Bergabung untuk menulis & berinteraksi

Tampilan

Manfaat Mempelajari Jurnalistik

19 Mar 2024 · 3" baca
WhatsApp Facebook Twitter

Ditulis bersama Bapak Dr. Muhammad Rohmadi, M.Hum (Dosen PBSI UNS)

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), jurnalistik adalah hal yang menyangkut kewartawanan dan persuratkabaran dan seni kejuruan yang bersangkutan dengan pemberitaan dan persuratkabaran. Lebih lengkap, jurnalistik merupakan kemampuan atau aktivitas mengelola berita, yang mencakup proses peliputan hingga penyusunan konten yang pantas untuk disampaikan secara teratur kepada masyarakat setiap hari. Ini bisa dilakukan melalui media cetak seperti surat kabar dan majalah, atau disiarkan melalui radio dan televisi.

Dari pengertian di atas dapat dipahami bahwa jurnalistik menjadi bagian dari ilmu komunikasi yang berperan penting dalam membentuk, mengarahkan, dan menyebarkan informasi di kehidupan masyarakat. Melalui jurnalistik, masyarakat dapat menghadapi berbagai isu yang terjadi di sekitar. Salah satunya adalah dengan mengolah dan menerima informasi secara akurat.

Dalam era reformasi yang begitu cepat dan kompleks seperti sekarang, jurnalistik memberikan kemampuan untuk memahami dan menafsirkan berita dengan kritis. Dengan demikian akan membantu masyarakat untuk bukan hanya menjadi konsumen pasif informasi, namun juga menjadi pemikir yang aktif dan cerdas. Melalui jurnalistik dapat juga belajar keterampilan komunikasi yang kuat. Dalam dunia yang smeakin terhubung secara global, kemampuan untuk menyampaikan pesan dengan jelas dan efektif sangat berharga, baik dalam konteks profesional maupun pribadi.

Selain itu, belajar jurnalistik juga melatih keterampilan penelitian dan investigasi yang mendalam. Ini membantu mengembangkan kemampuan analisis yang kuat dan kemampuan untuk memisahkan fakta dari opini atau propaganda. Dalam dunia yang penuh dengan informasi yang seringkali tidak terverifikasi, keterampilan ini menjadi semakin berharga. Tidak lupa, seorang jurnalis harus memahami pentingnya kebenaran, integritas, dan sensitivitas terhadap berbagai perspektif dan kepentingan yang ada dalam masyarakat.

Mudahnya, jurnalistik memiliki peran dalam kehidupan sehari-hari. Pertama, jurnalistik berperan sebagai pemberi informasi melalui berbagai bentuk karya, termasuk berita, feature, reportase, serta jenis karya jurnalistik lainnya. Kedua adalah sebagai pendidik atau edukator masyarakat, yakni dengan menyajikan informasi yang memiliki nilai edukatif dan memberikan manfaat untuk meningkatkan pengetahuan dan kualitas hidup masyarakat. Ketiga sebagai agen pembaharuan melalui penyampaian berita yang akan memengaruhi pola pikir dan

pandangan masyarakat. Terakhir adalah pembuat kebijakan dan advokasi, dengan demikian jurnalistik harus mengupayakan isu-isu sosial yang sedang berkembang.

Berdasarkan apa yang telah diparparkan di atas dapat dipahami bahwa belajar jurnalistik itu penting. Melalui jurnalistik, seseorang dapat mengelola berita dengan baik untuk dikonsumsi masyarakat. Masyarakat akan teredukasi karena terpengaruh pola pikir dan pandangannya. Namun, bukan hanya tentang mejadi reporter atau penyiar berita saja. Tetapi jurnalistik juga tentang menjadi warga yang terdidik, terinformasi, dan bertanggung jawab dalam masyarakat yang semakin kompleks dan terhubung secara global.

Komentar ()

Urutkan:

Silakan masuk ke akun Anda untuk ikut berdiskusi dan menulis komentar.

Masuk ke Akun

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Artikel Terkait

Lihat Semua
Nova Ramadhani
3 tahun lalu • 2" baca

Memahami Kedalaman Makna Melalui Analisis Wacana Tekstual dan Kontekstual

Dunia linguistik dan studi sastra, analisis wacana tekstual dan kontekstual memainkan peran penting dalam memahami pesan-pesan yang terkandung dalam sebuah teks. Kedua pendekatan ini bekerja sama untuk menggali makna yang tersembunyi di balik kata-kata dan situasi yang dihadapi penulis. Melalui penerapan teknik-teknik analisis ini, kita dapat menemukan lapisan-lapisan makna yang dalam dan kompleks dari sebuah […]

0 0
Nova Ramadhani
3 tahun lalu • 2" baca

Kritikalitas Wacana Abad ke-21: Mengurai Kuasa dan Identitas

Analisis wacana kritis, sebuah alat penting dalam kerangka pemikiran kritis, telah menjadi kunci dalam memahami dinamika kuasa dan identitas dalam era globalisasi abad ke-21. Dalam konteks ini, kajian semacam ini menjadi semakin relevan karena pergeseran struktur sosial, politik, dan budaya yang meluas.             Analisis wacana kritis memberdayakan kita untuk melihat di balik kata-kata dan teks-teks […]

0 0
3 tahun lalu • 2" baca

Analisis Tekstual dan Kontekstual

Analisis wacana tekstual dan kontekstual adalah pendekatan dalam mempelajari teks yang melibatkan pemahaman terhadap makna yang terkandung dalam teks itu sendiri (wacana tekstual) dan pemahaman terhadap konteks sosial, budaya, dan historis di mana teks tersebut dihasilkan (konteksual). Dalam analisis wacana tekstual, fokusnya adalah pada struktur, gaya, dan penggunaan bahasa dalam teks. Ini melibatkan memeriksa elemen-elemen […]

0 0
Wiwid Anggriawan
3 tahun lalu • 5" baca

Dua Hal yang Bermakna

  DUA HAL YANG BERMAKNA Aku adalah aku, aku bukan dia dan dia bukan aku. Hehehhe… perkenalkan namaku adalah Wiwid Anggriawan. Aku lahir di salah satu kota di sebuah daerah istimewa di pantai selatan yang bernama Bantul sekitar 36 tahun yang lalu. Aku sedikit ingin bercerita tentang diriku yang mungkin sedikit “unik” dari dua hal […]

0 0
3 tahun lalu • 2" baca

Harmoni Keragaman: Kisah Persahabatan yang Saling Melengkapi

     Di sebuah kelas SD yang penuh tawa, terdapat kisah mengharukan tentang persahabatan yang tak tergoyahkan antara dua siswi, Aisyah dan Kirana. Perbedaan yang mencolok terletak pada kemampuan masing-masing. Aisyah mahir dalam bahasa Inggris, sedangkan Kirana memiliki kemampuan istimewa dalam menggambar dan kreativitas.      Dalam menjalani tugas-tugas sekolah, Aisyah dan Kirana menjadi teman […]

0 0

Aksesibilitas

Ukuran Teks

Warna & Kontras

Teks & Tipografi

Navigasi & Fokus

Bantuan Baca & Suara

Komentar

Buat Story Baru

Laporkan