Bergabung untuk menulis & berinteraksi

Tampilan

Semarak Bulan Suci Ramadhan, Komunitas Mata Kita Adakan Buka Puasa Bersama Anak-Anak Panti Asuhan Tunas Bangsa

HERDIAN ARMANDHANI
11 Mei 2019 · 3" baca
WhatsApp Facebook Twitter

Normal
0

false
false
false

EN-US
X-NONE
X-NONE

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
mso-para-margin-top:0in;
mso-para-margin-right:0in;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0in;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;
mso-fareast-theme-font:minor-fareast;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}

Denpasar (Bali) – Di Bulan Suci Ramadhan 1440 Hijriyah, Komunitas Mata Kita Regional Bali mengadakan kegiatan buka bersama dengan anak-anak Panti Asuhan Tunas Bangsa di Jalan Gunung Seraya No 25 Denpasar, Bali. Acara ini diselenggrakan pada hari Jumat (10/5/2019) dari pukul 17.00 wita sampai dengan selesai. Komunitas Mata Kita mengajak buka puasa bersama dengan anak-anak Panti Asuhan Tunas Bangsa yang berjumlah 50 anak. Tercatat rata-rata usia anak-anak yan tinggal di Panti Asuhan Tunas Bangsa mulai dari bayi hingga telah duduk di bangku perkuliahan. Kebanyakan anak-anak di Panti Asuhan Tunas Bangsa sudah tidak memiliki orang tua. Anak-anak di Panti Asuhan Tunas Bangsa dibedakan berdasarkan gender. Ada Gedung khusus adik-adik laki-laki dan ada yang khusus perempuan. Di Panti Asuhan ini juga terdapat Msudholla yang bisa dipergunakan untuk ibadah shalat lima waktu warga sekitar.

Sebelum acara dimulai dilakukan pembacaan ayat suci Al Quran dan Sari tilawah oleh Ananda Tasya. Selama pembacaan Tilawah , adik-adik penghuni panti Asuhan Tunas Bangsa dengan rapi duduk lesehan menyimak lantunan suci kalam ilahi. Sebelum berbuka puasa Ketua Dewan Pembina Yayasan  Tunas Bangsa Ustadz Drs H Muhsan Effendi memberikan kata sambutan pembuka ditemani Ustadz Wahid selaku pendamping anak-anak panti asuhan.

Ustadz Drs H Muhsan Effendi mengucapkan banyak terimakasih atas kepedulian anggota Komunitas Mata Kita terhadap adik-adik di Panti Asuhan Tunas Bangsa. Ustadz Muhsan Effendi juga menceritakan sejarah awal berdirinya panti tersebut. Beliau juga mengatakn bahwa setiap saat ada saja anak-anak yang dititipkan di Panti Asuhan . Semua dirawat dengan penuh kasih sayang dan dididik dalam akidah dan disekolahkan hingga perguruan tinggi

“Kami ucapkan terimakasih kepada adik-adik dari Komunitas Mata Kita, Semoga Allah membalas kebaikan kalian semua. Semua anak-anak di Panti Asuhan ini kami rawat dan jaga sebaik-baiknya. Semua adalah titipan Allah swt yang diamanahkan disini. Beberapa bulan lalu ada bayi yang dititipkan oleh seorang ibu disini dan hingga saat ini bayo tersebut sehat dan tumbuh” jelasnya.

Menunggu detik-detik berbuka puasa Ustadz Wahid memimpin doa yang dipanjatkan bersama-sama dengan seluruh penghuni Panti Asuhan Tunas Bangsa. Menambah keceriaan suasana , relawan Komunitas Mata Kita telah menyiapkan bingkisan alat tulis yang dibungkus dengan kerta warna-warni. Seluruh anak-anak di Panti Asuhan begitu gembira dan berbaris rapi mengambil bingkisan sembari mencium tangan kakak-kakak relawan.

Komunitas Mata Kita juga memberikan paket sembako lengkap untuk disalurkan di Panti Asuhan Tunas Bangsa secara simbolis. Komunitas Mata Kita merupakan Komunitas yang terbentuk dari forum pecinta acara Televisi Mata Najwa disalah satu stasiun televise swasta di Indonesia.

Ditemui di lokasi acara, Koordinator Kegiatan Buka Puasa Bersama anak-anak Panti Asuhan, Ferdy  Anggara mengatakn kegiatan bukapuasa bersama merupakan program tahunan saat Bulan Suci Ramadhan.

“Kegiatan ini acara tahunan Komunitas Mata Kita Regional Bali setiap Ramadhan. Semoga bermanfaat dan membawa berkah untuk kita semua. Kami juga mengucapkan banyak terimakasih kepada para dermawan yang tidak bisa kami ucapkan satu persatu. Kami berhadap kegiatan yang kami lakukan bisa menginspirasi banyak anak muda di Indonesia” tutur mahasiswa angkatan akhir Kampus STIKOM Bali ini. HAD

Komentar ()

Urutkan:

Silakan masuk ke akun Anda untuk ikut berdiskusi dan menulis komentar.

Masuk ke Akun

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Artikel Terkait

Lihat Semua
Nova Ramadhani
3 tahun lalu • 2" baca

Memahami Kedalaman Makna Melalui Analisis Wacana Tekstual dan Kontekstual

Dunia linguistik dan studi sastra, analisis wacana tekstual dan kontekstual memainkan peran penting dalam memahami pesan-pesan yang terkandung dalam sebuah teks. Kedua pendekatan ini bekerja sama untuk menggali makna yang tersembunyi di balik kata-kata dan situasi yang dihadapi penulis. Melalui penerapan teknik-teknik analisis ini, kita dapat menemukan lapisan-lapisan makna yang dalam dan kompleks dari sebuah […]

0 0
Nova Ramadhani
3 tahun lalu • 2" baca

Kritikalitas Wacana Abad ke-21: Mengurai Kuasa dan Identitas

Analisis wacana kritis, sebuah alat penting dalam kerangka pemikiran kritis, telah menjadi kunci dalam memahami dinamika kuasa dan identitas dalam era globalisasi abad ke-21. Dalam konteks ini, kajian semacam ini menjadi semakin relevan karena pergeseran struktur sosial, politik, dan budaya yang meluas.             Analisis wacana kritis memberdayakan kita untuk melihat di balik kata-kata dan teks-teks […]

0 0
3 tahun lalu • 2" baca

Analisis Tekstual dan Kontekstual

Analisis wacana tekstual dan kontekstual adalah pendekatan dalam mempelajari teks yang melibatkan pemahaman terhadap makna yang terkandung dalam teks itu sendiri (wacana tekstual) dan pemahaman terhadap konteks sosial, budaya, dan historis di mana teks tersebut dihasilkan (konteksual). Dalam analisis wacana tekstual, fokusnya adalah pada struktur, gaya, dan penggunaan bahasa dalam teks. Ini melibatkan memeriksa elemen-elemen […]

0 0
Wiwid Anggriawan
3 tahun lalu • 5" baca

Dua Hal yang Bermakna

  DUA HAL YANG BERMAKNA Aku adalah aku, aku bukan dia dan dia bukan aku. Hehehhe… perkenalkan namaku adalah Wiwid Anggriawan. Aku lahir di salah satu kota di sebuah daerah istimewa di pantai selatan yang bernama Bantul sekitar 36 tahun yang lalu. Aku sedikit ingin bercerita tentang diriku yang mungkin sedikit “unik” dari dua hal […]

0 0
3 tahun lalu • 2" baca

Harmoni Keragaman: Kisah Persahabatan yang Saling Melengkapi

     Di sebuah kelas SD yang penuh tawa, terdapat kisah mengharukan tentang persahabatan yang tak tergoyahkan antara dua siswi, Aisyah dan Kirana. Perbedaan yang mencolok terletak pada kemampuan masing-masing. Aisyah mahir dalam bahasa Inggris, sedangkan Kirana memiliki kemampuan istimewa dalam menggambar dan kreativitas.      Dalam menjalani tugas-tugas sekolah, Aisyah dan Kirana menjadi teman […]

0 0

Aksesibilitas

Ukuran Teks

Warna & Kontras

Teks & Tipografi

Navigasi & Fokus

Bantuan Baca & Suara

Komentar

Buat Story Baru

Laporkan