Bergabung untuk menulis & berinteraksi

Tampilan

Toleransi Antar Gereja Kristen Jawa (GKJ) Joyodiningratan dan Masjid Al Hikmah Kratonan, Serengan,solo.

07 Apr 2023 · 3" baca
WhatsApp Facebook Twitter

Toleransi Antar Gereja Kristen Jawa (GKJ) Joyodiningratan dan Masjid Al Hikmah Kratonan, Serengan,solo.

 

Perayaan keagamaan dua umat agama yang berbeda ini terlihat begitu harmonis ketika dua tempat ibadah itu berada berdampingan seperti yang ada di Kota Solo. Keduanya yaitu Gereja Kristen Jawa (GKJ) Joyodiningratan dan Masjid Al Hikmah Kratonan, Serengan. 

Dua tempat ibadah beda agama ini berdiri berdampingan di Jalan Gatot Subroto, Serengan, Solo. Batas pagar tembok hanya pada bagian luar saja. Ketika memasuki areal gereja, tampak jelas kedua bangunan tersebut menempel, berbatas satu lapis batu-bata. Malah, rumah yang ditinggali Pendeta Nunung Istining Hyang menempel dengan bangunan inti masjid.

Meski perayaan jatuh pada hari yang sama, namun penyelenggaraannya tetap terjaga. Adanya saling memahami dan mendukung, ternyata toleransi antar umat beragama ini sudah terjaga sejak lama. 

Beberapa kali perayaan Natal juga bersamaan dengan Idul Fitri tapi tetap berlangsung dengan penuh toleransi. Sementara, pada pelaksanaan salat Id, atau acara besar seprti mulai dari penyiapan tempat hingga keperluan lainnya saling membantu serta tolong menolong.

Bukan hal baru jika hari Minggu pada bulan Ramadhan, jemaat gereja mendengar lantunan ayat-ayat Al-Quran saat mereka sedang melakukan misa kebaktian. Sama halnya dengan jamaah masjid, mereka juga harus cermat memilah aba-aba dalam shalat di antara dengungan lantunan pujian dari gereja.

misa kebaktian Minggu selalu bersamaan dengan pelaksanaan ibadah shalat Isya. Hal itu terjadi setiap pekan, bukan hanya pada bulan Ramadhan.

Ibadah rutin yang bersamaan tak perlu ada pemberitahuan. Berbeda kalau ada event khusus yang mendatangkan banyak jemaat baik dari gereja atau masjid.

Dalam setahun, ada kegiatan khusus atau peringatan hari besar keagamaan. Kedua pihak saling menandai kapan momentum digelar. Mereka juga saling memberitahukan dan berkoordinasi terkait kegiatan yang dilakukan pada hari-hari besar tersebut.

Biasanya koordinasi dilakukan lebih pada ketersediaan lahan parkir yang memang sangat terbatas. Jika gereja punya acara, para jemaat diperbolehkan memarkir kendaraan di area masjid. Begitu pula sebaliknya.

pernah suatu ketika pengurus masjid terlambat memberitahu mengenai pengajian Minggu malam, yang bersamaan dengan misa. Tapi tidak ada masalah. Kedua kegiatan tetap digelar pada waktu yang disepakati. Mereka saling membantu dalam mengurus parkir yang otomatis melebihi kapasitas.

Pengurus masjid memundurkan acara inti pengajian sampai peribadatan di gereja selesai,tetapi acara baru dimulai saat jemaat pulang.

Pihak gereja dan masjid sering kali bekerjasama dalam kegiatan sosial, seperti penggalangan dana untuk kemanusiaan. Mereka juga saling membantu terkait parkir bila salah satu pihak mengadakan acara keagamaan yang besar.

Itulah sedikit cerita tenang kerukunan dan toleransi antar agama yang terjadi antara Gereja Kristen Jawa (GKJ) Joyodiningratan dan Masjid Al Hikmah Kratonan, Serengan,solo

 

Komentar ()

Urutkan:

Silakan masuk ke akun Anda untuk ikut berdiskusi dan menulis komentar.

Masuk ke Akun

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Artikel Terkait

Lihat Semua
Nova Ramadhani
3 tahun lalu • 2" baca

Memahami Kedalaman Makna Melalui Analisis Wacana Tekstual dan Kontekstual

Dunia linguistik dan studi sastra, analisis wacana tekstual dan kontekstual memainkan peran penting dalam memahami pesan-pesan yang terkandung dalam sebuah teks. Kedua pendekatan ini bekerja sama untuk menggali makna yang tersembunyi di balik kata-kata dan situasi yang dihadapi penulis. Melalui penerapan teknik-teknik analisis ini, kita dapat menemukan lapisan-lapisan makna yang dalam dan kompleks dari sebuah […]

0 0
Nova Ramadhani
3 tahun lalu • 2" baca

Kritikalitas Wacana Abad ke-21: Mengurai Kuasa dan Identitas

Analisis wacana kritis, sebuah alat penting dalam kerangka pemikiran kritis, telah menjadi kunci dalam memahami dinamika kuasa dan identitas dalam era globalisasi abad ke-21. Dalam konteks ini, kajian semacam ini menjadi semakin relevan karena pergeseran struktur sosial, politik, dan budaya yang meluas.             Analisis wacana kritis memberdayakan kita untuk melihat di balik kata-kata dan teks-teks […]

0 0
3 tahun lalu • 2" baca

Analisis Tekstual dan Kontekstual

Analisis wacana tekstual dan kontekstual adalah pendekatan dalam mempelajari teks yang melibatkan pemahaman terhadap makna yang terkandung dalam teks itu sendiri (wacana tekstual) dan pemahaman terhadap konteks sosial, budaya, dan historis di mana teks tersebut dihasilkan (konteksual). Dalam analisis wacana tekstual, fokusnya adalah pada struktur, gaya, dan penggunaan bahasa dalam teks. Ini melibatkan memeriksa elemen-elemen […]

0 0
Wiwid Anggriawan
3 tahun lalu • 5" baca

Dua Hal yang Bermakna

  DUA HAL YANG BERMAKNA Aku adalah aku, aku bukan dia dan dia bukan aku. Hehehhe… perkenalkan namaku adalah Wiwid Anggriawan. Aku lahir di salah satu kota di sebuah daerah istimewa di pantai selatan yang bernama Bantul sekitar 36 tahun yang lalu. Aku sedikit ingin bercerita tentang diriku yang mungkin sedikit “unik” dari dua hal […]

0 0
3 tahun lalu • 2" baca

Harmoni Keragaman: Kisah Persahabatan yang Saling Melengkapi

     Di sebuah kelas SD yang penuh tawa, terdapat kisah mengharukan tentang persahabatan yang tak tergoyahkan antara dua siswi, Aisyah dan Kirana. Perbedaan yang mencolok terletak pada kemampuan masing-masing. Aisyah mahir dalam bahasa Inggris, sedangkan Kirana memiliki kemampuan istimewa dalam menggambar dan kreativitas.      Dalam menjalani tugas-tugas sekolah, Aisyah dan Kirana menjadi teman […]

0 0

Aksesibilitas

Ukuran Teks

Warna & Kontras

Teks & Tipografi

Navigasi & Fokus

Bantuan Baca & Suara

Komentar

Buat Story Baru

Laporkan