Bergabung untuk menulis & berinteraksi

Tampilan

De Tcojomadoe, Pabrik gula yang kini jadi tempat wisata

Siti Robiah Adawiyah
02 Nov 2018 · 2" baca
WhatsApp Facebook Twitter

De Tjolomadu, Pabrik Gula Kini Menjadi Objek Wisata

Colomadu adalah sebuah kecamatan di kabupaten Karanganyar. Di kecamatan ini terdapat salah satu peninggalan kjayaan Mangkunegaran IV pada abad ke-19 berupa pabrik gula yang bernama Pabrik Gula Colomadu. Sejarah singkat Pabrik Gula Colomadu adalah pada tahun 1861 Mangkunegaran IV membangun pabrik gula yang diberi nama Colomadu yang artinya gunung madu yang mempunyai makna suatu harapan dengan kehadiran industri gula menjadi simpanan kekayaan Praja Mangkunegaran, berbentuk gula pasir yang jumlahnya banyak hingga menyerupai gunung. Produksi gula Colomadu dipasarkan kewilayah lokal, Singapura, dan Banda neira. Pendapatan dari penjualan dari penjualan gula tersebut digunakan untuk membayar gaji pegawai, bangsawan, dan tanah lungguh milik keluarga Mangkunegaran. Pabrik Gula merupakan lambang kemajuan perekonomian Praja Mangkunegaran.
Dengan hasil gula yang semakin melimpah, Mangkunegaran IV berencana kembali membangun pabrik gula sebagai penguat bisnis. Pada tahun 1871, berdirilah pabrik Tasikmadu yang berada didaerah Tasikmadu Karanganyar . Dengan demikian, ada dua pabrik gula yang menompang perekonomian Praja Mangkunegaran. Pada perjalannya, Colomadu bisa mengembangkan produktivitas seperti sebelumnya. Pada tahun 1998 perjalanan pabrik gula Colomadu berhenti. Kini produksinya di limpahkan ke pabrik gula Tasikmadu yang masih beroperasional hingga sekarang. Sudah 20 tahun pabrik ini tidak digunakan karena biaya produksi tinggi dan peralatan yang sudah tua. Dengan pabrik gula ini Indonesia mampu mengekspor gula ke luar negeri.
Setelah itu sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bersinergi untuk mengembangkan menjadi tempat wisata. Sebagai upaya pengembangan pabrik gula itu PT PP (persero) Tbk, PT PP Properti Tbk, PT Taman Wisata Candi Prambanan, dan Batu Boko (persero), serta PT Jasa Marga Properti bekerjasama membentuk PT Sinergi Colomadu. Sejumlah BUMN ini mulai merevitalisasi pabrik gula. Bangunan yang menjadi cagar budaya dipertahankan dan semua sisi bangunan di cat baru dengan warna klasik terlihat seperti aslinya. Pabrik Gula Colomadu kini namanya De Tjolomadu. Pengunjung yang datang dapat melihat mesin raksasa bekas pabrik gula, pemandangan ini tentu sangat langka karena jarang sekali ditemukan berbagai mesin gula jaman dahulu. Oleh karena itu, bagi yang suka fotografi bisa memanfaatkan momen tersebut untuk mengambil gambar atau selfie karena banyak spot Bagus untuk objek foto.
Namun, ditempat ini juga bisa digunakan untuk bersantai setelah lelah berjalan-jalan. De Tjolomadoe juga bisa digunakan sebagi pusat kebudayaan, ruang pertemuan, dan pameran serta area pusat seni budaya dan cagar budaya bagi masyarakat luas.

Komentar ()

Urutkan:

Silakan masuk ke akun Anda untuk ikut berdiskusi dan menulis komentar.

Masuk ke Akun

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Artikel Terkait

Lihat Semua
Nova Ramadhani
3 tahun lalu • 2" baca

Memahami Kedalaman Makna Melalui Analisis Wacana Tekstual dan Kontekstual

Dunia linguistik dan studi sastra, analisis wacana tekstual dan kontekstual memainkan peran penting dalam memahami pesan-pesan yang terkandung dalam sebuah teks. Kedua pendekatan ini bekerja sama untuk menggali makna yang tersembunyi di balik kata-kata dan situasi yang dihadapi penulis. Melalui penerapan teknik-teknik analisis ini, kita dapat menemukan lapisan-lapisan makna yang dalam dan kompleks dari sebuah […]

0 0
Nova Ramadhani
3 tahun lalu • 2" baca

Kritikalitas Wacana Abad ke-21: Mengurai Kuasa dan Identitas

Analisis wacana kritis, sebuah alat penting dalam kerangka pemikiran kritis, telah menjadi kunci dalam memahami dinamika kuasa dan identitas dalam era globalisasi abad ke-21. Dalam konteks ini, kajian semacam ini menjadi semakin relevan karena pergeseran struktur sosial, politik, dan budaya yang meluas.             Analisis wacana kritis memberdayakan kita untuk melihat di balik kata-kata dan teks-teks […]

0 0
3 tahun lalu • 2" baca

Analisis Tekstual dan Kontekstual

Analisis wacana tekstual dan kontekstual adalah pendekatan dalam mempelajari teks yang melibatkan pemahaman terhadap makna yang terkandung dalam teks itu sendiri (wacana tekstual) dan pemahaman terhadap konteks sosial, budaya, dan historis di mana teks tersebut dihasilkan (konteksual). Dalam analisis wacana tekstual, fokusnya adalah pada struktur, gaya, dan penggunaan bahasa dalam teks. Ini melibatkan memeriksa elemen-elemen […]

0 0
Wiwid Anggriawan
3 tahun lalu • 5" baca

Dua Hal yang Bermakna

  DUA HAL YANG BERMAKNA Aku adalah aku, aku bukan dia dan dia bukan aku. Hehehhe… perkenalkan namaku adalah Wiwid Anggriawan. Aku lahir di salah satu kota di sebuah daerah istimewa di pantai selatan yang bernama Bantul sekitar 36 tahun yang lalu. Aku sedikit ingin bercerita tentang diriku yang mungkin sedikit “unik” dari dua hal […]

0 0
3 tahun lalu • 2" baca

Harmoni Keragaman: Kisah Persahabatan yang Saling Melengkapi

     Di sebuah kelas SD yang penuh tawa, terdapat kisah mengharukan tentang persahabatan yang tak tergoyahkan antara dua siswi, Aisyah dan Kirana. Perbedaan yang mencolok terletak pada kemampuan masing-masing. Aisyah mahir dalam bahasa Inggris, sedangkan Kirana memiliki kemampuan istimewa dalam menggambar dan kreativitas.      Dalam menjalani tugas-tugas sekolah, Aisyah dan Kirana menjadi teman […]

0 0

Aksesibilitas

Ukuran Teks

Warna & Kontras

Teks & Tipografi

Navigasi & Fokus

Bantuan Baca & Suara

Komentar

Buat Story Baru

Laporkan