaza merupakan kerjasama komunitas-komunnitas muslim yang ada di Bali seperti Biker Sholeh, Generasi Muda Masjid Sadar (Gemmar), Sahabat Shubuh Bali, Liqo Laki, YKU Bali, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Wilayah Bali, IMMUKI STIKI, IM3 Universitas Mahasaraswati, INH, dan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Bali.

Malam itu, para jamaah yang hadir ada yang berani untuk berkomitmen berdonasi untuk Palestina melalui pembelian syal bermotif Bendera Palestina dan donasi berupa uang tunai yang terkumpul sejumlah Rp 30.082.000 disalurkan melalui lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT). HAD

Komentar ()

Urutkan:

Silakan masuk ke akun Anda untuk ikut berdiskusi dan menulis komentar.

Masuk ke Akun

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Artikel Terkait

Lihat Semua
Nova Ramadhani
3 tahun lalu • 2" baca

Memahami Kedalaman Makna Melalui Analisis Wacana Tekstual dan Kontekstual

Dunia linguistik dan studi sastra, analisis wacana tekstual dan kontekstual memainkan peran penting dalam memahami pesan-pesan yang terkandung dalam sebuah teks. Kedua pendekatan ini bekerja sama untuk menggali makna yang tersembunyi di balik kata-kata dan situasi yang dihadapi penulis. Melalui penerapan teknik-teknik analisis ini, kita dapat menemukan lapisan-lapisan makna yang dalam dan kompleks dari sebuah […]

0 0
Nova Ramadhani
3 tahun lalu • 2" baca

Kritikalitas Wacana Abad ke-21: Mengurai Kuasa dan Identitas

Analisis wacana kritis, sebuah alat penting dalam kerangka pemikiran kritis, telah menjadi kunci dalam memahami dinamika kuasa dan identitas dalam era globalisasi abad ke-21. Dalam konteks ini, kajian semacam ini menjadi semakin relevan karena pergeseran struktur sosial, politik, dan budaya yang meluas.             Analisis wacana kritis memberdayakan kita untuk melihat di balik kata-kata dan teks-teks […]

0 0
3 tahun lalu • 2" baca

Analisis Tekstual dan Kontekstual

Analisis wacana tekstual dan kontekstual adalah pendekatan dalam mempelajari teks yang melibatkan pemahaman terhadap makna yang terkandung dalam teks itu sendiri (wacana tekstual) dan pemahaman terhadap konteks sosial, budaya, dan historis di mana teks tersebut dihasilkan (konteksual). Dalam analisis wacana tekstual, fokusnya adalah pada struktur, gaya, dan penggunaan bahasa dalam teks. Ini melibatkan memeriksa elemen-elemen […]

0 0
Wiwid Anggriawan
3 tahun lalu • 5" baca

Dua Hal yang Bermakna

  DUA HAL YANG BERMAKNA Aku adalah aku, aku bukan dia dan dia bukan aku. Hehehhe… perkenalkan namaku adalah Wiwid Anggriawan. Aku lahir di salah satu kota di sebuah daerah istimewa di pantai selatan yang bernama Bantul sekitar 36 tahun yang lalu. Aku sedikit ingin bercerita tentang diriku yang mungkin sedikit “unik” dari dua hal […]

0 0
3 tahun lalu • 2" baca

Harmoni Keragaman: Kisah Persahabatan yang Saling Melengkapi

     Di sebuah kelas SD yang penuh tawa, terdapat kisah mengharukan tentang persahabatan yang tak tergoyahkan antara dua siswi, Aisyah dan Kirana. Perbedaan yang mencolok terletak pada kemampuan masing-masing. Aisyah mahir dalam bahasa Inggris, sedangkan Kirana memiliki kemampuan istimewa dalam menggambar dan kreativitas.      Dalam menjalani tugas-tugas sekolah, Aisyah dan Kirana menjadi teman […]

0 0

Aksesibilitas

Ukuran Teks

Warna & Kontras

Teks & Tipografi

Navigasi & Fokus

Bantuan Baca & Suara

Komentar

Buat Story Baru

Laporkan