Bergabung untuk menulis & berinteraksi

Tampilan

Harmoni Toleransi: Nyadran Tradisi Bersama Menuju Ramadan

31 Mar 2024 · 3" baca
WhatsApp Facebook Twitter

Beberapa tahun lalu sebelum corona mewabah di Indonesia, tepatnya di tahun 2019, Desa saya menggelar acara Nyadran. Makna Sadranan/Nyadran sendiri adalah guna menyambut bulan puasa dan mengirim doa kepada leluhur yang telah tiada. Acara itu diikuti oleh 4 dukuh yang terdapat di 2 desa dan dihadiri oleh banyak warga lintas agama. Nyadran di daerah saya identik dengan kenduri, namun waktu itu para pemuda desa membuat acara semakin meriah dengan mengundang penyanyi beserta elektune nya. 

Acara dimulai dengan para warga yang datang berkunjung untuk nyekar para leluhur, sembari membawa makanan untuk acara kenduri. Setelah para warga nyekar, mereka mencari tempat duduk untuk mengikuti acara nyadran. Nyadran dimulai ketika arak arakan gunungan berisi aneka ragam pangan seperti buah, sayur, dan lauk seperti tempe dan gembus. Gunungan di bawa oleh pemuda Karang Taruna desa saya. Arak-arakan gunungan dilakukan dengan meriah dan diiringin irama gamelan oleh bapak-bapak desa saya. Ada 2 pemuda yang menari mengiringi jalannya Gunungan. 

Arak-arakan juga membawa sebuah Jodang yang berisi masakan jawa, seperti gudangan, tempe goreng, kerupuk, dan beberapa jajanan pasar. Sajian es pun dibuat untuk menuntaskan dahaga para pemuda dan warga yang ingin mengambil makanan di jodang. Semua masakan itu dimasak oleh organisasi kewanitaan ibu-ibu di desa saya. Saat proses memasak juga para ibu-ibu sangat menikmati dan senang melakoni karena dilakukan bersama-sama.

Sebelum prosesi doa dimulai, terdapat beberapa sambutan, uniknya pada kesempatan tersebut para panitia mengundang 2 kepala desa sebagai salah satu tamu penting. Hal itu dilakukan karena tradisi Nyadran diikuti oleh 2 desa yang berkumpul menjadi 1 di desa saya. Kedua Kepala Desa mengapresiasi jalannya kegiatan ini, karena banyaknya keberagaman acara ini dapat berlangsung dengan lancar, penuh suka cita, dan dapat menanamkan rasa toleransi antar warga.

Singkatnya saat memasuki prosesi doa bersama. Walaupun doa hanya dipimpin oleh pemuka agama muslim, namun umat agama lain tetap berdoa dengan hikmat sesuai kepercayaan dan keyakinannya masing-masing. Tidak terjadi kericuhan atau diskriminasi dalam prosesi doa bersama ini. 

Setelah doa selesai, kami semua menyerbu gunungan yang sudah ditempatkan di depan makam. Kami sangat antusias mencabut ragam pangan yang ada pada gunungan. Selain itu, orang tua kami juga saling bertukar menu makanan, tanpa melihat dan membeda bedakan orang yang mendapat bagian itu. 

      Ketika gunungan sudah habis, kami para remaja pun menyantap makanan yang kami dapat dari berbagai warga yang membawa kenduri. Kami senang karena bisa berbair dengan remaja lain tanpa memandang latar belakang keluarga, ras, agama dan suku. Salah satu teman kami pun ada yang berasal dari luar Jawa. Hal ini menjadi sarana kita untuk saling tanya jawab mengenai keberagaman yang ada. 

Sadranan dilanjutkan dengan acara musik dangdutan. Para pemuda karang Taruna baik laki-laki maupun perempuan ikut ber-euforia dan berdendang menikmati irama lagu dangdut. Para orang tua pun tak mau kalah, beberapa menyumbangkan sebuah lagu untuk memeriahkan hiburan pada saat itu. 

Acara berlangsung dengan kondusif dan aman. Walau diikuti oleh 4 dukuh dan berbagai warga lintas agama, kami semua menanamkan rasa toleransi dan saling menghargai perbedaan tersebut. Momen ini juga menjadi lahan untuk kami menjalin interaksi yang baik antar sesama warga dan membangun tali persaudaraan 2 desa yang berbeda. 

Komentar ()

Urutkan:

Silakan masuk ke akun Anda untuk ikut berdiskusi dan menulis komentar.

Masuk ke Akun

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Artikel Terkait

Lihat Semua
Nova Ramadhani
3 tahun lalu • 2" baca

Memahami Kedalaman Makna Melalui Analisis Wacana Tekstual dan Kontekstual

Dunia linguistik dan studi sastra, analisis wacana tekstual dan kontekstual memainkan peran penting dalam memahami pesan-pesan yang terkandung dalam sebuah teks. Kedua pendekatan ini bekerja sama untuk menggali makna yang tersembunyi di balik kata-kata dan situasi yang dihadapi penulis. Melalui penerapan teknik-teknik analisis ini, kita dapat menemukan lapisan-lapisan makna yang dalam dan kompleks dari sebuah […]

0 0
Nova Ramadhani
3 tahun lalu • 2" baca

Kritikalitas Wacana Abad ke-21: Mengurai Kuasa dan Identitas

Analisis wacana kritis, sebuah alat penting dalam kerangka pemikiran kritis, telah menjadi kunci dalam memahami dinamika kuasa dan identitas dalam era globalisasi abad ke-21. Dalam konteks ini, kajian semacam ini menjadi semakin relevan karena pergeseran struktur sosial, politik, dan budaya yang meluas.             Analisis wacana kritis memberdayakan kita untuk melihat di balik kata-kata dan teks-teks […]

0 0
3 tahun lalu • 2" baca

Analisis Tekstual dan Kontekstual

Analisis wacana tekstual dan kontekstual adalah pendekatan dalam mempelajari teks yang melibatkan pemahaman terhadap makna yang terkandung dalam teks itu sendiri (wacana tekstual) dan pemahaman terhadap konteks sosial, budaya, dan historis di mana teks tersebut dihasilkan (konteksual). Dalam analisis wacana tekstual, fokusnya adalah pada struktur, gaya, dan penggunaan bahasa dalam teks. Ini melibatkan memeriksa elemen-elemen […]

0 0
Wiwid Anggriawan
3 tahun lalu • 5" baca

Dua Hal yang Bermakna

  DUA HAL YANG BERMAKNA Aku adalah aku, aku bukan dia dan dia bukan aku. Hehehhe… perkenalkan namaku adalah Wiwid Anggriawan. Aku lahir di salah satu kota di sebuah daerah istimewa di pantai selatan yang bernama Bantul sekitar 36 tahun yang lalu. Aku sedikit ingin bercerita tentang diriku yang mungkin sedikit “unik” dari dua hal […]

0 0
3 tahun lalu • 2" baca

Harmoni Keragaman: Kisah Persahabatan yang Saling Melengkapi

     Di sebuah kelas SD yang penuh tawa, terdapat kisah mengharukan tentang persahabatan yang tak tergoyahkan antara dua siswi, Aisyah dan Kirana. Perbedaan yang mencolok terletak pada kemampuan masing-masing. Aisyah mahir dalam bahasa Inggris, sedangkan Kirana memiliki kemampuan istimewa dalam menggambar dan kreativitas.      Dalam menjalani tugas-tugas sekolah, Aisyah dan Kirana menjadi teman […]

0 0

Aksesibilitas

Ukuran Teks

Warna & Kontras

Teks & Tipografi

Navigasi & Fokus

Bantuan Baca & Suara

Komentar

Buat Story Baru

Laporkan