Bergabung untuk menulis & berinteraksi

Tampilan

Kayangan Api

Ainur Rozaqi Mulyaning Tyas
01 Nov 2018 · 2" baca
WhatsApp Facebook Twitter

Bojonegoro— Bojonegoro merupakan Kota kecil yang terletak diujung barat Provinsi Jawa Timur. Meskipun tergolong kota kecil, tetapi disini banyak menyimpan hal yang tidak bisa ditemukan di kota lain. Banyak sesuatu yang unik yang wajib dikunjungi ketika berada di kota Bojonegoro. Semua hal tentunya dimiliki kota kecil ini, seperti kebudayaan, tradisi, makanan khas, dan tentunya destinasi wisatanya. Salah satu destinasi wisata alam yang terdapat di kota ini adalah Kayangan Api. Kalau biasanya di tayangan televisi kayangan identik dengan putri-putri yang cantik, lain halnya dengan kayangan yang satu ini,.
Api abadi atau lebih dikenal dengan istilah Kayangan Api ini berupa sumber api abadi yang tak kunjung padam meskipun terkena guyuran air hujan. Mengapa bisa begitu ? Kayangan api merupakan fenomena geologi alam yang mengeluarkan gas alam dari tanah sehingga mengeluarkan api yang tak kunjung padam.
Menurut cerita dari penjaga wisata ini yakni Bapak Suprapto, Kayangan Api adalah tempat bersemayamnya Mbak Kriyo Kusumo atau Empu Supa yang lebih dikenal dengan Mbah Pandhe yang berasal dari Kerajaan Majapahit. Selain Api yang tak kunjung padam, di sebelah barat sumber api terdapat kubangan lumpur yang mengeluarkan aroma belerang menyengat, yang konon katanya pada saat itu Mbah Pandhe masih beraktivitas sebagai pembuat alat pertanian dan pusaka seperti keris. Masyarakat menganggap sumber api ini keramat, karena api tersebut hanya boleh diambil jika ada upacara penting, dan syarat untuk mengambil api tersebut harus menggunakan selametan/ wilujengan dan tayuban yang merupakan kesukaan dari Mbah Pandhe.
Lokasi Kayangan api ini berada di kawasan hutan lindung di Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Selain dijadikan objek wisata, Kayangan Api juga dijadikan tempat upacara penting seperti Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro, ruwatan masal, dan Wisuda Waranggono. Seiiring berjalannya zaman, lokasi wisata ini telah dibenahi dengan berbagai fasilitas yang memadai seperti pendopo, kantin, jalan penghubung ke lokasi, toilet, mushola, dan lainnya. Tidak hanya itu, dengan lahan yang cukup luas, lokasi kayangan api sering juga digunakan untuk kegiatan alam bebas (outbound).

Penulis : Ainur Rozaqi Mulyaning Tyas

Komentar ()

Urutkan:

Silakan masuk ke akun Anda untuk ikut berdiskusi dan menulis komentar.

Masuk ke Akun

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Artikel Terkait

Lihat Semua
Nova Ramadhani
3 tahun lalu • 2" baca

Memahami Kedalaman Makna Melalui Analisis Wacana Tekstual dan Kontekstual

Dunia linguistik dan studi sastra, analisis wacana tekstual dan kontekstual memainkan peran penting dalam memahami pesan-pesan yang terkandung dalam sebuah teks. Kedua pendekatan ini bekerja sama untuk menggali makna yang tersembunyi di balik kata-kata dan situasi yang dihadapi penulis. Melalui penerapan teknik-teknik analisis ini, kita dapat menemukan lapisan-lapisan makna yang dalam dan kompleks dari sebuah […]

0 0
Nova Ramadhani
3 tahun lalu • 2" baca

Kritikalitas Wacana Abad ke-21: Mengurai Kuasa dan Identitas

Analisis wacana kritis, sebuah alat penting dalam kerangka pemikiran kritis, telah menjadi kunci dalam memahami dinamika kuasa dan identitas dalam era globalisasi abad ke-21. Dalam konteks ini, kajian semacam ini menjadi semakin relevan karena pergeseran struktur sosial, politik, dan budaya yang meluas.             Analisis wacana kritis memberdayakan kita untuk melihat di balik kata-kata dan teks-teks […]

0 0
3 tahun lalu • 2" baca

Analisis Tekstual dan Kontekstual

Analisis wacana tekstual dan kontekstual adalah pendekatan dalam mempelajari teks yang melibatkan pemahaman terhadap makna yang terkandung dalam teks itu sendiri (wacana tekstual) dan pemahaman terhadap konteks sosial, budaya, dan historis di mana teks tersebut dihasilkan (konteksual). Dalam analisis wacana tekstual, fokusnya adalah pada struktur, gaya, dan penggunaan bahasa dalam teks. Ini melibatkan memeriksa elemen-elemen […]

0 0
Wiwid Anggriawan
3 tahun lalu • 5" baca

Dua Hal yang Bermakna

  DUA HAL YANG BERMAKNA Aku adalah aku, aku bukan dia dan dia bukan aku. Hehehhe… perkenalkan namaku adalah Wiwid Anggriawan. Aku lahir di salah satu kota di sebuah daerah istimewa di pantai selatan yang bernama Bantul sekitar 36 tahun yang lalu. Aku sedikit ingin bercerita tentang diriku yang mungkin sedikit “unik” dari dua hal […]

0 0
3 tahun lalu • 2" baca

Harmoni Keragaman: Kisah Persahabatan yang Saling Melengkapi

     Di sebuah kelas SD yang penuh tawa, terdapat kisah mengharukan tentang persahabatan yang tak tergoyahkan antara dua siswi, Aisyah dan Kirana. Perbedaan yang mencolok terletak pada kemampuan masing-masing. Aisyah mahir dalam bahasa Inggris, sedangkan Kirana memiliki kemampuan istimewa dalam menggambar dan kreativitas.      Dalam menjalani tugas-tugas sekolah, Aisyah dan Kirana menjadi teman […]

0 0

Aksesibilitas

Ukuran Teks

Warna & Kontras

Teks & Tipografi

Navigasi & Fokus

Bantuan Baca & Suara

Komentar

Buat Story Baru

Laporkan