Bergabung untuk menulis & berinteraksi

Tampilan

Masih Campur tangan Tuhan, di gunung Lawu

fxtriyas
26 Okt 2015 · 2" baca
WhatsApp Facebook Twitter

Pemberitaan meluasnya kebakaran gunung lawu menjadi keperihatinan Nasional. Sebuah petaka yang direfleksikan bagi anak – anak Tuhan. Lebih dari seminggu sejak hari Minggu (18/10) sampai tulisan ini dibuat (26/10) kebakaran masih terjadi. Bahkan mendekati pemukiman di Cemoro Sewu, Desa Ngancar, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, perbatasan Jateng-Jatim.

Pasalnya saat terjadi kebakaran dan menewaskan beberapa pendaki. Kelompok pecinta Alam Yopala (Yosef Pecinta Alam) SMA PL Santo Yosef Surakarta sedang mengadakan pendakian tahunan (lawu Massal). Rombongan sebanyak 80 siswa terdiri dari siswa Yosef sendiri, SMA PL Van Lith dan STM PL Muntilan serta STM PL Leonardo Klaten.

Seperti diutarakan Ketua Panitia, Paula Rona, Pendakian dimulai dari base Camp, Yu Yem di Cemoro Sewu Magetan, menuju jalur pendakian Cemoro Kandang pukul 20.30 WIB pada Sabtu (17/10). “ pendakian di bagi dalam delapan kelompok yang masing masing terdiri dari 10 peserta dengan didampingi guru, alumni dan pengurus Yopala,” ucap siswi kelas XI IA 1 ini.

Rombongan pendaki Yopala tidak merasakan ada firasat buruk. Dengan ceria dan semangat, pendaki senior maupun yunior punya obsesi sampai puncak. Diungkapkan Antonius Suroyuda, saat sampai pos 4, udara panas sudah terasa di pagi hari dengan hembusan angin dari arah timur. “ Namun demikian perjalanan tetap dilanjutkan sampai puncak Lawu di ketinggian 3265 dpl, dan saat kembali turunpun tidak merasakan akan adanya tragedi nasional” tandas guru olah raga ini.

Perasaan tidak enak sangat dirasakan pendamping Yopala, Dominicus Maria Wijanarko yang hanya sampai pos dua kemudian turun lebih awal. Karena sepagi itu terlihat ada 10 (sepuluhan) ambulan parkir di Cemoro Sewu. “Ternyata lawu terbakar dan ada korban jiwa di jalur Cemara Sewu”

Doa dan mohon perlindungan Tuhan di daraskan oleh sebagian anak Yopala terhadap rekan-rekannya yang masih berada di puncak. Ucapan Syukur dan terimakasih di panjatkan, karena sampai waktu yang ditentukan, kedua belas anak yopala yang sampai puncak bisa kembali dengan selamat. Campur tangan Tuhan sangat luar biasa. “ sebelum kembali ke Sekolah, semua peserta lawu massal mendoakan kepada mereka yang menjadi korban musibah kebakaran hutan lawu,” ucap Domi.
(han)

Komentar ()

Urutkan:

Silakan masuk ke akun Anda untuk ikut berdiskusi dan menulis komentar.

Masuk ke Akun

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Artikel Terkait

Lihat Semua
4 bulan lalu • 2" baca

Magang di BPK DIY, Mahasiswa Ilmu Sejarah UNS Belajar Tari dan Gamelan

JOGJA — Mahasiswa Program Studi Ilmu Sejarah, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, yang tergabung dalam kegiatan magang sekaligus rekognisi KKN di Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), berpartisipasi aktif dalam penyelenggaraan pelatihan kesenian tradisional di kawasan Dalem Jayadipuran.   Pelatihan yang berlangsung selama empat minggu ini meliputi seni tari, karawitan […]

0 0
Candra Bi
6 tahun lalu • 3" baca

Cara Membeli Kaki Palsu Untuk Anda Yang Tinggal Di Daerah

Seorang yang kehilangan kaki berawal dari bermacam wilayah di Indonesia terhitung pasien kaki palsu di daerah terpencil atau pun pinggir kota. Penjual kaki palsu di mempunyai tujuan untuk mempermudah pasien di wilayah itu untuk memperoleh kaki palsu yang terbaik. Sebagai penjual kaki palsu di indinesia,  Kurnia Putra Ortopedi layani pemesanan pasien di semua teritori di […]

0 0
Denis Listiadi
6 tahun lalu • 3" baca

Cara Download Video TikTok Tanpa Watermark

Langsung saja, TikTok adalah aplikasi berbagi video yang sedang trending di era saat ini. Itulah sebabnya banyak orang membagikan video TikTok yang lucu dan informatif melalui WhatsApp atau platform lainnya. Namun, sebagian besar TikTok menerapkan watermark setiap kali video pengguna dibagikan. Jika Anda mencoba untuk membagikan atau memposting ulang video dari TikTok, Anda akan melihat […]

0 0
Bunga Dessyta Prameswari
6 tahun lalu • 4" baca

HUT Ke-75 RI Saat Covid 19 Terkait Teori Etika dan Islam

Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-75 pada 17 Agustus 2020 akan sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Kini Indonesia tengah berjuang untuk melawan pandemi Covid 19 yang sampai saat ini masih mewabah. Upacara kemerdekaan yang biasanya dilakukan di Istana Merdeka dengan penuh kemeriahan, namun sekarang dilakukan secara terbatas dan online.             Perbedaan yang akan terjadi pada […]

0 0
fernando
6 tahun lalu • 3" baca

6 Tips Agar Belajar Online Semakin Lebih Optimal Bagi Anda

Merangkum dari halaman resmi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI Berbagi, 6 tips ini adalah:  1. Motivasi diri  Buat motivasi untuk belajar dengan cara-cara berikut: Buat perjanjian dengan diri sendiri jika Anda hanya dapat melakukan kegiatan favorit Anda (seperti menonton atau bermain game) setelah semua target pembelajaran telah tercapai. Tulis dan tampilkan ungkapan motivasi favorit Anda […]

0 0

Aksesibilitas

Ukuran Teks

Warna & Kontras

Teks & Tipografi

Navigasi & Fokus

Bantuan Baca & Suara

Komentar

Buat Story Baru

Laporkan