Bergabung untuk menulis & berinteraksi

Tampilan

Suro Bulan Kebudayaan

septian andri
12 Nov 2018 · 2" baca
WhatsApp Facebook Twitter

Bulan suro atau bulan 1 Muharam adalah bulan yang sangat istimewa diantara bulan-bulan jawa lainnya. Hal ini bisa dikatakan lantaran banyaknya acara-acara yang digelar pada bulan suro. Salah satunya yaitu masyarakat jawa yang sangat begitu antusias dengan datangnya bulan suro. Beberapa serangkaian acara yang digelar pada bulan suro yaitu Kirab Budaya, Upacara Malam 1 Suro, Tumpengan dan masih banyak lagi tradisi-tradisi jawa yang dilakukan pada bulan Suro ini. Secara tidak langsung acara-acara yang digelar banyak sekali melibatkan dari pihak keraton yang sudah menjadi tradisi dari masing-masing kerajaan pada masa lalu hingga saat ini. Jadi dengan adanya bulan suro ini masyarakat mampu mengenal nilai-nilai dan mampu merevitalisasi yang terkadung dalam kebudayaan bulan Suro itu sendiri.budaya banjar

Serangkaian acara yang terkandung di bulan suro ini sebetulnya bukan hanya masyarakat jawa saja, akan tetapi masih banyak masyarakat yang berasal dari suku dan budaya untuk membuka kembali suatu ritual yang dilakukan oleh leluhur. Menangkis dari banyaknya tanggapan masyarakat yang beranggapan bahwa bulan Suro merupakan bulan kesialan itu sebenarnya tidak benar. Justru, pada bulan suro ini adalah bulan prihatin. Memang didunia saat ini itu masing-masing orang selalu di sibukkan dengan kegiatan, karir dan sebagainya tanpa istirahat dengan duniawi, maka dari itu dengan bulan suro ini masyarakat prihatin atas penciptaan-Nya melalui leluhur-leluhur kita.

Kirab budaya yang dilakukan di Kelurahan Jayengan ini merupakan salah satu contoh kecil dengan adanya sebuah partisipasi dan juga ingin mengenang kembali leluhur melalui sebuah kirab budaya. Kirab budaya ini memiliki nama dari tiga daerah atau etknik yang berbeda-beda, yaitu kirab budaya Jarwana “Jawa, Banjar, Cina”. Perpaduan yang berbeda ras, suku, dan agama ini merupakan sebuah bukti yang nyata bahwa negara kita Republik Indonesia ini masih memegang utuh sila Persatuan Indonesia.

Beberapa penampilan sebuah ciri khas suatu budaya dan juga daerah ikut serta didalamnya, seperti adanya Jawa menampilkan salah satu ciri khas makanan, pakaian adat jawa dan juga tarian jawa. Budaya Banjar dengan salah satu musik religinya Al-Banjari dan juga gaya adat pernikahan yang ditampilkan oleh dua orang yang berpasangan. Sedangkan dari Budaya Tionghoa dengan seorang yang menggunakan kostum kera sakti, pendekar cina, kerajaan cina, dsb.

Dengan mengadakan agenda kirab budaya yang setiap tahunnya ini selalu di gelar semoga saja masyarakat bisa memberikan hiburan dan juga mendapat apresiasi dari pemerintah setempat untuk tetap memberikan sebuah pagelaran budaya yang terdapat di masing-masing daerah.

Komentar ()

Urutkan:

Silakan masuk ke akun Anda untuk ikut berdiskusi dan menulis komentar.

Masuk ke Akun

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Artikel Terkait

Lihat Semua
Nova Ramadhani
3 years lalu • 2" baca

Memahami Kedalaman Makna Melalui Analisis Wacana Tekstual dan Kontekstual

Dunia linguistik dan studi sastra, analisis wacana tekstual dan kontekstual memainkan peran penting dalam memahami pesan-pesan yang terkandung dalam sebuah teks. Kedua pendekatan ini bekerja sama untuk menggali makna yang tersembunyi di balik kata-kata dan situasi yang dihadapi penulis. Melalui penerapan teknik-teknik analisis ini, kita dapat menemukan lapisan-lapisan makna yang dalam dan kompleks dari sebuah […]

0 0
Nova Ramadhani
3 years lalu • 2" baca

Kritikalitas Wacana Abad ke-21: Mengurai Kuasa dan Identitas

Analisis wacana kritis, sebuah alat penting dalam kerangka pemikiran kritis, telah menjadi kunci dalam memahami dinamika kuasa dan identitas dalam era globalisasi abad ke-21. Dalam konteks ini, kajian semacam ini menjadi semakin relevan karena pergeseran struktur sosial, politik, dan budaya yang meluas.             Analisis wacana kritis memberdayakan kita untuk melihat di balik kata-kata dan teks-teks […]

0 0
3 years lalu • 2" baca

Analisis Tekstual dan Kontekstual

Analisis wacana tekstual dan kontekstual adalah pendekatan dalam mempelajari teks yang melibatkan pemahaman terhadap makna yang terkandung dalam teks itu sendiri (wacana tekstual) dan pemahaman terhadap konteks sosial, budaya, dan historis di mana teks tersebut dihasilkan (konteksual). Dalam analisis wacana tekstual, fokusnya adalah pada struktur, gaya, dan penggunaan bahasa dalam teks. Ini melibatkan memeriksa elemen-elemen […]

0 0
Wiwid Anggriawan
3 years lalu • 5" baca

Dua Hal yang Bermakna

  DUA HAL YANG BERMAKNA Aku adalah aku, aku bukan dia dan dia bukan aku. Hehehhe… perkenalkan namaku adalah Wiwid Anggriawan. Aku lahir di salah satu kota di sebuah daerah istimewa di pantai selatan yang bernama Bantul sekitar 36 tahun yang lalu. Aku sedikit ingin bercerita tentang diriku yang mungkin sedikit “unik” dari dua hal […]

0 0
3 years lalu • 2" baca

Harmoni Keragaman: Kisah Persahabatan yang Saling Melengkapi

     Di sebuah kelas SD yang penuh tawa, terdapat kisah mengharukan tentang persahabatan yang tak tergoyahkan antara dua siswi, Aisyah dan Kirana. Perbedaan yang mencolok terletak pada kemampuan masing-masing. Aisyah mahir dalam bahasa Inggris, sedangkan Kirana memiliki kemampuan istimewa dalam menggambar dan kreativitas.      Dalam menjalani tugas-tugas sekolah, Aisyah dan Kirana menjadi teman […]

0 0

Aksesibilitas

Ukuran Teks

Warna & Kontras

Teks & Tipografi

Navigasi & Fokus

Bantuan Baca & Suara

Komentar

Buat Story Baru

Laporkan