Bergabung untuk menulis & berinteraksi

Tampilan

Adab Mengadakan Acara Tasyakuran

Candra Bi
03 Des 2019 · 4" baca
WhatsApp Facebook Twitter

Syukuran atau tasyukuran memang perlu dilakukan oleh semua orang sebagai bukti bentuk ucapan syukur kita kepada Sang Pencipta. Pasalnya setiap harinya kita teah mendapatkan berkat yang luar biasa nikmat.

Bisa bernafas dengan lega, bisa merasakan  makan enak setiap harinya, mendapatkan Rizki yang lancar, mendapatkan momongan, dan masih banyak hal indah lainnya yang patut kita syukuri setiap saat.

Tak jarang pula ada orag-orang tertentu yang masih sja sering mengeluh karena apa yang ia rasakan, terkadang sering kali mengeluh dan menyalahkan tanpa menyadari kebahagiaan dan hal-hal indah lainnya yang seringkali ia dapatkan.

Berbicara soal syukuran apakah anda sudah mengetahui apa fungsi dari syukuran itu? Padahal mungkin anda juga pernah melakukannya atau bahkan pernah menghadiri sebuah acara bukan?

Kebanyakan orang mungkin saja berpikiran bahwa syyukuran ini merupakan salah satu warisan budaya yang diturunkan ecara turun temurun yang sering dilakukan ketika mendpatkan sebuah rizki yang lebih. Misalnya saja seperti mendpat momongan, dapat naik haji dan masih banyak hal lainnya.

Terlepas dari itu semua apakah anda sudah mengetahui bagaimana cara melakukan atau melaksankan syukuran  yang sesungguhnya? jika anda belum terlalu paham atau masih bingung tentang beberapa hal tentang acara syukuran anda dapat menyimak bebrapa ulsan ini:

Tidak perlu berlebihan

Acara syukuran atau tasyukuran tidak perlu anda lakukan secara berlebihan pasalanya hal itu justru akan menimbulkan asumsi yang tidak baiik bagi orang lain.

Dimana orang-orang akan melihat apa yang anda lakukan itu terlalu dilebih-lebihkan. Karena hal ini justru akan membuat anda menghambur-hamburkan uang tenaga dan pikiran selain itu hal tersebut juga buka sesuatu yang harus anda lakukan saat mengadakan syukuran.

Meskipun hal itu memang tidak sering anda lakukan namun anda juga harus paham akan makna dari di adakannya acar ini. dimana acara tersebut dilakukan sebagai bukti dari ucapan syukur kita. Allah ‘Azza wa jalla berfirman: dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu)  secara boros.

Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaithan, sementara syaithan itu sangat ingkar kepada Rabbnya. (AL-Isra’:26-27).

Dengan begitu sudah jelas bukan bahwa segala sesuatu memang tidak baik juka dilakukan secara berlebihan. Selain justru akan menimbulkan fitnah hal itu juga tidak baik jika dipandang dari sudut dan pandangan agama.

Jangan sesumbar

Mendadakan syukuran memang merupakan hal yang baik namun hal itu tidak menjadi baik apabila anda melakukannya dengan cara sesumbar seperti contohnya anda terlalu menyombongkan diri atas segala sesuatunya.

Perlu anda ingat bahwa di atsa langit masih ada langit, dan tetap ingat bahwa apa yang anda dpatkan, apa yang anda peroleh semuanya itu atas berkat campur tangan Allah.

Jangan sampai anda lupa diri karena anda sudah mendpatkan segala sesuatunya yang anda miliki. Saat melakukan syukuran hal iutama yang harus anda lakukan adalah terlebih dahulu mengucap syukur kepada –NYA.

Kemudian jika memang anda memiliki rejeki yang lebih anda boleh mengundang kerabat, keluarga, kerabat dan teman-teman anda untuk hadir dalam acara syukuran yang anda lakukan itu. Namun dengan tidak terlalu meninggikan diri tetaplah rendah hati.

Anda tidak perlu mengundang banyak orang untuk melakukan acara syukuran  ini karena yang paling penting adalah anda selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT yang selalu melimpahan rizki dan meberikan segala sesuatu yang anda butuhkan.

Sediakan makanan secukupnya

Yang tak kalah penting ialah menyediakan makanan secukupnya. Bila perlu, setiap tetangga juga tak luput dibagikan sebagian makanan, sehingga semua bisa merasakan rasa syukur yang dipanjatkan. Dalam tradisi tasyakuran, makanan yang tak boleh dilewatkan ialah nasi tumpeng.

Baca Juga:
https://blogs.uajy.ac.id/triatmadi/2021/04/20/pemuda-pembelajar/ https://farhanme.student.ittelkom-pwt.ac.id/2021/04/20/pemuda-pembelajar/

Nasi yang dijadikan sebagai bentuk rasa syukur ini harus ada. Selain memang sudah menjadi budaya, khususnya di Jawa, nasi tumpeng juga bisa dijadikan sajian bagi warga atau tetangga yang datang ke acara tasyakuran.

Rekomendasi untuk anda yang sedang ulang tahun, baiknya juga menyertakan nasi tumpeng ulang tahun. Sehingga tak hanya kue saja yang menghiasai acara spesial tahunan itu, tetapi juga sajian yang bernilai budaya juga turut menyertakan juga.

So, itulah 3 adab penting dalam mengadakan acara tasyakuran. Semoga dengan memegang 3 adab di atas acara yang diharapkan bisa berjalan dengan lancar dan berkah.

Komentar ()

Urutkan:

Silakan masuk ke akun Anda untuk ikut berdiskusi dan menulis komentar.

Masuk ke Akun

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Artikel Terkait

Lihat Semua
Nova Ramadhani
3 tahun lalu • 2" baca

Memahami Kedalaman Makna Melalui Analisis Wacana Tekstual dan Kontekstual

Dunia linguistik dan studi sastra, analisis wacana tekstual dan kontekstual memainkan peran penting dalam memahami pesan-pesan yang terkandung dalam sebuah teks. Kedua pendekatan ini bekerja sama untuk menggali makna yang tersembunyi di balik kata-kata dan situasi yang dihadapi penulis. Melalui penerapan teknik-teknik analisis ini, kita dapat menemukan lapisan-lapisan makna yang dalam dan kompleks dari sebuah […]

0 0
Nova Ramadhani
3 tahun lalu • 2" baca

Kritikalitas Wacana Abad ke-21: Mengurai Kuasa dan Identitas

Analisis wacana kritis, sebuah alat penting dalam kerangka pemikiran kritis, telah menjadi kunci dalam memahami dinamika kuasa dan identitas dalam era globalisasi abad ke-21. Dalam konteks ini, kajian semacam ini menjadi semakin relevan karena pergeseran struktur sosial, politik, dan budaya yang meluas.             Analisis wacana kritis memberdayakan kita untuk melihat di balik kata-kata dan teks-teks […]

0 0
3 tahun lalu • 2" baca

Analisis Tekstual dan Kontekstual

Analisis wacana tekstual dan kontekstual adalah pendekatan dalam mempelajari teks yang melibatkan pemahaman terhadap makna yang terkandung dalam teks itu sendiri (wacana tekstual) dan pemahaman terhadap konteks sosial, budaya, dan historis di mana teks tersebut dihasilkan (konteksual). Dalam analisis wacana tekstual, fokusnya adalah pada struktur, gaya, dan penggunaan bahasa dalam teks. Ini melibatkan memeriksa elemen-elemen […]

0 0
Wiwid Anggriawan
3 tahun lalu • 5" baca

Dua Hal yang Bermakna

  DUA HAL YANG BERMAKNA Aku adalah aku, aku bukan dia dan dia bukan aku. Hehehhe… perkenalkan namaku adalah Wiwid Anggriawan. Aku lahir di salah satu kota di sebuah daerah istimewa di pantai selatan yang bernama Bantul sekitar 36 tahun yang lalu. Aku sedikit ingin bercerita tentang diriku yang mungkin sedikit “unik” dari dua hal […]

0 0
3 tahun lalu • 2" baca

Harmoni Keragaman: Kisah Persahabatan yang Saling Melengkapi

     Di sebuah kelas SD yang penuh tawa, terdapat kisah mengharukan tentang persahabatan yang tak tergoyahkan antara dua siswi, Aisyah dan Kirana. Perbedaan yang mencolok terletak pada kemampuan masing-masing. Aisyah mahir dalam bahasa Inggris, sedangkan Kirana memiliki kemampuan istimewa dalam menggambar dan kreativitas.      Dalam menjalani tugas-tugas sekolah, Aisyah dan Kirana menjadi teman […]

0 0

Aksesibilitas

Ukuran Teks

Warna & Kontras

Teks & Tipografi

Navigasi & Fokus

Bantuan Baca & Suara

Komentar

Buat Story Baru

Laporkan