Bergabung untuk menulis & berinteraksi

Tampilan

Ketika Masjid dan Pura Bersebelahan

02 Apr 2023 · 2" baca
WhatsApp Facebook Twitter

Namaku Erna Sulastri. Aku adalah anak pertama dari pasangan suami istri Suparno dan Ririh Setianingsih. Aku mempunyai satu adik laki laki yang usianya beda 4,5 tahun dariku.

Aku beragama Hindu sejak lahir. Ayah, ibu, dan keluarga ku pun juga beragama Hindu. Usiaku saat ini 16 tahun. Aku terlahir di lingkungan desa yang beragam agama, di Desa Sumber Gede, Kemuning, Ngargoyoso, Karanganyar, Jawa Tengah.

Aku pun bersekolah di sekolah yang beragama agama juga, di SMA Negeri Kerjo. Dikelasku terdapat empat agama yang berbeda, yaitu Islam, Hindu, Kristen, dan Katolik. Kami hidup saling bertoleransi dan menghargai satu sama lain.

Di desaku terdapat bangunan tempat ibadah pura dan masjid yang bersebalahan. Hal itu membuat toleransi beragama di desaku semakin tinggi. Dan orang orangnya pun hidup dengan rukun dan harmonis.

Pada setiap hari raya Nyepi, umat Islam di desaku ikut serta dalam menjaga kelancaran kami umat Hindu yang melaksanakan Catur Brata Penyepian. Misalnya, lampu lampu di jalanan desaku dimatikan selama Nyepi para tetangga pun ikut mengurangi pencahayaan di rumahnya.

Serta mengurangi suara-suara yang menyebabkan kebisingan. Saat hari raya idul Adha, umat Islam pun juga memberikan bagian daging kepada semua umat Hindu

Selain itu, umat Hindu pun juga ikut bertoleransi saat hari raya umat Islam. Contohnya, saat hari raya idul Fitri umat Hindu ikut serta merayakan dengan cara berdatangan ke rumah tetangga dan saudara untuk mengucapkan selamat hari raya idul Fitri.

Dan saat umat Islam akan melaksanakan salat Id sebagian umat Hindu meluangkan waktunya untuk membantu mengatur parkir dan lalu lintas di sekitar lapangan yang akan digunakan untuk salat Id.

Terlahir di lingkup daerah yang beragam membuat saya dapat belajar lebih banyak tentang perbedaan, keberagaman, dan kebersamaan. Serta mengajari saya untuk tetep bertoleransi dan tidak memandang perbedaan apapun itu ketika berteman.

 

Tidak hanya itu masih banyak lagi contoh toleransi umat beragama didesaku. Semua itu membuatku lebih dapat banyak belajar mengenai toleransi umat beragama dan menghargai agama orang lain.

Komentar ()

Urutkan:

Silakan masuk ke akun Anda untuk ikut berdiskusi dan menulis komentar.

Masuk ke Akun

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Artikel Terkait

Lihat Semua
Nova Ramadhani
3 tahun lalu • 2" baca

Memahami Kedalaman Makna Melalui Analisis Wacana Tekstual dan Kontekstual

Dunia linguistik dan studi sastra, analisis wacana tekstual dan kontekstual memainkan peran penting dalam memahami pesan-pesan yang terkandung dalam sebuah teks. Kedua pendekatan ini bekerja sama untuk menggali makna yang tersembunyi di balik kata-kata dan situasi yang dihadapi penulis. Melalui penerapan teknik-teknik analisis ini, kita dapat menemukan lapisan-lapisan makna yang dalam dan kompleks dari sebuah […]

0 0
Nova Ramadhani
3 tahun lalu • 2" baca

Kritikalitas Wacana Abad ke-21: Mengurai Kuasa dan Identitas

Analisis wacana kritis, sebuah alat penting dalam kerangka pemikiran kritis, telah menjadi kunci dalam memahami dinamika kuasa dan identitas dalam era globalisasi abad ke-21. Dalam konteks ini, kajian semacam ini menjadi semakin relevan karena pergeseran struktur sosial, politik, dan budaya yang meluas.             Analisis wacana kritis memberdayakan kita untuk melihat di balik kata-kata dan teks-teks […]

0 0
3 tahun lalu • 2" baca

Analisis Tekstual dan Kontekstual

Analisis wacana tekstual dan kontekstual adalah pendekatan dalam mempelajari teks yang melibatkan pemahaman terhadap makna yang terkandung dalam teks itu sendiri (wacana tekstual) dan pemahaman terhadap konteks sosial, budaya, dan historis di mana teks tersebut dihasilkan (konteksual). Dalam analisis wacana tekstual, fokusnya adalah pada struktur, gaya, dan penggunaan bahasa dalam teks. Ini melibatkan memeriksa elemen-elemen […]

0 0
Wiwid Anggriawan
3 tahun lalu • 5" baca

Dua Hal yang Bermakna

  DUA HAL YANG BERMAKNA Aku adalah aku, aku bukan dia dan dia bukan aku. Hehehhe… perkenalkan namaku adalah Wiwid Anggriawan. Aku lahir di salah satu kota di sebuah daerah istimewa di pantai selatan yang bernama Bantul sekitar 36 tahun yang lalu. Aku sedikit ingin bercerita tentang diriku yang mungkin sedikit “unik” dari dua hal […]

0 0
3 tahun lalu • 2" baca

Harmoni Keragaman: Kisah Persahabatan yang Saling Melengkapi

     Di sebuah kelas SD yang penuh tawa, terdapat kisah mengharukan tentang persahabatan yang tak tergoyahkan antara dua siswi, Aisyah dan Kirana. Perbedaan yang mencolok terletak pada kemampuan masing-masing. Aisyah mahir dalam bahasa Inggris, sedangkan Kirana memiliki kemampuan istimewa dalam menggambar dan kreativitas.      Dalam menjalani tugas-tugas sekolah, Aisyah dan Kirana menjadi teman […]

0 0

Aksesibilitas

Ukuran Teks

Warna & Kontras

Teks & Tipografi

Navigasi & Fokus

Bantuan Baca & Suara

Komentar

Buat Story Baru

Laporkan