Bergabung untuk menulis & berinteraksi

Tampilan

Kajian Analisis Wacana Tekstual dan Kontekstual dalam Media Sosial di Abad XXI

16 Mar 2024 · 2" baca
WhatsApp Facebook Twitter

Analisis wacana kritis atau sering dikenal dengan (CDA) bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai aspek, seperti ideologi, kekuasaan, dan lainnya dalam suatu wacana. Pada abad XXI pemanfaatan teknologi terus mengalami kemajuan dan perubahaan yang signifikan. Hal ini tentunya memengaruhi bagaimana media sosial sebagai platform utama di era digital ini menjadi salah satu fokus utama kajian analisis wacana. Berkaitan dengan media sosial, analisis wacana kritis memiliki peranan penting yakni sebagai penyedia alat analisis yang berharga guna memahami bagaimana ide dan nilai diungkapkan dan dipertahankan melalui bahasa dan representasi di internet. Hal ini dibuktikan seperti, analisis kritis terhadap platform Facebook, Twitter, Instagram, dan TikTok yang menyediakan pengetahuan terkait berbagai isu sosial yang terjadi, identitas dipertahankan atau dihilangkan, dan narasi diciptakan.

Penggunaan bahasa dan framing menjadi salah satu aspek penting dalam analisis kritis wacana di media sosial. Melalui analisis caption, tweet, atau postingan, peneliti mampu mengetahui bagaimana bahasa mampu mengungkapkan realita atau fakta yang sebenarnya terjadi. Misalnya, pada analisis wacana tekstual pada tweet dengan hashtag “JagaPapuaJagaNKRI” dalam konteks kenegaraan bertujuan untuk menyuarakan solidaritas, dukungan terhadap Papua dalam peningkatan kondisi sekitarnya, serta sebagai pengingat pentingnya keutuhan NKRI.

Berkaitan dengan analisis kontekstual di abad XXI tidak bisa lepas dari konteks sekitar. Hal ini dibuktikan dengan berbagai unggahan di media sosial yang mampu memberikan pemahaman lebih terkait isi dari suatu unggahan yang mampu diterima oleh masyarakat dan mampu menjadi salah satu bahan perbincangan masyarakat. Misalnya, dalam unggahan yang memperlihatkan salah satu tempat wisata pegunungan di Bandung. Unggahan tersebut mungkin memiliki arti yang berbeda. Contoh,  pertama pada aspek pesan yang terkandung adalah menikmati suasana pegunungan alam di Bandung dengan tujuan membuat seseorang merasa tenang dan mampu menyegarkan pikiran seseorang. Kedua pada aspek sosial dan budaya, adanya pemandangan berupa pegunungan disertai dengan udara segar merujuk pada pegunungan dengan kualitas udara segar, bersih, sejuk, dan pastinya berbeda dengan  udara di kota besar lainnya.

Oleh karena itu, analisis wacana kritis pada abad XXI bukan sekadar berfokus pada pembacaan teks yang menghasilkan makna secara tersurat saja. Akan tetapi, perlu mengetahui di mana teks tersebut muncul. Hal ini memungkinkan para peneliti untuk memperoleh pemahaman yang lebih menyeluruh tentang bagaimana media sosial memengaruhi opini publik, konstruksi identitas, dan kecenderungan ideologis. Mengingat hal ini, analisis wacana kritis  menjadi  salah satu alat guna memajukan dinamika dan ideologi dunia digital yang semakin kompleks.

Penulis: Efrida Qurotul A’yun dan Muhammad Rohmadi 

Komentar ()

Urutkan:

Silakan masuk ke akun Anda untuk ikut berdiskusi dan menulis komentar.

Masuk ke Akun

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Artikel Terkait

Lihat Semua
Nova Ramadhani
3 tahun lalu • 2" baca

Memahami Kedalaman Makna Melalui Analisis Wacana Tekstual dan Kontekstual

Dunia linguistik dan studi sastra, analisis wacana tekstual dan kontekstual memainkan peran penting dalam memahami pesan-pesan yang terkandung dalam sebuah teks. Kedua pendekatan ini bekerja sama untuk menggali makna yang tersembunyi di balik kata-kata dan situasi yang dihadapi penulis. Melalui penerapan teknik-teknik analisis ini, kita dapat menemukan lapisan-lapisan makna yang dalam dan kompleks dari sebuah […]

0 0
Nova Ramadhani
3 tahun lalu • 2" baca

Kritikalitas Wacana Abad ke-21: Mengurai Kuasa dan Identitas

Analisis wacana kritis, sebuah alat penting dalam kerangka pemikiran kritis, telah menjadi kunci dalam memahami dinamika kuasa dan identitas dalam era globalisasi abad ke-21. Dalam konteks ini, kajian semacam ini menjadi semakin relevan karena pergeseran struktur sosial, politik, dan budaya yang meluas.             Analisis wacana kritis memberdayakan kita untuk melihat di balik kata-kata dan teks-teks […]

0 0
3 tahun lalu • 2" baca

Analisis Tekstual dan Kontekstual

Analisis wacana tekstual dan kontekstual adalah pendekatan dalam mempelajari teks yang melibatkan pemahaman terhadap makna yang terkandung dalam teks itu sendiri (wacana tekstual) dan pemahaman terhadap konteks sosial, budaya, dan historis di mana teks tersebut dihasilkan (konteksual). Dalam analisis wacana tekstual, fokusnya adalah pada struktur, gaya, dan penggunaan bahasa dalam teks. Ini melibatkan memeriksa elemen-elemen […]

0 0
Wiwid Anggriawan
3 tahun lalu • 5" baca

Dua Hal yang Bermakna

  DUA HAL YANG BERMAKNA Aku adalah aku, aku bukan dia dan dia bukan aku. Hehehhe… perkenalkan namaku adalah Wiwid Anggriawan. Aku lahir di salah satu kota di sebuah daerah istimewa di pantai selatan yang bernama Bantul sekitar 36 tahun yang lalu. Aku sedikit ingin bercerita tentang diriku yang mungkin sedikit “unik” dari dua hal […]

0 0
3 tahun lalu • 2" baca

Harmoni Keragaman: Kisah Persahabatan yang Saling Melengkapi

     Di sebuah kelas SD yang penuh tawa, terdapat kisah mengharukan tentang persahabatan yang tak tergoyahkan antara dua siswi, Aisyah dan Kirana. Perbedaan yang mencolok terletak pada kemampuan masing-masing. Aisyah mahir dalam bahasa Inggris, sedangkan Kirana memiliki kemampuan istimewa dalam menggambar dan kreativitas.      Dalam menjalani tugas-tugas sekolah, Aisyah dan Kirana menjadi teman […]

0 0

Aksesibilitas

Ukuran Teks

Warna & Kontras

Teks & Tipografi

Navigasi & Fokus

Bantuan Baca & Suara

Komentar

Buat Story Baru

Laporkan