Bergabung untuk menulis & berinteraksi

Tampilan

Pemesan Gofood ini sengaja order terang bulan untuk takjil ojol

03 Apr 2023 · 4" baca
WhatsApp Facebook Twitter

Pemesan Gofood ini sengaja order terang bulan untuk takjil ojol

 

Maman Prihantoko, itu nama panjang saya. Pekerjaanku sebagai driver ojek online. Saya akan menceritakan kisah kebaikan pemesan Gofood bernama Gisela. Pasalnya cewek beragama Katolik ini sengaja memesan terang bulan untuk makanan berbuka driver ojek online.

Hal yang bikin aku salut adalah ketika saya (driver ojol) mengucapkan rasa terima kasih. Gisela (pemesan) juga mendoakan agar puasa saya (driver ojol) berjalan lancar.

Kemudian saya bertanya pesanan makanan ini diantar ke lokasi mana. Tapi tak disangka, ternyata Gisela menjawab kalau terang bulan yang ia pesan itu untuk buka puasa saya (driver) dan keluarga. “Tidak perlu diantar ke alamat,” katanya.

Kemudian saya mendoakan Gisela(pemesan) semoga kebaikan di balas sama Allah.

“Saya Katolik Mas. Hehe,” ujar Gisela menjawab doa dari saya.

Tentu saja membuat saya tidak percaya. Namun Gisela meyakinkan kalau dirinya hanya ingin melakukan kebaikan di Bulan Ramadan saja. Akhirnya saya terima pemberian makanan terang bulan dari Gisela. Saya mengucapkan terima kasih dan doakan lagi ke dia lewat chat.

Kemudian saya menuju ke resto terang bulan yang dituju. Beberapa menit kemudian setelah saya sampai, kemudian saya bilang ke resto ada pesanan Gofood dengan kode pemesanan. Pihak resto menjawab, “iya mas, ini sudah jadi.”

Setelah itu saya terima makanan terang bulan dan saya ambil struk. Saya foto, kemudian saya kirim atau cc ke Gofood buat bukti kalau makanan sudah sesuai dan saya bawa.

Kebetulan saya seorang yatim piatu dan saya di rumah sendiri. Sebenarnya saya punya keluarga karena saya adalah empat bersaudara. Kakak saya sudah tinggal di rumahnya sendiri atau berkeluarga dan tempat tinggal mereka jauh semua. Karena itu, saya berinisiatif mau membawa makanan terang bulan ini ke basecamp tempat saya berkumpul. 

Saya menuju ke lokasi basecamp. Selang beberapa menit, akhirnya saya sampai di basecamp tempat teman-teman saya berkumpul. Di basecamp ini, yang nongkrong ada 5 orang. Saya ambil makanan terang bulan dan saya berikan buat dibagi-bagi bersama teman-teman di basecamp.

Kemudian saya bilang ke teman-teman. “Nih guys ada makanan takjil.”

Saya taruh terang bulan di pos basecamp dan alangkah bahagianya mereka. Mereka bilang kepada saya, “terima kasih Bray.”

Salah satu dari teman saya bertanya apakah itu dibeli sendiri apa dikasih orang. Saya menjawab, “ini makanan terang bulan di beri sama orang guys.”

Kemudian salah satu teman saya bilang. “Ini kan sudah ada makanan terang bulan dari Maman (saya) dan makanan nasi box dari orang ada yang kurang nih. Minumnya kan belum ya, gimana kalau kita patungan beli minuman dulu. Soalnya sudah mau adzan magrib nih, sudah mau waktunya berbuka.”

Kami sepakat patungan 5 ribu × 5 orang buat beli minuman es buah. Teman saya sudah mengumpulkan uang patungan itu buat beli es buah.

Kemudian salah satu teman saya berangkat buat beli es buah dan kami pastinya menunggu es tersebut. Selang beberapa menit akhirnya teman saya yang membeli es buah itu sudah datang dan membawa makanan itu. Kemudian es buah dan makanan itu dibagikan satu persatu ke teman-teman. 

Setelah makanan kami terima, 5 menit kemudian kami mendengar adzan magrib berkumandang. Akhirnya waktu yan kita nantikan datang. Kemudian kami tidak lupa membaca doa berbuka puasa.

Setelah berdoa kami mengambil es buah itu untuk minum dan menghilangkan haus setelah berpuasa sehari penuh. Kami melanjutkan makan-makan bersama di tempat yang ala sekadarnya. Setelah selesai berbuka puasa bersama, kami bereskan bungkus-bungkus sampah, lalu kami buang ke tempat sampah 

Setelah selesai lalu salah satu dari teman saya mengajak salat berjamaah.

Alhamdulillah teman-teman saya di basecamp yang muslim semua sepakat mau sholat berjamaah. Saya bilang “jangan lupa aplikasi ojolnya/hp dimatiin dulu agar pas sholat nanti tidak mengganggu.”

Kami berangkat bareng menuju ke masjid terdekat untuk menjalankan sholat magrib berjama’ah. Setelah selesai sholat magrib kamu bareng-bareng lagi menuju ke basecamp. Setelah sampai basecamp saya melanjutkan aktifitas seperti biasa, ngojek lagi dan aplikasi kami online-kan lagi. Dan kami berkumpul nongkrong ngobrol bersama sembari menunggu orderan masuk.

“Toleransi berkehidupan, hidup berdampingan antarsesama, rukun, gotong royong, saling membantu urusan dunia dalam kebaikan. Toleransi beragama, menghargai tanpa mencampur adukkan ajaran agama A dengan B perkara ibadah. Lakum diiynukum waliyadiin. Setiap kebersamaan pasti akan berakhir, tapi kebahagiaannya akan tetap abadi dalam kenangan indah kita.”

Komentar ()

Urutkan:

Silakan masuk ke akun Anda untuk ikut berdiskusi dan menulis komentar.

Masuk ke Akun

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Artikel Terkait

Lihat Semua
Nova Ramadhani
3 tahun lalu • 2" baca

Memahami Kedalaman Makna Melalui Analisis Wacana Tekstual dan Kontekstual

Dunia linguistik dan studi sastra, analisis wacana tekstual dan kontekstual memainkan peran penting dalam memahami pesan-pesan yang terkandung dalam sebuah teks. Kedua pendekatan ini bekerja sama untuk menggali makna yang tersembunyi di balik kata-kata dan situasi yang dihadapi penulis. Melalui penerapan teknik-teknik analisis ini, kita dapat menemukan lapisan-lapisan makna yang dalam dan kompleks dari sebuah […]

0 0
Nova Ramadhani
3 tahun lalu • 2" baca

Kritikalitas Wacana Abad ke-21: Mengurai Kuasa dan Identitas

Analisis wacana kritis, sebuah alat penting dalam kerangka pemikiran kritis, telah menjadi kunci dalam memahami dinamika kuasa dan identitas dalam era globalisasi abad ke-21. Dalam konteks ini, kajian semacam ini menjadi semakin relevan karena pergeseran struktur sosial, politik, dan budaya yang meluas.             Analisis wacana kritis memberdayakan kita untuk melihat di balik kata-kata dan teks-teks […]

0 0
3 tahun lalu • 2" baca

Analisis Tekstual dan Kontekstual

Analisis wacana tekstual dan kontekstual adalah pendekatan dalam mempelajari teks yang melibatkan pemahaman terhadap makna yang terkandung dalam teks itu sendiri (wacana tekstual) dan pemahaman terhadap konteks sosial, budaya, dan historis di mana teks tersebut dihasilkan (konteksual). Dalam analisis wacana tekstual, fokusnya adalah pada struktur, gaya, dan penggunaan bahasa dalam teks. Ini melibatkan memeriksa elemen-elemen […]

0 0
Wiwid Anggriawan
3 tahun lalu • 5" baca

Dua Hal yang Bermakna

  DUA HAL YANG BERMAKNA Aku adalah aku, aku bukan dia dan dia bukan aku. Hehehhe… perkenalkan namaku adalah Wiwid Anggriawan. Aku lahir di salah satu kota di sebuah daerah istimewa di pantai selatan yang bernama Bantul sekitar 36 tahun yang lalu. Aku sedikit ingin bercerita tentang diriku yang mungkin sedikit “unik” dari dua hal […]

0 0
3 tahun lalu • 2" baca

Harmoni Keragaman: Kisah Persahabatan yang Saling Melengkapi

     Di sebuah kelas SD yang penuh tawa, terdapat kisah mengharukan tentang persahabatan yang tak tergoyahkan antara dua siswi, Aisyah dan Kirana. Perbedaan yang mencolok terletak pada kemampuan masing-masing. Aisyah mahir dalam bahasa Inggris, sedangkan Kirana memiliki kemampuan istimewa dalam menggambar dan kreativitas.      Dalam menjalani tugas-tugas sekolah, Aisyah dan Kirana menjadi teman […]

0 0

Aksesibilitas

Ukuran Teks

Warna & Kontras

Teks & Tipografi

Navigasi & Fokus

Bantuan Baca & Suara

Komentar

Buat Story Baru

Laporkan