Bergabung untuk menulis & berinteraksi

Tampilan

LARANGAN BAGI CALON PENGANTIN PEGANG INI

Noer Ima Kaltsum
22 Feb 2018 · 2" baca
WhatsApp Facebook Twitter

CALON PENGANTIN DILARANG MEMEGANG BARANG

Saya tidak memaksa Anda untuk mempercayai hal-hal di luar nalar atau logika. Silakan, Anda mau percaya atau tidak. Saya juga tidak akan mempengaruhi Anda. Bagi saya, apa yang telah saya alami, mereka alami, bukti bahwa semua yang awalnya kita tidak percaya menjadi percaya.

Kalau Anda tidak setuju, jangan lantas mengatakan kami telah melakukan syirik. Sekali lagi, semua kembali pada Anda, mau percaya atau tidak.

Dahulu, ketika saya diajak calon suami (sekarang menjadi suami) ke rumahnya. Kebetulan di rumahnya sedang ada acara memasak penganan untuk persiapan pernikahan kami. Waktu itu, calon Ibu mertua membuat ceriping, keripik/kerupuk. Saya menyebutnya rengginan (renggenang).

Proses pembuatan rengginang cukup lama. Mula-mula beras ketan dikukus, lalu dicetak. Selanjutnya ketan yang sudah dicetak tersebut dikeringkan/dijemur. Setelah kering, rengginan mentah digoreng.

Ketika saya mendekat di dapur, calon mertua saya dan kerabatnya melarang. Saya dilarang memegang ketan masak. Katanya, kalau saya nekat memegang ketan, nanti rengginannya tidak bisa jadi sesuai harapan.

Oleh karena keluarga calon suami percaya hal itu, maka saya menurut. Saya sekadar menghormatinya saja. Saya sendiri sebagai muslim, tidak percaya.

Nah, tadi siang, teman saya yang baru saja menikah bercerita.

“Bapak, Ibu, boleh percaya, boleh tidak percaya. Kemarin waktu kami mau berangkat ke rumah calon istri, kerabat saya dan tamu yang ada di rumah repot menyiapkan segalanya yang akan dibawa ke rumah calon istri. Sebenarnya saya sudah diingatkan tidak boleh memegang apapun yang akan dibawa ke rumah calon istri.

Merasa tidak enak hati, saya ikut-ikutan memegang pisang raja yang akan dibawa. Ternyata setengah jam kemudian, pisang yang saya pegang berubah jadi gosong warnanya. Sedangkan pisang yang tidak saya pegang tetap baik kondisinya.”

Teman saya menunjukkan fotonya. Bagi saya, semua itu tinggal percaya atau tidak pada awalnya. Kalau memang percaya dengan hal semacam itu, kalau melanggar biasanya akan terjadi apa-apa. Bila tidak percaya, semua akan baik-baik saja.

Bukan berarti saya syirik. Keluarga kami tidak mempercayai hal semacam itu dan kami baik-baik saja. Kini setelah mertua saya sudah tidak ada (meninggal), saya dan suami menjalankan sesuatu hanya karena Allah. Kalau ada sesuatu yang terjadi, itu semata-mata takdir.

Karanganyar, 21 Februari 2018
Sumber:
http://www.noerimakaltsum.com/2018/02/calon-pengantin-dilarang-memegang-barang.html

Komentar ()

Urutkan:

Silakan masuk ke akun Anda untuk ikut berdiskusi dan menulis komentar.

Masuk ke Akun

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Artikel Terkait

Lihat Semua
5 tahun lalu • 3" baca

Tutorial Cara Memakai Pashmina Simple dan Cepat

Tutorial Cara Memakai Pashmina Simple berikut ini dapat memberikan gaya berhijab yang berbeda dari biasanya yang dapat anda aplikasikan dalam setiap kesempatan baik itu dalam kesempatan ke kantor, kuliah, serta dalam keseharian. Tutorial Jilbab berikut ini memang sangat cocok bagi kalian yang memiliki hijab dengan bahan sifon karena Cara Memakai Jilbab berikut ini menggunakan bahan […]

0 0
Candra Bi
5 tahun lalu • 3" baca

5 Tanaman Bunga untuk Dekorasi di Depan Rumah yang Cantik

Rumah adalah tempat kita pulang kembali sesudah capek melakukan aktivitas, dan tempat kita habiskan besar waktu kita. Oleh karenanya, mempunyai rumah yang nyaman dan elok pasti jadi mimpi seluruh orang, terhitung yang membaca. Rumah yang nyaman bukan hanya disaksikan dari sisi dalamnya saja lho, tetapi juga penting sisi luar rumah untuk dibikin nyaman dan elok. […]

0 0
Candra Bi
5 tahun lalu • 3" baca

5 Model Gaun Pengantin yang Simpel dan Elegan

Model gaun pengantin senantiasa kilat berubah tiap tahunnya. Begitu pula dengan Model gaun pengantin di tahun 2022, yang telah mempunyai banyak prediksi. Walaupun pandemi masih belum jelas kapan hendak berakhir, melakukan perkawinan yang khidmat dengan mengundang keluarga inti rasanya masih dapat dicoba. Tetapi jangan hingga tamu yang sedikit, jadi penghalang kalian buat menggunakan gaun pengantin impian kalian! Bila kalian […]

0 0
Candra Bi
5 tahun lalu • 3" baca

5 Perbedaan Pernikahan Siri dan Pernikahan Sah di Indonesia

Pernikahan sebuah kejadian penting untuk setiap pasangan yang ingin melanjutkan hubungan ke jenjang serius. Tapi, saat ini ada dua pernikahan yang ditemui orang, yakni nikah siri dan nikah sah. Berbeda dengan pernikahan yang telah dilaksanakan dengan syah, pernikahan yang diakukan secara siri biasanya aktualisasinya diam-diam dan jarang ditemui orang. Lalu, apa perbedaannya nikah siri dan […]

0 0
Candra Bi
5 tahun lalu • 2" baca

Analisis Usaha Dan Tips Mengembangkan Usaha Tata Rias Pengantin Untuk Pemula

Usaha rias pengantin sebagai salah satunya sektor usaha layanan yang prospektif beberapa keuntungan dan lumayan gampang digerakkan dan tidak membutuhkan banyak sekali modal untuk menjalankannya. Kehadiran perias pengantin pada suatu acara pernikahan sebagai salah satu perihal yang harus disiapkan. Jadi tidak bingung bila saat bulan-bulan tertentu di mana banyak penduduknya yang melangsungkan acara pernikahan, usaha […]

0 0

Aksesibilitas

Ukuran Teks

Warna & Kontras

Teks & Tipografi

Navigasi & Fokus

Bantuan Baca & Suara

Komentar

Buat Story Baru

Laporkan