Bergabung untuk menulis & berinteraksi

Tampilan

Pulau Bokori Satu dari Sekian Banyak Pesona Wisata di Sultra

Dwiyanto Nugraha
20 Feb 2024 · 2" baca
WhatsApp Facebook Twitter

Tersembunyi di Kelurahan Tapulaga, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Pulau Bokori tidak hanya merupakan destinasi wisata bahari di Sulawesi Tenggara yang terkenal, tetapi juga merupakan tempat mempesona dengan keindahan alamnya yang luar biasa.

Pantai berpasir putih yang terhampar di sepanjang Teluk Kendari menjadikan Pulau Bokori sebagai destinasi yang memikat dengan pemandangan alamnya yang menakjubkan. Ratusan pohon kelapa dan pinus yang menjulang di sepanjang pantai memberikan nuansa yang memukau bagi para pengunjung.

Pulau ini menawarkan pemandangan yang luar biasa, dengan pesisir pantainya yang berwarna putih, air laut yang jernih berwarna biru, dan pepohonan kelapa dan pinus yang melingkupinya.

Selain keindahannya, Pulau Bokori juga menjadi daya tarik utama bagi wisatawan, khususnya pada hari libur nasional dan akhir pekan.

Jejak Sejarah Pulau Bokori

Sejarah Pulau Bokori kaya akan budaya yang mencerminkan keberagaman etnis di Sulawesi Tenggara. Dikutip dari faktualnews.net, nama “Bokori” sendiri berasal dari bahasa Bajo, di mana “boko” berarti penyu dan “ri” berarti tempat. Jadi, secara harfiah, Bokori berarti tempat bertelur penyu.

Pada masa lampau, pulau ini dihuni oleh sejumlah penduduk lokal sebelum akhirnya direlokasi pada tahun 1984. Pada tahun 1987, mereka dipindahkan ke Desa Bajo Indah yang sekarang menjadi bagian dari Desa Bokori.

Daya Tarik dan Aktivitas Wisata

Pesona alam Pulau Bokori tidak terbantahkan. Dari pantai berpasir putih yang menakjubkan hingga hutan hijau yang lebat, pulau ini menawarkan keindahan alam yang memukau di setiap sudutnya.

Selain pantainya, tempat-tempat seperti Air Terjun Bokori dan Bukit Cinta menawarkan pemandangan matahari terbenam yang spektakuler. Keindahan bawah lautnya juga telah diakui, dengan kekayaan biota laut yang hidup di sekitarnya.

Wisatawan juga dapat menikmati hidangan laut segar dan hidangan tradisional khas Sulawesi Tenggara. Aktivitas seperti snorkeling, memancing, dan berenang tersedia di pulau ini. Pengunjung juga dapat menikmati trekking di hutan belantara pulau dan menjelajahi desa-desa tradisional.

Lokasi dan Akses

Pulau Bokori terletak di Desa Bokori, Kelurahan Tapulaga, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Untuk mencapainya, wisatawan dapat menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat dari Pelabuhan Nusantara Kendari menuju Desa Bajoe, lalu melanjutkan perjalanan dengan longboat.

Biaya tiket masuk ke Pulau Bokori sekitar Rp 10.000. Perjalanan menggunakan longboat memakan biaya sekitar Rp 15.000 – Rp 20.000 per orang dewasa.

Kesimpulan

Pulau Bokori adalah destinasi wisata yang layak dikunjungi di Sulawesi Tenggara. Dengan keindahan alamnya yang menakjubkan dan berbagai aktivitas wisata yang ditawarkan, Pulau Bokori menjanjikan pengalaman liburan yang tak terlupakan.

Mari kita jaga kelestarian lingkungan dan mendukung komunitas lokal untuk menjaga pesona Pulau Bokori untuk masa depan yang berkelanjutan. Selamat berlibur!

Komentar ()

Urutkan:

Silakan masuk ke akun Anda untuk ikut berdiskusi dan menulis komentar.

Masuk ke Akun

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Artikel Terkait

Lihat Semua
Nova Ramadhani
3 tahun lalu • 2" baca

Memahami Kedalaman Makna Melalui Analisis Wacana Tekstual dan Kontekstual

Dunia linguistik dan studi sastra, analisis wacana tekstual dan kontekstual memainkan peran penting dalam memahami pesan-pesan yang terkandung dalam sebuah teks. Kedua pendekatan ini bekerja sama untuk menggali makna yang tersembunyi di balik kata-kata dan situasi yang dihadapi penulis. Melalui penerapan teknik-teknik analisis ini, kita dapat menemukan lapisan-lapisan makna yang dalam dan kompleks dari sebuah […]

0 0
Nova Ramadhani
3 tahun lalu • 2" baca

Kritikalitas Wacana Abad ke-21: Mengurai Kuasa dan Identitas

Analisis wacana kritis, sebuah alat penting dalam kerangka pemikiran kritis, telah menjadi kunci dalam memahami dinamika kuasa dan identitas dalam era globalisasi abad ke-21. Dalam konteks ini, kajian semacam ini menjadi semakin relevan karena pergeseran struktur sosial, politik, dan budaya yang meluas.             Analisis wacana kritis memberdayakan kita untuk melihat di balik kata-kata dan teks-teks […]

0 0
3 tahun lalu • 2" baca

Analisis Tekstual dan Kontekstual

Analisis wacana tekstual dan kontekstual adalah pendekatan dalam mempelajari teks yang melibatkan pemahaman terhadap makna yang terkandung dalam teks itu sendiri (wacana tekstual) dan pemahaman terhadap konteks sosial, budaya, dan historis di mana teks tersebut dihasilkan (konteksual). Dalam analisis wacana tekstual, fokusnya adalah pada struktur, gaya, dan penggunaan bahasa dalam teks. Ini melibatkan memeriksa elemen-elemen […]

0 0
Wiwid Anggriawan
3 tahun lalu • 5" baca

Dua Hal yang Bermakna

  DUA HAL YANG BERMAKNA Aku adalah aku, aku bukan dia dan dia bukan aku. Hehehhe… perkenalkan namaku adalah Wiwid Anggriawan. Aku lahir di salah satu kota di sebuah daerah istimewa di pantai selatan yang bernama Bantul sekitar 36 tahun yang lalu. Aku sedikit ingin bercerita tentang diriku yang mungkin sedikit “unik” dari dua hal […]

0 0
3 tahun lalu • 2" baca

Harmoni Keragaman: Kisah Persahabatan yang Saling Melengkapi

     Di sebuah kelas SD yang penuh tawa, terdapat kisah mengharukan tentang persahabatan yang tak tergoyahkan antara dua siswi, Aisyah dan Kirana. Perbedaan yang mencolok terletak pada kemampuan masing-masing. Aisyah mahir dalam bahasa Inggris, sedangkan Kirana memiliki kemampuan istimewa dalam menggambar dan kreativitas.      Dalam menjalani tugas-tugas sekolah, Aisyah dan Kirana menjadi teman […]

0 0

Aksesibilitas

Ukuran Teks

Warna & Kontras

Teks & Tipografi

Navigasi & Fokus

Bantuan Baca & Suara

Komentar

Buat Story Baru

Laporkan