Bergabung untuk menulis & berinteraksi

Tampilan

Strategi Penjual Hewan Kurban Saat Pandemi Covid-19

Febty Berliana
10 Agu 2020 · 3" baca
WhatsApp Facebook Twitter

Strategi Penjual Hewan Kurban Saat Pandemi Covid-19

Febty Berliana Wahyu

Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Imam Setijawan, SE., Akt., M.S.Ak

Dosen Fakultas Ekonomi Islam Sultan Agung Semarang

Animasi - Qurban - YouTube

Dampak wabah virus Corona (Covid-19) tidak hanya merugikan sisi kesehatan. Virus yang bermula dari Kota Wuhan, China pada akhir tahun 2019, bahkan turut memengaruhi beberapa sektor.

Bertepatan pada Hari raya Idul Adha 1441 Hijriah, Salah satu upaya umat muslim untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah adalah dengan ibadah kurban. Hukum kurban sebetulnya sunnah muakad artinya meskipun sunnah tetapi sangat dianjurkan terutama bagi yang mampu.

Pada kondisi pandemi Covid-19 ini masyarakat, umat Muslim dihadapkan pada dilema. Pasalnya jika ingin berkurban biasanya kita harus datang langsung untuk membeli hewan kurban tersebut padahal saat ini sebaiknya jika tidak penting sekali kita tidak usah berpergian apalagi datang kerumunan banyak orang.

Hari raya Idul Adha yang jatuh pada akhir Juli, berbeda dari biasanya karena pandemi. Pelaksanaan kurban harus menyesuaikan dengan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.

Melalui Kementerian Pertanian dan Kementerian Agama, telah menerbitkan surat edaran berisi panduan pelaksanaan kurban selama pandemi. Panduan itu mencakup langkah-langkah mitigasi risiko dalam penjualan dan penyembelihan hewan kurban.

Menurut panduan itu, pedagang hewan kurban harus mengoptimalkan penjualan secara daring. Kalaupun melakukan jual-beli secara tatap muka, pedagang maupun pembeli harus menerapkan penjarakan fisik (physical distancing), pengecekan suhu tubuh, dan langkah-langkah lainnya.

Idul Adha di tengah pandemi bukanlah sesuatu yang mudah bagi para penjual hewan kurban. Pasalnya, di tengah berkurangnya daya beli masyarakat karena Covid-19, masyarakat juga dilarang untuk berkerumun.

Tetapi penjual hewan kurban asal Malang Amin Al Fajri mengaku, meski di dihadapkan dengan pandemi, ia justru mengaku mendapat untung dari penjualan hewan kurban.

Tak seperti biasanya, di saat pandemi ia mencoba mengembangkan strategi penjualan dengan cara daring atau online seperti panduan pemerintahan. Pada masa teknologi semakin canggih penjualan dengan online sangat berguna. Para pembeli hewan kurban bisa mencari hewan kurban di internet (Website).

Tak hanya itu, ia juga mempekerjakan beberapa orang SPG atau Sales Promotion Girls dalam membantu meningkatkan penjualan. Para SPG ini nantinya akan membantu calon pembeli dalam memilih hewan kurban.

 Adanya SPG itu supaya lain dari yang lain. Pemasarannya bisa menarik pelanggan untuk membeli hewan kurban ditempat tersebut.

Hewan kurbannya pun sudah dicek kesehatannya dan memenuhi syarat hewan untuk dikurbankan dalam Islam. Misal hewan tidak cacat, umur hewan kurban sesuai Sapi minimal berusia 2tahun lebih, Domba berusia 1 tahun atau minimal berusia 6 bulan bagi yang sulit mendapatkan domba berusia 1 tahun. Sedangkan kambing minimal berusia 1 tahun lebih.

Jadi kesimpulannya adalah pada saat pandemi Covid-19 ini beberapa penjual hewan kurban berfikir akan sulit menjual hewan kurban atau menurun pendapatannya ternyata masih bisa berjualan dan tidak mengalami penurunan omset, karena strategi penjualan yang menarik, yaitu dengan cara daring (online) menggunakan website dan adanya SPG supaya menarik para pembeli.

Nah dikaitkan dengan Etika Bisnis, artikel diatas termasuk Etika Ultilitarianisme yakni Ultilitarianisme Aturan (Rule Ultilitarianisme)  , karena pengertiannya adalah dimana suatu tindakan bisnis yang dapat dikatakan baik jika tindakan tersebut dapat memberikan manfaat sebagian masyarakat atau konsumen. Pedagang hewan kurban tersebut tetap menggunakan aturan pemerintah untuk menjual dengan cara daring(online) juga dengan mematuhi protokol kesehatan dari pemerintah.

Jika dikaitkan dengan islam, bagi yang ingin berkurban masih bisa tidak usah takut untuk membeli hewan kurban. Hewannya juga sudah masuk syarat dikurbankan termasuk umurnya sudah sesuai,sehat, dan tidak cacat.

 

https://www.msn.com/id-id/video/topvideos/strategi-penjualan-hewan-kurban-saat-pandemi/vi-BB17lyhu

https://news.detik.com/berita/d-4645086/5-syarat-hewan-kurban-yang-wajib-diketahui-umat-muslim

Komentar ()

Urutkan:

Silakan masuk ke akun Anda untuk ikut berdiskusi dan menulis komentar.

Masuk ke Akun

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Artikel Terkait

Lihat Semua
5 tahun lalu • 1" baca

Mengenal ATG 5.0 Sebagai Robot Trading Masa kini

Autotrade Gold atau yang lebih dikenal sebagai ATG 5.0 adalah sebuah Robot Trading yang dibuat untuk membantu para tarder khususnya yang masih pemula untuk berhasil dalam mendapatkan keuntungan dari trading online, ATG 5.0 memiliki sebuah komunitas yang bernama Atg5community yang mana berisikan para trader yang menggunakan Robot Trading ATG 5.0.  Atg5community adalah Komunitas yang berfungsi […]

0 0
Candra Bi
5 tahun lalu • 5" baca

Ide 10 Bisnis Kuliner Terbaik dengan Modal Minim

Makanan merupakan kebutuhan utama setiap harinya. Hal itulah yang menjadi alasan banyak orang untuk menjadikanya sebagai peluang usaha dalam rangka meraup keuntungan. Ada ide 10 bisnis kuliner terbaik  yang cukup menjanjikan. Maraknya Bisnis Kuliner Saat ini, berbagai macam bisnis kuliner semakin menjamur saja. Sebagian kalangan mulai berlomba-lomba mencari peruntungan melalui usaha tersebut. Tidak sedikit di antara mereka yang […]

0 0
Candra Bi
5 tahun lalu • 3" baca

Inilah Manfaat Mengikuti Seminar Bisnis Online yang Perlu Anda Pahami

Sekarang ini kita ada pada keadaan di mana kita selalu harus mempertahankan kesehatan untuk selalu sosial distancing. Keadaan yang ini bukan keadaan yang gampang ditempuh oleh seluruh orang. Tentunya memberinya dampak yang lain dengan beberapa tahun awalnya saat pandemi ini tidak ada. Kita jadi habiskan beberapa waktu di dalam rumah karena ketentuannya sekarang ialah belajar […]

0 0
Candra Bi
5 tahun lalu • 3" baca

Cara Membuat Laporan Tutup Buku Akhir Tahun yang Baik dan Benar

Membuat laporan tutup buku ialah aktivitas yang dipandang menyusahkan untuk beberapa bisnis, tapi harus tetap harus dilaksanakan. Anda tergantung pada neraca keuangan Anda untuk tentukan status keuangan bisnis Anda di tahun ini. Disini, Anda segera dapat membuat gagasan keuangan untuk tahun depannya lebih gampang. Mendekati tahun akhir, ada banyak aktivitas yang perlu dituntaskan oleh pemilik […]

0 0
Candra Bi
5 tahun lalu • 3" baca

Cara Menjalankan Bisnis Supaya Tetap Eksis di Masa Pandemi

Masa pandemi yang diawali pada tahun 2020 dini ini. Perihal ini tidak bisa dipungkiri lagi sangat mempengaruhi terhadap keadaan bisnis, baik dalam skala besar ataupun kecil. Banyak bisnis yang saat ini ini terhantam lantaran imbas pandemi yang tidak belum usai. Gimana cara mempertahankan bisnis di masa susah ini? Masa pandemi mengganti pola interaksi sesuatu usaha […]

0 0

Aksesibilitas

Ukuran Teks

Warna & Kontras

Teks & Tipografi

Navigasi & Fokus

Bantuan Baca & Suara

Komentar

Buat Story Baru

Laporkan