Bergabung untuk menulis & berinteraksi

Tampilan

Lebih Bagus Habbatus Sauda Serbuk atau Minyak?

07 Nov 2023 · 2" baca
WhatsApp Facebook Twitter

Habbatus sauda merupakan herbal alami yang berasal dari biji tanaman jintan hitam, yang tumbuh subur di kawasan Timur Tengah, Afrika, dan Mediterania. Bahan ini juga dikenal dengan sejumlah nama lain, termasuk biji kalonji, black cumin, dan black seed. Di kawasan seperti Timur Tengah, India, dan Mediterania, habbatus sauda sering digunakan sebagai rempah-rempah yang memiliki banyak manfaat kesehatan. Di Indonesia, produk ini biasanya dijual sebagai suplemen untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Namun, manfaat kesehatan habbatus sauda tidak terbatas hanya pada peningkatan sistem kekebalan tubuh. Secara tradisional, herbal ini sering digunakan dalam pengobatan berbagai kondisi, termasuk diabetes, asma, pengaturan berat badan, tekanan darah tinggi, dan bahkan masalah reproduksi. Senyawa utama yang terdapat dalam habbatus sauda adalah thymoquinone, yang kaya akan kandungan antioksidan.

Lebih Bagus Habbatus Sauda Serbuk atau Minyak?

Ternyata, tingkat kemurnian antara sediaan serbuk dan minyak berbeda. Sebagai contoh, komposisi obat herbal sering dikategorikan menjadi dua, yaitu bubuk murni dan bubuk ekstrak. Bubuk murni didapatkan dari proses sederhana, mulai dari pengeringan bahan, kemudian bahan digiling atau ditumbuk hingga mendapatkan bentuk serbuk yang diinginkan. Sementara itu, bubuk ekstrak didapatkan dari proses yang lebih kompleks, seperti penyulingan, destilasi, dan lainnya menggunakan mesin modern untuk mengambil hanya sari pati bahan.

Menurut laman Thibbun Nabawi HIU, perbedaan proses produksi tersebut dinilai memengaruhi efek penyembuhan obat. Produk ekstrak dipercaya mempunyai efek penyembuhan yang lebih baik daripada serbuk murni, sediaan ekstrak dipercaya hanya berisi sari pati yang membuatnya lebih cepat diserap oleh tubuh, sementara serbuk murni harus diuraikan terlebih dahulu oleh tubuh karena masih tercampur zat lain.

Begitu juga pada habbatus sauda. Sediaan serbuk biasanya didapatkan dari proses penggilingan biji-bijian hingga menjadi halus. Sementara sediaan minyak didapatkan dari proses penyulingan atau destilasi. Hal ini membuat sediaan minyak memiliki kandungan yang lebih murni karena sudah terpisah dari zat lain.

Seorang praktisi herbal bernama dr. Zaidul Akbar juga mengatakan bahwa habbatus sauda dalam sediaan minyak lebih bagus daripada serbuk karena kandungannya lebih murni. Dalam satu kilogram serbuk, bisa jadi hanya mengandung minyak 20% hingga 30% saja, dan sisanya kata dr. Zaidul Akbar berbentuk bahan-bahan lainnya. Sehingga, jika menilik dari segi kandungan, maka habbatus sauda minyak lebih bagus. Namun, selain kandungan, sebaiknya pertimbangkan masalah harga dan efek samping juga ketika memilih.

Komentar ()

Urutkan:

Silakan masuk ke akun Anda untuk ikut berdiskusi dan menulis komentar.

Masuk ke Akun

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Artikel Terkait

Lihat Semua
Nova Ramadhani
3 tahun lalu • 2" baca

Memahami Kedalaman Makna Melalui Analisis Wacana Tekstual dan Kontekstual

Dunia linguistik dan studi sastra, analisis wacana tekstual dan kontekstual memainkan peran penting dalam memahami pesan-pesan yang terkandung dalam sebuah teks. Kedua pendekatan ini bekerja sama untuk menggali makna yang tersembunyi di balik kata-kata dan situasi yang dihadapi penulis. Melalui penerapan teknik-teknik analisis ini, kita dapat menemukan lapisan-lapisan makna yang dalam dan kompleks dari sebuah […]

0 0
Nova Ramadhani
3 tahun lalu • 2" baca

Kritikalitas Wacana Abad ke-21: Mengurai Kuasa dan Identitas

Analisis wacana kritis, sebuah alat penting dalam kerangka pemikiran kritis, telah menjadi kunci dalam memahami dinamika kuasa dan identitas dalam era globalisasi abad ke-21. Dalam konteks ini, kajian semacam ini menjadi semakin relevan karena pergeseran struktur sosial, politik, dan budaya yang meluas.             Analisis wacana kritis memberdayakan kita untuk melihat di balik kata-kata dan teks-teks […]

0 0
3 tahun lalu • 2" baca

Analisis Tekstual dan Kontekstual

Analisis wacana tekstual dan kontekstual adalah pendekatan dalam mempelajari teks yang melibatkan pemahaman terhadap makna yang terkandung dalam teks itu sendiri (wacana tekstual) dan pemahaman terhadap konteks sosial, budaya, dan historis di mana teks tersebut dihasilkan (konteksual). Dalam analisis wacana tekstual, fokusnya adalah pada struktur, gaya, dan penggunaan bahasa dalam teks. Ini melibatkan memeriksa elemen-elemen […]

0 0
Wiwid Anggriawan
3 tahun lalu • 5" baca

Dua Hal yang Bermakna

  DUA HAL YANG BERMAKNA Aku adalah aku, aku bukan dia dan dia bukan aku. Hehehhe… perkenalkan namaku adalah Wiwid Anggriawan. Aku lahir di salah satu kota di sebuah daerah istimewa di pantai selatan yang bernama Bantul sekitar 36 tahun yang lalu. Aku sedikit ingin bercerita tentang diriku yang mungkin sedikit “unik” dari dua hal […]

0 0
3 tahun lalu • 2" baca

Harmoni Keragaman: Kisah Persahabatan yang Saling Melengkapi

     Di sebuah kelas SD yang penuh tawa, terdapat kisah mengharukan tentang persahabatan yang tak tergoyahkan antara dua siswi, Aisyah dan Kirana. Perbedaan yang mencolok terletak pada kemampuan masing-masing. Aisyah mahir dalam bahasa Inggris, sedangkan Kirana memiliki kemampuan istimewa dalam menggambar dan kreativitas.      Dalam menjalani tugas-tugas sekolah, Aisyah dan Kirana menjadi teman […]

0 0

Aksesibilitas

Ukuran Teks

Warna & Kontras

Teks & Tipografi

Navigasi & Fokus

Bantuan Baca & Suara

Komentar

Buat Story Baru

Laporkan