Bergabung untuk menulis & berinteraksi

Tampilan

Awas! Dampak Untuk Masa Depan

Syahidah
19 Mei 2016 · 3" baca
WhatsApp Facebook Twitter

Apakah mencontek menjadi hal yang biasa pada kaum pelajar Indonesia?. Ya. Bagaimana respon dari mesyarakat menegenai budaya ini?. Mencontek bukan pada saat Ujian Nasional atau ujian pelajaran lainnya, tapi juga meniru hasil tugas milik orang lain. Nilai memuaskan yang diperoleh dengan mencontek hanya kepuasaan sesaat dibanding efek buruknya yang lama. Bagian dari tindakan menyimpangan ini memang masih menjadi persoalan tabu di kaum pelajar Indonesia. bahkan murid SD pun banyak yang memberlakukan mencontek di ranah belajar, begitu pula beberapa mahasiswa juga melakukan hal serupa ini.
Tindakan contek-mencontek ini masih didukung beberapa kalangan orang tua, bahkan pengajarnya. Hal tersebut mereka lakukan demi mendobrak nilai anaknya. Saya pernah menemui beberapa orang tua yang menyuruh anaknya untuk mencontek, karena nilai si anak belum memuaskan dibandingkan teman-temannya yang mendapatkan nilai bagus dengan mencontek. Orang tua mendukung, beberapa guru atau dosen juga melakukan hal itu juga. Budaya mencontek menyelipkan candu perilaku menyimpang dibawah kesadaraan pelakunya. Disinilah berbagai perilaku menyimpang akan melatihnya menjadi pribadi buruk dan menambah naiknya penyimpangan di Indonesia.
Mencontek mendidik pelajar untuk menjadi calon koruptor. kenapa? Karena sama saja belajar untuk tidak jujur mengerjakan ujian maupun membuat candu dimasa lanjutnya. Tidak ada seorang yang pernah berbohong satu kali, di kemudian hari setelah itu tidak berbohong lagi. Pada artikel Departemen Psikologi Universitas Ghent di Belgia telah mempublikasikan Jurnal Consciousness and Cognation pada bulan November 2010 yang menyatakan, “sering berkata jujur membuat seseorang sulit berbohong, dan sering berbohong membuat seseorang lebih mudah berbohong”(akangirwan, wordpress.com). Korupsi adalah tindakan penggelapan uang tanpa sepengetahuan selain aktornya.
Pengaruh buruk mencontek membuat kuam pelajar terkurangi rasa percaya diri dari kemampuan yang dimilikinya. Kefatalan akan diterima saat masa-masa pelajar berusaha menggunakan daya untuk meraih masa depan yang diharapkan. Penduduk Indonesia terkhusus kaum muda yang mempunyai banyak bakat, ia simpan karena tidak yakin mengeksposkan. Negara yang maju karena memiliki keyakinan dan bakat masyarakatnya dapat menambah inovasi ditempat ia tinggal. Karena mencontek kemandirian pelajar akan menjadi ketergantungan dalam berbagai segi. Mengerjakan tugas individu dengan usaha sendiri dapat melatih kemandirian pelajar. Jika belum memahami materi lebih baik bertanya hingga paham. Setelah itu baru mengerjakan semampunya dan apabila mendapat masukan bisa dijadikan pembelajaran dimasa datang.
Apabila mencontek masih dilestarikan di ranah pendidikan, moral bangsa jatuh dan kebohongan penguasa akan tumbuh di tanah air beta ini. Penanaman nilai luhur bangsa haruslah mulai di kontrol secara berkelanjutan agar berjalannya revolusi mental berujung baik. Sebab, suatu negara akan maju apabila beriringan dengan moral baik masyarakatnya. Kejayaan bangsa terletak pada pemuda, seperti yang diunkapkan oleh Bung Karno “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru diakarnya. Berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia”. Jadi, Marilah bangun indonesia dengan memulai perubahan sikap anti mencontek.

Komentar ()

Urutkan:

Silakan masuk ke akun Anda untuk ikut berdiskusi dan menulis komentar.

Masuk ke Akun

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Artikel Terkait

Lihat Semua
Candra Bi
5 tahun lalu • 3" baca

Landasan Koperasi Indonesia dan Penjelasannya

Koperasi sebuah tubuh usaha yang mempunyai anggota perseorangan atau tubuh hukum yang berdasarkan berdasar pada konsep koperasi yang berdasar atas azas kekerabatan. Koperasi sekaligus juga berperanan dalam ekonomi rakyat di mana arah koperasi tersebut untuk memakmurkan beberapa anggota.   Oleh karenanya, koperasi bisa beranggotakan oleh perseorangan atau pribadi yang suka-rela menjadi anggota dan tubuh hukum […]

0 0
6 tahun lalu • 4" baca

pengertian dan hubungan antara peristiwa, fakta, konsep, generalisasi, teori dan hukum

a.    Peristiwa peristiwa merupakan suatu kejadian yang benar-benar dan pernah terjadi, tetapi masih perlu dibuktikan kebenarannya. Hal ini dikarenakan peristiwa biasanya sudah menjadi sejarah, yakni kejadian yang sudah terjadi di masa lalu. Peristiwa yang telah diuji kebenarannya itulah yang disebut fakta. b.   Fakta Secara harfiah kata “faka” berarti sesuatu yang telah diketahui atau telah terjadi […]

0 0
Imogiri Digital Website
6 tahun lalu • 1" baca

Imogiri Digital Website

Imogiridigital.website adalah Perusahaan digital marketing yang melayani jasa pembuatan website, content writer, Jasa backlink, dan optimasi SEO. Hubungi kami di 081283077972  

0 0
Pewarta Nusantara
6 tahun lalu • 1" baca

Pewarta Nusantara

Pewarta Nusantara adalah portal media online berbasis internet. Informasi yang ditawarkan kami kemas secara ringan dan informatif. Website Pewarta Nusantara juga memberi kesempatan kepada teman-teman kreatif untuk berkontribusi di portal ini.

0 0
Zamhari 25
6 tahun lalu • 1" baca

Internet Marketer

Seorang internet marketer. Melayani jasa SEO, Artikel SEO, Vidio SEO, Backlink service, dan jasa pembuatan Website. Informasi lebih lanjut hubungi kami di 0812-8307-7972  

0 0

Aksesibilitas

Ukuran Teks

Warna & Kontras

Teks & Tipografi

Navigasi & Fokus

Bantuan Baca & Suara

Komentar

Buat Story Baru

Laporkan