Bergabung untuk menulis & berinteraksi

Tampilan

Commonwealth takes first steps towards new compensation fund for asbestos victims

Muamar Khadapi
07 Des 2021 · 2" baca
WhatsApp Facebook Twitter

Federal Health Minister Greg Hunt has written to the friends and family of a Canberra mesothelioma sufferer who grew up in a “Mr Fluffy” house, saying federal bureaucrats were actively investigating a new fund for compensation.

Key points:James Wallner contracted mesothelioma after living in a Mr Fluffy home as a child and being exposed to asbestosHe could not claim compensation through existing schemesThe federal government is now considering a compensation scheme for victims who were not exposed to asbestos through work

Last year veterinary scientist James Wallner, 54, was diagnosed with pleural mesothelioma – a disease only caused by exposure to asbestos.

Commonwealth takes first steps towards new compensation fund for asbestos victims


But while most Australian asbestos victims were exposed while working in the construction industry, or as home renovators, Mr Wallner’s can be traced back to the house he grew up in and a seemingly innocent childhood game.

“I immediately thought of the home I lived in,” Mr Wallner told 7.30.

“I knew it was a Mr Fluffy home. I just didn’t think I could be that unlucky.”

James Wallner was just a toddler when the ceilings of his Canberra home were crammed with loose-fill asbestos insulation. (Supplied: James Wallner)

He was just a toddler when the ceilings of his Canberra home were crammed with loose-fill asbestos insulation. It was a new product sold by an enterprising Canberra tradie named Dirk Jansen, better known as Mr Fluffy.

His brother Bruce has vivid recollections of playing with a mound of asbestos that was left in the garage.

“I do remember that they left this tarpaulin with this mound of very sticky, attractive, dirty white fluffy stuff,” he said.

“We had no idea what it was of course, but it did make terrific floaty snowballs that exploded on impact when you threw them at your brother.”

James Wallner says he was told he may only live 12 months from diagnosis, and while he “tries not to count”, it has now been eight months.

“I can certainly feel that the disease is progressing,” he said.

“The average age is 75 for someone with mesothelioma … [so] at 54, I felt very ripped off.”

 

Read more>>>

Komentar ()

Urutkan:

Silakan masuk ke akun Anda untuk ikut berdiskusi dan menulis komentar.

Masuk ke Akun

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Artikel Terkait

Lihat Semua
Nova Ramadhani
3 tahun lalu • 2" baca

Memahami Kedalaman Makna Melalui Analisis Wacana Tekstual dan Kontekstual

Dunia linguistik dan studi sastra, analisis wacana tekstual dan kontekstual memainkan peran penting dalam memahami pesan-pesan yang terkandung dalam sebuah teks. Kedua pendekatan ini bekerja sama untuk menggali makna yang tersembunyi di balik kata-kata dan situasi yang dihadapi penulis. Melalui penerapan teknik-teknik analisis ini, kita dapat menemukan lapisan-lapisan makna yang dalam dan kompleks dari sebuah […]

0 0
Nova Ramadhani
3 tahun lalu • 2" baca

Kritikalitas Wacana Abad ke-21: Mengurai Kuasa dan Identitas

Analisis wacana kritis, sebuah alat penting dalam kerangka pemikiran kritis, telah menjadi kunci dalam memahami dinamika kuasa dan identitas dalam era globalisasi abad ke-21. Dalam konteks ini, kajian semacam ini menjadi semakin relevan karena pergeseran struktur sosial, politik, dan budaya yang meluas.             Analisis wacana kritis memberdayakan kita untuk melihat di balik kata-kata dan teks-teks […]

0 0
3 tahun lalu • 2" baca

Analisis Tekstual dan Kontekstual

Analisis wacana tekstual dan kontekstual adalah pendekatan dalam mempelajari teks yang melibatkan pemahaman terhadap makna yang terkandung dalam teks itu sendiri (wacana tekstual) dan pemahaman terhadap konteks sosial, budaya, dan historis di mana teks tersebut dihasilkan (konteksual). Dalam analisis wacana tekstual, fokusnya adalah pada struktur, gaya, dan penggunaan bahasa dalam teks. Ini melibatkan memeriksa elemen-elemen […]

0 0
Wiwid Anggriawan
3 tahun lalu • 5" baca

Dua Hal yang Bermakna

  DUA HAL YANG BERMAKNA Aku adalah aku, aku bukan dia dan dia bukan aku. Hehehhe… perkenalkan namaku adalah Wiwid Anggriawan. Aku lahir di salah satu kota di sebuah daerah istimewa di pantai selatan yang bernama Bantul sekitar 36 tahun yang lalu. Aku sedikit ingin bercerita tentang diriku yang mungkin sedikit “unik” dari dua hal […]

0 0
3 tahun lalu • 2" baca

Harmoni Keragaman: Kisah Persahabatan yang Saling Melengkapi

     Di sebuah kelas SD yang penuh tawa, terdapat kisah mengharukan tentang persahabatan yang tak tergoyahkan antara dua siswi, Aisyah dan Kirana. Perbedaan yang mencolok terletak pada kemampuan masing-masing. Aisyah mahir dalam bahasa Inggris, sedangkan Kirana memiliki kemampuan istimewa dalam menggambar dan kreativitas.      Dalam menjalani tugas-tugas sekolah, Aisyah dan Kirana menjadi teman […]

0 0

Aksesibilitas

Ukuran Teks

Warna & Kontras

Teks & Tipografi

Navigasi & Fokus

Bantuan Baca & Suara

Komentar

Buat Story Baru

Laporkan