Bergabung untuk menulis & berinteraksi

Tampilan

Satu Berita Pembuka Ratusan Cerita

khulatul mubarokah
03 Nov 2015 · 2" baca
WhatsApp Facebook Twitter

Saya hanya orang biasa yang pernah diberi kesempatan mewarnai sekelumit berita di SOLOPOS. Saat itu, tahun 2009. Tepat! Hampir enam tahun lalu. Sudah lama memang, tapi setiap kali saya mengingatnya, ada gelegak semangat yang tiba-tiba naik. Semangat untuk berjuang, melakukan hal lebih serius, fokus, serta lebih banyak untuk meraih impian tuk menjadi terus lebih baik.

Berita itu ada di sini : http://www.solopos.com/2009/07/28/karateka-mengaku-sulit-berkonsentrasi-di-sgm-2093

Saya, dan dua teman saya merupakan team beregu atlet karate Kabupaten Cilacap. Untuk pertama kalinya mengalami atmosfer pertandingan di dalam mall. Bukan di Gelanggang Olah Raga, Aula, atau tempat lain yang sudah biasa.

Mungkin hingga saat ini, baru satu kali itu ada pertandingan bela diri karate di dalam mall. Tepatnya Solo Grand Mall atau biasa disebut SGM. Bisa dibayangkan, saat kami latihan sebelum maju untuk mempertunjukkan KATA (peragaan jurus dalam bela diri karate), kami akan waspada dengan kiri-kanan atau depan-belakang. Khawatir, kalau terlalu bersemangat bakal menabrak etalase-etalase yang berisi barang-barang dagangan.

“Eh, ada cowok cakep.”

Nah, kalimat itu satu di antara godaan yang terlontar dari seorang teman. Pas sedang serius-seriusnya, malah ngomongin pengunjung mall yang lewat.

Kebetulan, kami bertiga memang memiliki jenjang usia yang terpaut lumayan jauh. Saya : 25 tahun, Nisa : 21 tahun, dan Iis : 17 tahun. Jadilah saya penyabet rekor dengan kategori usia paling mendekati uzur.

Allah S.W.T sedang memberi kesempatan pada kami untuk meraih medali perunggu, satu-satunya medali yang diraih dalam cabang olah raga bela diri karate. Seorang wartawan dengan tas selempang, booknote, dan pulpen mendekat. Beliau bertanya tentang pendapat kami perihal bertanding di pusat perbelanjaan.

“Aku sedang ke mana, kok hanya kalian berdua yang diwawancara?”

Pertanyaan ini datang dari Nisa saat dia tahu di koran SOLOPOS hanya ada nama saya dan Iis. Wah, kok kami baru sadar, ternyata memang iya. Ke mana ya kira-kira?

Saat ini kami bertiga sama-sama sudah berumah tangga. Kenangan berita di SOLOPOS membuka kenangan lain yang sulit untuk dilupakan.

Mudah-mudahan SOLOPOS bertambah dekat di hati pembaca dan masyarakat luas, tambah sukses dalam mewarnai khazanah berita di kota Solo dan Sekitarnya, juga Indonesia.

Komentar ()

Urutkan:

Silakan masuk ke akun Anda untuk ikut berdiskusi dan menulis komentar.

Masuk ke Akun

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Artikel Terkait

Lihat Semua
5 tahun lalu • 2" baca

Beberapa Point yang harus dilakukan di saat sedot wc

Anda harus memerhatikan beberapahal ketika akan menggunakan jasa sedot WC. Hal ini akan membuat Anda tidak mudah tergiur dengan penipuan. Setelah itu, ketika taha ppengerjaan, Anda juga harus memerhatikan tiap tahap pengerjaannya di bawah ini agar mendapat hasil yang maksimal. 1.      Janjian waktu proses pengerjaan Kalau Anda ingin pengerjaan proses sedot wc bisa berjalan lancar dirumah. […]

0 0
Hesty Salsabila
7 tahun lalu • 1" baca

Cerita Ku Hari Ini

Malam hari ini kita akan mendengar kisah kehidupan penjaga club di jakarta, dimana dirinya telah menjalani perkerjaan ini selama lebih dari 15 tahun. Dalam kurun waktu tersebut dirinya sudah mengetahui banyak sejarah diskotik terkenal di jakarta, namun semua saat ini sudah hanya tinggal kenangan seperti arti dibalik sebuah mimpi panjang. Saat ini dirinya telah pensiun […]

0 0
Dive Direktori
7 tahun lalu • 4" baca

Cara Meningkatkan Pencarian Website di Google

Hampir semua web master mengharapkan situsnya (website / blog) berada di halaman pertama ketika kata kunci (keyword) tertentu diketikkan di mesin pencari. Menurut sebuath riset, hanya 10% peluang pengguna mengklik halaman kedua. Sehingga berbagai macam cara, trik dan strategi dilakukan agar situsnya selalu tampil di halaman pertama. Divedigital.ID menawarkan jasa backlink authority untuk meningkatkan performa […]

0 0
ririndiahutami
11 tahun lalu • 3" baca

TANTANGAN UNTUK MENGHASILKAN KARYA?

Pengalamanku dengan Solopos berawal dari saya dipinang oleh seorang laki-laki yang usianya dua tahun lebih tua dari saya. Setiap hari suami selalu pergi ke kios koran untuk membeli beberapa koran termasuk koran Solopos. Dari situlah sedikit demi sedikit saya mulai membuka-buka koran tersebut. Awalnya hanya membuka kemudian membaca satu berita, dua berita, tiga berita, empat […]

0 0
fauzisukri
11 tahun lalu • 9" baca

Bersama Solopos

Mungkin akan terdengar aneh, kelak, atau barangkali cukup menakjubkan: menulis pengalaman berkoran cetak di suatu era yang cukup cepat bergerak ke media digital, dari paper society ke paperless society. Memang sudah cukup banyak yang meramalkan, mesti sungguh belum begitu yakin apalagi diyakini penuh, bahwa era media cetak sudah menjelang nasib senjakala. Abad 18, dan khususnya […]

0 0

Aksesibilitas

Ukuran Teks

Warna & Kontras

Teks & Tipografi

Navigasi & Fokus

Bantuan Baca & Suara

Komentar

Buat Story Baru

Laporkan